webnovel
#ROMANCE
#R18
#COMEDY

Crazy Wife Vs Cold Husband

WARNING! Terdapat konten dewasa di dalam novel ini. Harap bijaklah memilih bacaan. "Kamu bebas melakukan apapun di rumah ini, kamu bebas pergi ke manapun, dan aku tak peduli dengan itu! Tapi, satu hal yang harus kamu ingat! Jangan pernah mengusik kehidupan pribadiku!" tegas pria berusia 25 tahun, berwajah Asia dengan ciri khas rambut panjangnya yang membuatnya terlihat tampan dan cool di mata para wanita, tepat di hadapan wanita yang baru saja sah menjadi istrinya. "Aku bahkan tak peduli dengan apapun yang berkaitan dengan dirimu! Jangan pernah menggangguku juga! Jika tidak, kamu akan tahu akibatnya! Kamu tahu, aku bisa melakukan apapun untuk membalas orang yang berani mengusikku! Dan, satu lagi. Jangan pernah menyentuhku, atau aku akan membuat dirimu menyesal, dan takan pernah sanggup untuk bangun kembali!" ancam gadis cantik serta berwajah lugu bernama Gabriela Anastasya Sasongko, berusia 21 tahun seraya menunjuk wajah pria tampan itu tepat di wajah pria itu. Siapa sangka? Di balik wajahnya yang lugu tersimpan sesuatu yang membuat pria itu hampir mengalami darah tinggi setiap harinya, serta mendadak membuatnya memiliki riwayat penyakit jantung. Menikah adalah jalan yang harus keduanya tempuh ketika keduanya terlibat dalam skandal yang terjadi akibat kesalah pahaman. Lantas, akankah pernikahan itu dapat membawa keduanya saling menerima kehadiran satu sama lain? Dan mungkinkah seiring berjalannya waktu dapat menumbuhkan benih cinta di hati keduanya?

Mahdania · Urbain
Pas assez d’évaluations
409 Chs
#ROMANCE
#R18
#COMEDY

CWCVH PART 334

Briel melompat tanpa Erland mempersiapkan dirinya untuk menangkap tubuh Briel. Beruntunglah keduanya tak sampai terjengkang karena Erland yang langsung menyeimbangkan tubuhnya dengan menahan bokong Briel. Dia meremas bokong Briel ketika merasakan hawa panas dari hembusan napas Briel melalui bibir Briel yang mencecap bibirnya penuh gairah. Briel meremas tengkuk hingga kepala belakang Erland, dia tak ingin kehilangan bibir Erland yang terasa menyejukkan dan membuatnya seakan kehilangan rasa hausnya karena hawa panas di tubuhnya.

Erland pun mencecap dalam bibir Briel, keduan saling melilitkan lidah satu sama lain dan menukar saliva satu sama lain.

'Aku mencintaimu, Briel. Maafkan aku melakukan semua ini,' batin Erland di tengah berlangsungnya ciuman tersebut. Erland pun menaikkan satu lututnya ke atas tempat tidur dan membantu merebahkan tubuh Briel tetapi Briel tetap menahan kepala Erland agar ciuman itu tak terhenti.

Chapitre verrouillé

Soutenez vos auteurs et traducteurs préférés dans webnovel.com