Syean dan Dean sampai di rumah ketika jam menunjukkan pukul 3 sore.
"Kalian kenapa kotor begini?" Maminya Syean mengernyit heran melihat dua anak muda yang belepotan lumpur tersebut berdiri di bawah pohon rambutan, dengan selang di tangan. Saling semprot-semprot, syurrr.
"Tau nih, Mam! Dean mendorong Syean ke lumpur yang kotor! Terus pura-pura nolongin gitu! Biar bisa pegang-pegang anak gadismu!" Mulutnya berkata begitu, sementara tangannya menyemprotkan air dari selang ke arah Dean yang sedang menungging manja.
"Bohong, Tante!" Sambil menepuk-nepuk pantat agar lumpur kotor tersebut bersih dari pantatnya, "Dia tuh, yang jalan kaga' hati-hati! Pas Dean bantuin, eh, malah tangan Dean ditarik, walhasil, kita sama-sama berkubang di dalam lumpur!"
Maminya Syean memutar bola mata.
Support your favorite authors and translators in webnovel.com