
"Lepaskan celana dalammu, putri. Aku ingin melihat vagina yang membasahi seprai dan mendesahkan namaku dalam tidurnya setiap malam, sementara dia memakai cincin putraku." "Ya, ayah." Reina pikir pernikahan berarti cinta. Tapi selama dua tahun yang panjang dan menyakitkan, semua yang didapatkannya hanyalah malam-malam dingin dan suami yang tidak pernah menyentuhnya. Dia kelaparan. Dan Domenico Gravano—ayah mertua iblisnya—adalah satu-satunya pria yang pernah membuatnya merasa penuh. Usianya dua kali lipat darinya. Mematikan. Kaya raya, dan bertubuh seperti dewa. Jenis pria yang tidak meminta. Dia mengambil. Dan ketika dia melihat bagaimana Reina gemetar di bawah tatapannya, dia tidak ragu-ragu. Dia memberikan segala yang selalu Reina inginkan. Ini terlarang. Ini kotor. Dan ini akan menjadi obsesinya. Tapi Domenico tidak bersikap lembut. Dia tidak mengenal cinta. Dia mengenal kontrol. Dia mengenal kekuasaan. Dia mengenal kepemilikan. Dan Reina? Dia akan segera tahu apa yang terjadi ketika seorang Gravano memutuskan untuk membuatnya mendesah... dan tidak pernah berhenti. Dia adalah ayah mertuanya. Dia adalah kenikmatan pertama yang sesungguhnya baginya. Dia adalah pria yang akan menghancurkan mereka berdua... hanya untuk memilikinya.