webnovel

Hasrat Wanita Bayaran

Namanya adalah Choon-Hee, Perempuan cantik yang tubuhnya Molek dengan bokong besar yang seksi. Memiliki arti nama, perempuan yang lahir di musim semi. Wajah Choon-Hee memang teduh seperti musim semi, namun daya pikatnya mampu membuat banyak laki-laki rela menghabiskan banyak uang, hanya untuk menyewa Choon-hee Satu malam.. Ya.. Choon-Hee adalah wanita bayaran di sebuah Bar mewah di kota JD. Salah satu Bar yang pemiliknya merupakan pengusaha Sukses yang tampan dan rupawan, Sudah lama Choon ingin bisa bertemu dengan pemilik Bar ini. Bar yang diberi nama 'Horsesky' memang patut di acungi jempol. Siapapun yang pulang dari Bar ini, mereka akan terbang kembali dan menghabiskan uangnya lagi dan lagi.. Siapa yang tidak mengenal Pria tampan Bernama Edwards Salvador? Pria itu menjadi incaran banyak wanita di seluruh dunia. Walaupun Edwards telah memiliki Seorang istri, namun tersiar kabar bahwa istri Edwards adalah penyuka sesama jenis. Tentu itu adalah kabar baik bagi seluruh wanita, yang ingin sekali bisa bersanding dengan Edwards dan merasakan mandi uang setiap hari.. Memangnya apa yang wanita inginkan dari laki laki tampan dan kaya? tentu saja uang.. uang.. dan Uang.. Begitupula Choon-Hee, menanti setiap saat kedatangan Bos besar itu dan berusaha untuk menarik perhatiannya. Akankah Tubuh Choon-Hee bisa menarik perhatian Edwards Salvador? Kita akan lanjutkan kisahnya di bab-bab berikutnya!!!! Jangan lupa berikan komentar positif dan beli koin gratis untuk membuka Bab terkunci, satu koin gratis dari kalian. akan membuat Author semakin bersemangat menulis! Happy Reading!!! [My Instagram: Silvaaresta]

silvaaresta · Fantasía
Sin suficientes valoraciones
357 Chs

Tentang anggota petinggi perusahaan

(Author Pov)

Nyonya Anne keluar dari mobilnya, dia memakai high heels 5cm dan berjalan anggun membawa banyak belanjaan. di belakanganya ada Azzhura yang juga sudah keluar dari mobil sambil memainkan ponsel di tangan.

Mereka anak dan ibu memang suka sekali berpergian keluar hanya untuk sekedar makan atau belanja, mereka tidak memikirkan Tuan Brandon yang terkapar sakit di tempat tidur. walaupun memang sakitnya Tuan Brandon adalah ulah mereka juga.

Langkah kaki semakin masuk kedalam, mata nyonya Anne menelisik satu persatu pelayan yang masih menjaga Peti mati Nenek Lecy. entah sampai berapa lama peti mati itu akan di biarkan saja tanpa di kubur. "Ckckckck.. aroma Mansion ini seperti aroma pemakaman. Beli pengharum ruangan yang lain, aku benar-benar mual mencium aroma peti mati itu." Nyonya Anne berkata pada kepala pelayan, Lalu dia naik ke tangga satu persatu menuju lantai atas.

Capítulo Bloqueado

Apoya a tus autores y traductores favoritos en webnovel.com