webnovel
mau terbuka

mau terbuka

Awas, Papa! Mama Mau Membunuhmu!!

Awas, Papa! Mama Mau Membunuhmu!!

Qiao Anxia seorang assassin dengan masa lalu kelam. Suatu hari berniat merebut suami dari musuhnya bebuyutannya. Kehilangan malam pertama hanya demi balas dendam namun...yang ia tiduri adalah saudara suami musuhnya?? Richard Calvin, pria yang terkenal sebagi hero bagi para korban ketidakadilan para penguasa. Apa jadinya ketika kedua orang bertolak belakang ini menikah hanya karena seorang anak jenius yang imut serta menyenangkan ingin menjodohkan mereka. Dan anak itu adalah hasil pembuahan mereka di malam yang panas itu! Yang satu merupakan HERO dan yang satu adalah ASSASSIN! Sang HERO berusaha merayu istrinya di tiap kesempatan sementara sang ASSASSIN ingin melarikan diri dan bila perlu… membunuh suaminya! *** Excerpt: “Ini sudah semuanya?” Richard tidak percaya wanita dihadapannya telah menyerahkan semua alat komunikasi serta senjata yang disembunyikan didalam pakaiannya. “…” Anxia tidak menjawab dan hanya menatap lurus ke mata pria yang kini secara legal menjadi suaminya. “Xia Xia, kita tidak akan berangkat sebelum kau menyerahkan semuanya.” Kedua tangan Anxia terkepal karena dia berharap setidaknya dia memiliki satu alat yang bisa digunakannya untuk memberi sinyal pada Ling Meng. Tapi tampaknya, Richard mengetahuinya dan mendesaknya untuk menyerahkannya. Dengan gerakan enggan namun mata masih dipenuhi dengan aura membunuh ke arah Richard, Anxia menyelipkan kedua tangannya ke belakang punggungnya masuk kedalam kaos hitamnya. Richard mendelik kaget sama sekali tidak menyangka istrinya akan melepas branya! Alat macam apa yang dipasang di bra wanita? List of Heir Series My Only Love: The Targeted Heiress (vol 1, completed) The Flame Queen And Her Sly Lover (vol 2-3, completed) The Ice Prince: Change Her Fate (vol 4-5, completed) Awas, Papa! Mama Mau Membunuhmu (ongoing) The Heir's Beloved Is Not A Human (coming soon)
Perkotaan
336 Chs
Dia Menginginkan Pernikahan Terbuka? Baiklah!

Dia Menginginkan Pernikahan Terbuka? Baiklah!

"Kamu pantas mendapatkan yang lebih baik dari seorang pria yang memandangmu namun tidak melihat apa-apa," suaranya yang dalam berbisik kasar di telinganya dari belakang. Dadanya terasa panas di tulang belakangnya saat jari-jarinya menelusuri kulit sensitif di lehernya, mengirimkan getaran hebat ke sepanjang lengannya. Terengah-engah, ia mencoba berbalik, putus asa ingin melihat pria yang tersembunyi di balik topeng itu, untuk akhirnya melihat wajah orang asing yang telah memenuhi pikirannya. "Jangan melihat," perintahnya dengan lembut. Tangannya yang besar mencengkeram pinggangnya dengan kekuatan yang menyakitkan, membungkukkannya ke depan, menahannya. "Cukup rasakan." Ia tidak memberinya waktu untuk berpikir sebelum kenikmatan menghantamnya dalam satu dorongan yang menghancurkan. Teriakan parau terlepas dari tenggorokannya. Pikirannya berteriak bahwa ia harus membencinya, bahwa ia harus melawan kenikmatan membara yang merobek-robek urat nadinya. Ia hanya pernah mengenal satu pria dalam seluruh hidupnya. Namun saat ia mundur dan menghujamnya lagi, bahkan lebih keras, tubuhnya sepenuhnya mengkhianati sumpah-sumpahnya. Alih-alih menjauh, Roxanne melengkungkan punggungnya, menyerahkan dirinya dan membiarkannya membenamkan dirinya sepenuhnya di dalam dirinya. Saat ia tergelincir ke dalam kehancuran yang gelap dan indah, satu pikiran yang penuh perlawanan mengkristal dalam benaknya: Dia menginginkan pernikahan terbuka? Baiklah. — Ketika Roxanne mendapati suaminya yang telah lima tahun bersamanya berselingkuh pada hari ulang tahun pernikahan mereka, ia mengharapkan air mata, permintaan maaf, apa pun. Sebaliknya, suaminya memberinya ultimatum dingin: terima pernikahan terbuka, atau tetap terjebak dalam rumah tanpa cinta, karena ia tidak akan pernah memberikannya perceraian. Ia mengira Roxanne terlalu lemah untuk pergi, bahwa tidak ada pria lain yang akan pernah meliriknya. Ia salah besar. Terdorong oleh patah hati menuju ruang VIP eksklusif, Roxanne bertemu dengan seorang pria berkuasa yang menjanjikannya kebangkitan yang layak untuk dijadikan fantasi. Satu sentuhannya menyalakan api yang tidak pernah bisa dinyalakan suaminya seumur hidup. Namun pria misterius bertopeng itu bukan sembarang orang asing. Dia adalah Richard Vance, CEO Vance Enterprises yang kejam dan tak tersentuh. Bos tertinggi suaminya. Kini, Roxanne berpakaian berbeda, bersinar dari dalam, dan memandang suaminya dengan ketidakpedulian yang mutlak. Tiba-tiba, pernikahan terbuka bukan lagi permainan yang ingin dimainkan suaminya. Ia menginginkan kembali wanita yang dulu memujanya. Ia siap memohon pengampunannya. Tapi Richard tidak mau berbagi. Dan ia siap menghancurkan karier suaminya, statusnya, dan seluruh hidupnya untuk menjaga Roxanne tepat di tempat ia seharusnya berada, di sisinya. PERINGATAN KONTEN (18+): Ini adalah roman kontemporer korporat dan gelap yang penuh drama tinggi dan bertempo cepat. Mengandung konten seksual eksplisit, adegan panas/vulgar yang berat, bahasa kasar, obsesi/posesivitas pria yang ekstrem, dan seorang suami yang sangat menyesal terpaksa menyaksikan istrinya jatuh cinta pada pria lain. Hanya diperuntukkan bagi pembaca dewasa.
Perkotaan
204 Chs
pintu yang terbuka

