The Lost Zeils
Aku hanya manusia biasa, namun dunia ini tidak mengizinkan ku untuk hidup dengan cara yang biasa. Saat aku menderita, ingatan berlalu. Saat aku sengsara, pikiranku menjadi kacau. Kemudian ketika aku terbangun, dunia terasa seperti hal yang baru. Dunia menginginkan aku sengsara, namun dia juga menghapus semua kenangan itu. Saat aku menyadarinya, ingatan itu dapat ku raih dengan kehendak ku, tidak terbatas pada hukum dunia, aku dapat mengendalikannya seperti tanganku sendiri. Hanya saja, kenapa aku memiliki kehendak ini? Jika dunia menunjukku sebagai puncak, aku tidak akan menolaknya.
Sebagaimana dunia ini menginginkannya, aku akan bangkit dan menjadi saksi nyata atas kenaikan manusia. Menjadi puncak atas segala makhluk, dan hidup dengan takdir yang kutulis sendiri.
Ini adalah kisah, The Lost Zeils.