
─Tahun 2102, Abad Puncak Kejayaan. Armantara adalah negara yang hidup di abad itu. Semua impian orang-orang di masa kini, hidup di masa itu. Mobil-mobil terbang melintasi jalan dan awan, dari terang hingga hari gelap. Lampu-lampu kota tak pernah padam sekali pun. Gedung-gedung pencakar langit menjulang tinggi seperti penjaga kota langit. Alia yang menjadi Calon Kapten BIA(Badan Intelijen milik Abraham) yang reputasinya banyak disanjung dan diketahui di berbagai negara, terutama di kontinen Rayon Tara. "Calon Pahlawan." Begitu mereka menyebutnya. Tak bisa dielakkan karena kontribusinya di usianya yang masih remaja─14 tahun─sudah banyak berkontribusi untuk kebutuhan BIA dan rekan-rekannya. Perjalanan sebelum menjadi Kapten bersama dengan 3 temannya: Yang pertama, Adryan. Adryan Gavriel Jupiter. Dengan motto hidupnya yang sesuai dengan sifatnya: “Kenapa ada masalah? Karena gua yang buat.” Yang kedua, Galen. Galen Bhaskara Alistair. Motto hidupnya simpel sesuai sikapnya: “Ada hal yang ribet? Jadiin simpel. Ada yang simpel? Gausah lo jadiin ribet.” Yang ketiga, Aruna. Aruna Cahaya Argantara. Senyumnya dan keberadaannya yang bagaikan matahari dengan motto: “Jadilah orang yang dikenal baik dan murah senyum, maka kamu melihat perbedaannya.”