pintu yang terbuka

Zahira Kaila Anindya (Zura) adalah gadis tomboy yang hidup dengan caranya sendiri. Dingin, keras kepala, dan tidak pernah mau terlihat lemah di hadapan siapa pun. Di balik penampilannya yang sederhana—celana panjang, kaos, dan sikap acuh tak acuh—ia adalah seorang MUA terkenal sekaligus pemilik butik sukses dengan banyak pegawai. Namun satu malam di sebuah hotel kota mengubah hidupnya selamanya. Saat menghadiri acara keluarga yang dipaksakan oleh ibunya, Zura justru mengalami kejadian yang membuatnya harus berlari menyelamatkan diri dari situasi berbahaya. Dalam kepanikan, ia tanpa sengaja masuk ke kamar seorang pria yang tidak pernah ia kenal sebelumnya—Barra Althaf Ramadhan, seorang gus dari pesantren modern yang terkenal berwibawa di luar, namun sebenarnya ramah dan sedikit usil di kehidupan sehari-harinya. Di saat yang sama, Barra pun berada dalam situasi tidak terduga di kamar itu karena kelalaian kecil sang abi yang meninggalkan pintu tidak tertutup rapat. Pertemuan takdir yang tidak direncanakan itu berubah menjadi awal dari sebuah keputusan besar: pernikahan darurat demi menjaga keselamatan dan menghindari masalah yang lebih besar. Zura yang terbiasa hidup mandiri dipaksa memasuki dunia baru yang asing baginya—lingkungan pesantren, keluarga Barra, dan kehidupan yang penuh aturan. Sementara Barra harus berhadapan dengan gadis keras kepala yang tidak mudah diatur, bahkan oleh dirinya sendiri. Di antara konflik, trauma, dan benturan dua dunia yang berbeda, keduanya dipaksa hidup dalam satu ikatan yang tidak mereka pilih… namun perlahan mulai mengubah cara mereka memandang satu sama lain. Sebuah kisah tentang pertemuan takdir, pernikahan tanpa rencana, dan dua hati yang sama-sama keras namun diam-diam belajar untuk bertahan bersama.
Perkotaan
11 Chs
The Allusion of Mau Mau
" Mau " was originally a vessel used to hold wine. The ancients once used this term to refer to " land "." Mau Que " literally meant that the land was lost and incomplete. The story originated from the period of Emperor Wu of Liang in the Southern Dynasty. Emperor Wu of Liang, Xiao Yan, once dreamed that the Central Plains had been pacified and surrendered to the Southern Dynasty. After waking up, he told Zhu Yi, the scholar of the book, that this was a sign that the world was about to be unified. Later, Hou Jinglai, a general of the Northern Dynasty and the Eastern Wei Dynasty, surrendered. Emperor Wu of Liang summoned his ministers to discuss it. Shang Shu Pushe Xie Ju and others thought that they should not agree, but Emperor Wu of Liang wanted to agree. Emperor Wu of Liang once said to himself that his country was like a golden mau without any defects. Like this, the sky was peaceful. Accepting Hou Jing's surrender needed careful consideration. If it caused chaos, it would be too late to regret. But in the end, Emperor Wu still accepted Hou Jing's submission. Later generations used the metaphor of " Golden Ou Complete " to describe the integrity and firmness of the country. Correspondingly," Golden Ou Complete " could be understood as the process of the country from loss to completion. Although there was no specific allusion called " Golden Ou Complete ", it was closely related to the allusion of " Golden Ou Complete " and " Golden Ou Complete ". The novel " Gilded Palm " is equally exciting. Everyone is welcome to click and read it!
1 answer
2026-01-20 09:07
Why is Mau Mau a metaphor for land?
