webnovel

Aluna's First Love Story

Seorang gadis sedang memperjuangkan cita-citanya menjadi dokter. Namun siapa yang menyangka sepanjang perjalanan meraih cita-cita, iya harus terperangkap dalam kondisi sulit bersama pria dingin nan tampan. Tapi sedikit aneh. Di lain sisi, ada sesosok pria yang selalu menjadi sandaran bagi sang gadis kala ia mulai lelah dengan semua jalan hidup yang dihadapi. Apakah pria ini menyukai sang gadis?. Ayo tebak. Masuk ke dalam permainan sang pria ternyata membuat gadis ini menemukan tabir kebenaran dari apa yang selama ini ia tunggu. Namun kenyataan yang ada sangatlah pahit. Sungguh menyedihkan. Merasa bagian penting dari hidupnya telah pergi membuat sang gadis merasa kecewa. Hingga pada akhirnya, ia menyadari bahwa yang selama ini ditunggu bukanlah yang sebenarnya. Yang sebenarnya ada di depan mata dan terus berada di sisinya. Bagaimana kisah selengkapnya?. Simak kisah dan perjalanan mereka dalam ^Aluna’s First Love Story^. Instagram @pemujakhayalan Facebook Pemuja Khayalan

PemujaKhayalan · Sports, voyage et activités
Pas assez d’évaluations
325 Chs

Keputusan

Aluna menatap semua orang yang ada di sana, tatapan tersebut sulit diartikan. Heran sekali bagaimana Aluna bisa menatap dengan tatapan seperti itu.

Zaedan semakin khawatir, matanya sudah memerah pertanda ia baru saja habis menangis. Jantungnya berdegup kencang sampai lelaki itu harus meremas dadanya. Sungguh sangat menyiksa lelaki bermata hazel.

"Maaf.."

"Aluna.."

Baru saja kata maaf yang keluar dari mulut Aluna, Zaedan sudah menyela dengan nada suara frustrasi. Namun setelah itu tuan muda diam karena baru saja mendapat tatapan tajam dari sang kakek.

Diamnya Zaedan bukan menandakan ia takut dengan sang kakek, tapi hanya sekedar untuk menahan emosi agar tidak meledak.

Aluna kembali takut untuk berbicara setelah disela oleh Zaedan. Ia menunduk dan mulai kembali diam.

Yudistira tak tahan melihatnya, pria tua itu juga sudah tak sabar ingin mendengar keputusan dari Aluna.

"Ayo Aluna" kembali ia meminta Aluna untuk melanjutkan ucapannya

Chapitre verrouillé

Soutenez vos auteurs et traducteurs préférés dans webnovel.com