webnovel

TWIN’S PET

The Twins’ Pet (HIATUS) G: Fantasi Dark Romance. Dilarang mengcopy paste tulisan ini dalam bentuk apa pun!!! Tindakan plagiatan akan saya proses secara hukum. SINOPSIS: ========== Vol 1. Crescent Moon Perasaan yang dalam. Ikatan yang kuat. Cinta yang manis. Pengorbanan yang tulus. Membuat ketiganya bisa mengatasi tiap rintangan dalam kehidupan yang tidak masuk diakal ini. Saat gairah cinta yang menggebu melilit penuh harmoni bersamaan dengan nafsu yang membuncah. Kekuatan itu hadir, memenuhi jiwa, memenuhi tiap-tiap pembuluh darah dengan ledakkan adrenalin. “My soul will rise in your embrance,” ucap Sadewa saat memandang iris mata Liffi dengan penuh hasrat. “Sadewa,” lirih Liffi. “For I’m yours, and you’re mine!!” bisik Nakula penuh gairah, desah napas terasa hangat pada daun telinga Liffi. “Nakula,” desah Liffi. Black and White. Fresia and Hibicus Musk and Vanilla Fresh and Sweet “Mana yang kau pilih, Liffi?” Ikatan cinta yang kuat membuat Liffi enggan untuk memilih salah satu di antara keduanya. Lantas siapakah yang Liffi pilih? Nakula yang garang, liar, dan penuh kekuatan? Atau ... Sadewa yang pintar, dingin, dan penuh wibawa? Hanya sebuah kisah cinta biasa, namun bisa membuatmu merasa luar biasa.—BELLEAME. This cover novel is not mine. If the artist want to remove it, please DM, I’ll remove it. Terima kasih. Selamat membaca, Belle Ame.

BELLEAME · Fantasy
Not enough ratings
389 Chs

(FLASHBACK XX) YORIS AND NERA

Esoknya ... Nera mengerjabkan matanya dan melihat ke sekeliling. Kepala dan dadanya sama-sama berdenyut. Mati suri selama dua hari membuatnya merasa aneh, jiwanya seakan mengambang di udara, seperti seakan ia mengulangi kejadian lampau dan terus bermimpi buruk.

"GIN?!!" tanya Nera, ia melihat ke sekeliling sambil menyentuk kepalanya yang terasa begitu berat.

Tak ada jawaban, hanya keheningan. Nera melihat ke sekeliling ruangan, menyapu sudut sampai ke sudut yang lain dengan ekor matanya. Selain kasur, tiang infus, dan sebuah kursi, tak ada perabotan lainnya. Dindingnya terbuat dari beton tebal dengan sebuah pintu baja besar. Bisa dikatakan ruangan itu sangat mirip dengan penjara.

Di mana aku? Terakhir kalinya aku tertusuk belati?? Aku sudah mati bukan? pikir Nera sambil meraba-raba tubuh, mencari luka pada dadanya yang mengangga, luka itu telah menutup kembali, bahkan tanpa bekas luka sama sekali. Gadis itu kebingungan, ia bahkan sudah berpamitan pada Gin West.

Locked Chapter

Support your favorite authors and translators in webnovel.com