Pondok Bu Ratih
Pondok ini adalah perhentian terakhir bagi jiwa-jiwa yang telah hancur dan mati di dunia luar. Konon, tempat ini dikuasai oleh Nyi Ratih, sosok wanita dengan kecantikan abadi yang kisahnya telah membusuk di mulut penduduk desa sejak ratusan tahun lalu. Siapa pun yang berani melangkah melewati gerbang betonnya akan mendapati takdir mereka diputarbalikkan. Segala syahwat, harta, takhta, dan dendam membara, akan dipenuhi, namun dengan bayaran harga mutlak yang mengoyak kemanusiaan. Ironinya, di balik jerat syarat mistis yang mematikan dan teror senyap yang mengintai, kegelapan di dalam pondok ini justru terasa begitu akrab. Menawarkan kenyamanan semu yang membuat para korban rela menyerahkan jiwa mereka, seperti merasa pulang ke rumah sendiri.