webnovel

Menikahlah denganku

Volume 1 Bian menikahi Mutiara karena ingin membuat Ristie, mantannya, cemburu dan menyesal telah meninggalkannya. Bian sangat mencintai Ristie dan ingin gadis itu kembali padanya. Bian memaksa Mumut yang datang meminta bantuan kepadanya untuk menikah dalam waktu satu minggu. Bian menikahi gadis itu untuk membantunya dan dan menjaganya. Dia berjanji suatu saat Ia akan melepasnya pada orang yang dicintainya. Mumut, seorang cleaning servis di perusahaan Bian, Mumut memiliki cita-cita yang tinggi karena itu dia kuliah di malam hari untuk mewujudkan impiannya meski serba kekurangan. Dia terpaksa menikah dengan Bian karena membutuhkan biaya untuk membayar biaya rumah sakit ibunya yang harus menjalani operasi dan melunasi hutang-hutangnya. Akankah benih-benih cinta tumbuh di antara mereka atau Bian memilih berpisah dari Mumut dan kembali pada Ristie dan membiarkan Mumut bersama orang yang dicintainya??? Volume 2 Bian semakin menyadari kalau dia sangat mencintai Mumut dan mulai melupakan cintanya pada Ristie. Mumut juga merasa perasaannya pada Bian semakin kuat dan membuatnya tak lagi memberi ruang pada Andika yang selama ini dia sukai diam-diam. Mumut dan Bian terpaksa mempercepat bulan madu mereka karena putra mereka diculik. Keduanya bekerja sama untuk menyelamatkan buah cinta mereka dari cengkraman para orang menculiknya. Follow me on FB : https://www.facebook.com/alanylove.alanylove IG : @alany828

AlanyLove · General
Not enough ratings
601 Chs

MD 247 - Andai Kita Bertemu Lebih Awal

Mobil yang dikemudikan Bian akhirnya sampai di depan gang menuju rumah kontrakan Mumut dulu. Bian memarkir mobilnya di depan rumah seorang warga setelah meminta ijin kepada yang punya rumah, berempat mereka berjalan memasuki gang, pemandangan yang sangat kontras sebenarnya karena penampilan mereka yang berkelas. Beberapa tetangga yang ibu dan Mumut kenal menatap mereka dengan tatapan bertanya-tanya, mungkin mereka bertanya siapa orang-orang ini, sepertinya mereka tak mengenali ibu dan Mumut yang dulu sering mereka hina. Mumut dan ibu tersenyum mereka tapi membalas senyum itu dengan senyum yang lebih lebar.

"Aku dan Mumut tinggal di situ dulu," Ibu menunjuk sebuah pintu sebuah kontrakan pada suaminya.

"Benarkah?" Om Abi menatap kontrakan yang ditunjuk ibu dan merasa hatinya sakit membayangkan kehidupan ibu dan Mumut yang memprihatinkan di masa lalu. "Sejak kapan?"

"Sejak ayah Mumut meninggal,"

Locked Chapter

Support your favorite authors and translators in webnovel.com