The mau was originally a wine vessel. In the context of ancient culture, it was gradually used to describe the integrity of the territory, and then used to refer to the country. For example, in some historical stories and literature records, the country's territory was compared to the Golden Ou, which meant that the country was complete and impregnable. For example, the idiom " Golden Ou is intact " meant that the country was complete. The novel, Drunken Golden Cup, is equally exciting. Everyone is welcome to click and read it!
1 answer
2026-01-08 08:42
What is the nature of 'Mau Mau the Cartoon Cat'?
I think 'Mau Mau the Cartoon Cat' might be some kind of fictional character or a theme in a cartoon. But I'm not too sure without more context.
2 answers
2025-05-03 06:13
What is the nature of the 'mau mau cartoon cat'?
I'm not quite sure what you mean by 'mau mau cartoon cat'. It's not a common or well-defined term.
3 answers
2025-05-29 19:49
What are the main themes in Kenyan Mau Mau novels?
One of the main themes is resistance. The Mau Mau movement was a fight against colonial oppression, and novels often depict the brave acts of Kenyan people in standing up to the colonizers. For example, in 'Weep Not, Child', the main character's family is deeply affected by the colonial regime, and the story shows their struggle.
2 answers
2024-10-24 17:42
What is the charm of the 'Mau Mau Black Cat Cartoon'?
It's really cute and has fun storylines. The characters are lovable and the animations are colorful.
2 answers
2025-04-09 18:37
The elegant name of Mau
The elegant name of Mau was "wine cup", which could also refer to "land". It was regarded as a good name for the state's political power. In Fujian Province, Mau also had the nickname "Pearl of the Silk Road on the Sea". The novel, Drunken Golden Cup, is equally exciting. Everyone is welcome to click and read it!
1 answer
2026-08-06 08:07
The original intention of mau
The original meaning of the mau was to refer to objects such as basins, bowls, or cups made of gold. The novel, Drunken Golden Cup, is equally exciting. Everyone is welcome to click and read it!
1 answer
2026-08-03 12:55
The Metaphorical Meaning of Mau
The mau had many meanings. One was that it could be used as a metaphor for a complete territory or territory, describing the complete and solid territory. For example," the mau was intact " meant that the territory was complete and solid. The other was that it could refer to the complete good rivers and mountains of the motherland. In addition, it could also be used as a good name for wine glasses. The novel, Drunken Golden Cup, is equally exciting. Everyone is welcome to click and read it!
1 answer
2026-01-21 19:32
The meaning of inverted mau
"Golden Ou" had the category of gold basin and bowl. It was a good name for a wine cup. It could also be used as a metaphor for the stability of the territory and referred to the country. The literal meaning of "pouring the golden cup" was to pour the basin or wine cup made of gold. In the context of poetry, it might indicate the action or state of drinking to one's heart's content. For example,"A good night in the Qing Dynasty, borrow my place to pour the golden cup" described the situation of drinking to one's heart's content in a good night in the Qing Dynasty. In the saying "Counting a concubine, unwilling to be like the heavenly family, lack of gold mau","lack of gold mau" meant that the mountains and rivers had fallen. From the opposite point of view,"inverted gold mau" could also reflect the imagination or desire to drink to one's heart's content in a complete territory. The novel, Drunken Golden Cup, is equally exciting. Everyone is welcome to click and read it!
1 answer
2026-10-13 14:51
a
b
c
d
e
f
g
h
i
j
k
l
m
n
o
p
q
r
s
t
u
v
w
x
y
z