HANYA PETANI BIASA KENAPA KALIAN SUJUD
Mahesa Birawa, Dewa Perang tak tertandingi, memilih jalan reinkarnasi karena bosan dengan keabadian yang hampa. Ia menyegel seluruh kekuatannya ke dalam sebuah "Sistem Kehidupan Harmonis" dan lahir kembali sebagai Jaka Kirana, seorang pemuda desa yang yakin bahwa dirinya adalah "sampah kultivasi" karena tidak memiliki aliran tenaga dalam (Qi).
Sistem memaksa Jaka menguasai 100 keterampilan rakyat jelata—mulai dari mencangkul, menyapu, hingga membuat sambal—hingga mencapai tingkat 100%. Jaka tidak menyadari bahwa setiap aktivitas sepele yang ia lakukan sebenarnya adalah manifestasi Hukum Alam tingkat tinggi:
Sapuan lidinya adalah segel pengusir iblis.
Cangkul berkaratnya adalah pedang legendaris yang ditakuti surga.
Sayur lodeh buatannya adalah obat dewa yang bisa membangkitkan orang mati.
Dunia persilatan gempar. Para Kaisar dan Tetua Sekte berbondong-bondong datang ke desa terpencil itu, menganggap Jaka sebagai Senior Tersembunyi yang maha dahsyat. Sementara itu, Jaka yang polos justru ketakutan dan merasa rendah diri, menganggap mereka adalah orang kota yang aneh karena menyembah ayam peliharaannya (yang sebenarnya adalah Burung Phoenix).
Dimulailah kisah komedi salah paham yang epik: Perjalanan seorang Dewa yang ingin jadi orang biasa, tapi justru membuat seluruh dunia bertekuk lutut karena kesederhanaannya yang mematikan