webnovel

Pertemuan Yang disengaja

Setelah sampai di mansion, Shazia langsung merebahkan tubuhnya di sofa yang ada di ruang tamu. Ia sedikit menaikan kedua tangannya dan mulai metapan tiap jari jarinya.

"Meskipun aku jahat, tetapi tanganku tidak pernah dipergunakan untuk membunuh orang," gerutu Shazia seraya kembali menurunkan tangannya. "Hari ini sangat melelahkan. Duh, leherku sepertinya terluka akibat terkena cakaran wanita psikopat itu. Shazia, seharusnya kamu tidak perlu bertanya dan memastikan kejadian itu kepada Marisa! Itu hanya sebuah tindakan yang bodoh!" Shazia sampai menggelengkan kepalanya.

Tidak ada kegiatan penting saat itu. Shazia pun kembali melangkahkan kakinya ke dalam kamar. Ia mulai melepaskan semua pakaiannya dan masuk ke dalam kamar mandi. Lega sekali ketika tubuhnya berendam di dalam bak mandi.

Gesperrtes Kapitel

Unterstützen Sie Ihre Lieblingsautoren und -übersetzer bei webnovel.com