webnovel

Labirin (Dimensi Misteri)

Caution! Cerita ini penuh dengan Adegan yang tidak patut untuk di tiru. Adegan di dalam novel ini mengandung beberapa Adegan Gory yang menyebabkan rasa tidak nyaman setelah membacanya. Dianjurkan bagi para pembaca yang sudah menginjak 18 tahun ke atas. Labirin (dimensi misteri) Angga, menjadi salah satu dari banyaknya orang yang terpilih yang pada akhirnya masuk ke dalam sebuah tempat yang tidak pernah ia datangi sebelumnya. Tempat itu merupakan sebuah dimensi yang penuh dengan tanda tanya, dan menjadikan orang-orang yang masuk ke dalamnya merasa depresi hingga pada akhirnya menyebabkan mereka memiliki sifat egois yang tinggi, bahkan sifat itu mampu membuat mereka menjadi seseorang yang tega menghabisi nyawa orang lain secara sadis. Sifat itu muncul secara naluri karena mereka ingin mendapatkan kunci untuk kembali pulang ke dunia yang pernah mereka singgahi. Tidak ada waktu yang berdentang, tidak ada pula situasi siang dan malam yang mendatangkan mentari dan rembulan. Hanya memiliki terang beserta gelap sebagai penggantinya, dan juga dinding semak tinggi yang menutupi pandangan dalam mencari jalan keluar. Tak ada yang bisa di lakukan oleh Angga selain melawan balik mereka yang hendak menyakitinya dan melindungi orang-orang yang membutuhkan dirinya. Satu hal yang bisa dilakukan oleh Angga, bertahan dan berusaha untuk mendapatkan kunci kembali. Bagaimana perjuangannya untuk bisa lolos dari dimensi misteri itu??

Ay1004 · Horror
Zu wenig Bewertungen
244 Chs

Gangguan

Waktu libur sebelum ujian kenaikan semester pun tiba, Eiji tengah membereskan kamarnya untuk memulai menyiapkan diri dalam belajar dan mengulang kembali pelajaran yang sudah di ajarkan oleh guru mereka selama satu tahun ini.

"Ok, Eiji … kau bisa melakukannya!" gumam Eiji kepada dirinya sendiri sebelum akhirnya ia terduduk di depan meja belajarnya dan langsung membaca pelajaran yang sudah di catat olehnya.

Hening …

Suasana hening pun tercipta, hanya ada suara detikan jarum jam dan beberapa suara yang berasal dari luar kamarnya yang terdengar di indra pendengaran dari Eiji.

Drrtt… Drrtt…

Pandangan Eiji saat ini menoleh menatap ke arah ponsel miliknya yang bergetar, yang membuat Eiji akhirnya meraih ponsel miliknya dan menatap sebuah pesan yang ia terima dari Shuta,

"Shuta?" tanya Eiji karena setahunya, saat ini Shuta juga sedang belajar dan akhirnya Eiji pun membuka pesan itu, takut-takut jika Shuta tidak mengerti pelajarannya dan ingin bertanya kepada dirinya.

Gesperrtes Kapitel

Unterstützen Sie Ihre Lieblingsautoren und -übersetzer bei webnovel.com