webnovel
wee git

wee git

Sweet Flower

Sweet Flower

DARAH. Aroma besi memenuhi udara, bercampur dengan wewangian mawar yang hampir tak tertahankan. Ruangan itu diterangi hanya oleh cahaya lilin yang bergetar, menciptakan bayangan yang menari di sepanjang dinding batu yang dingin. Langit-langit tinggi dan perabotan kayu gelap menambah suasana yang mencekam, seakan-akan tempat ini bukanlah bagian dari dunia nyata. Eleanor Blackwood berdiri di tengah ruangan, tubuhnya membeku dalam ketakutan dan keterkejutan. Tangannya sedikit gemetar saat menyentuh gaun sutra birunya yang ternoda merah—darah. Cairan hangat itu masih segar, merembes perlahan, meninggalkan jejak kematian di serat kain yang seharusnya sempurna. Tapi itu bukan darahnya. Tidak. Itu milik seseorang yang sekarang terbaring tak bernyawa di lantai, napasnya telah lama pergi bersama roh yang tak akan pernah kembali. Di hadapannya, seorang pria berdiri dengan tenang—Lucian Sinclair, Duke of Ravenshire. Sosoknya menjulang dalam kegelapan, dengan mantel panjang berwarna hitam yang menambah aura berbahayanya. Wajahnya tajam dan aristokratik, dilingkupi ketenangan yang mengerikan. Tidak ada bekas keterkejutan, tidak ada penyesalan. Hanya ketenangan yang sedingin batu nisan. Mata abu-abu kelamnya menatap Eleanor tanpa emosi, seolah membaca setiap ketakutan yang berputar di dalam dirinya. Namun, ada sesuatu yang lain bersembunyi di balik sorotannya—sesuatu yang lebih mengancam daripada sekadar ketidakpedulian. Itu adalah sorot mata seorang pria yang memegang kendali penuh, seseorang yang tidak terbiasa ditantang atau dipertanyakan. "Kau seharusnya tidak ada di sini, Eleanor." Suaranya rendah, dalam, dan mengandung bahaya yang terlalu nyata. Getaran dalam nada suaranya menyusup ke dalam tulangnya, membuat napasnya tercekat. Jantung Eleanor berdebar kencang, bukan hanya karena ketakutan, tetapi juga karena sesuatu yang lebih mengerikan—hasrat yang tak terhindarkan. Perasaan yang seharusnya tidak ada di sini, di tengah malam yang kelam dan berlumuran darah. Namun, ia merasakannya, sekuat ia merasakan ketakutannya sendiri. Seharusnya ia berlari. Seharusnya ia meninggalkan tempat ini sebelum semuanya menjadi lebih buruk. Namun, bukannya mundur, Eleanor justru melangkah maju, menghampiri pria yang seharusnya ia hindari. "Apa yang kau lakukan, Lucian?" bisiknya, suaranya nyaris patah. Pria itu tersenyum tipis—senyum yang lebih mirip ancaman daripada kelembutan. Sebuah permainan yang hanya ia yang tahu aturannya. "Aku melindungi milikku," jawabnya. Dan sebelum Eleanor bisa bereaksi, ia merasakan sentuhan dingin di pinggangnya. Lucian menariknya dengan mudah, membuat tubuh mereka bertemu dalam benturan yang membakar. Nafasnya hangat di lehernya, begitu dekat, begitu menguasai. Jari-jari pria itu menekan punggungnya, menciptakan sensasi yang tidak semestinya muncul dalam situasi seperti ini. Eleanor seharusnya merasa takut. Ia seharusnya memberontak, menolak perangkap yang kini telah menelannya. Namun, tubuhnya tidak bergerak, pikirannya kabur, tenggelam dalam pusaran bahaya yang dibawa Lucian Sinclair. Matanya menatap wajah pria itu dalam kegelapan. Pria yang dikenal sebagai Duke of Ravenshire, pria yang ditakuti dan dihormati dalam takaran yang sama. Seorang pria yang berbahaya, yang berdiri di antara batas moralitas dan kehancuran. "Apakah ini yang kau sebut perlindungan?" Eleanor mencoba menguatkan suaranya, tetapi yang keluar hanyalah bisikan rapuh. Lucian menundukkan kepalanya, bibirnya hampir menyentuh telinganya. "Ya, Eleanor. Ini perlindungan dengan caraku. Dan kau tidak punya pilihan selain menerimanya." Jari-jarinya yang kuat menelusuri sisi wajahnya, menghapus jejak air mata yang tidak ia sadari telah jatuh. Eleanor menutup matanya sejenak, mencoba mencari pegangan di tengah badai yang mengancam untuk menelannya bulat-bulat. Namun, bagaimana mungkin ia bisa bertahan jika badai itu adalah Lucian sendiri? Ia telah jatuh ke dalam perangkap yang tidak memiliki jalan keluar. Dan yan
Sejarah
9 Chs
What are the features of a dog wee wee pad cartoon?
A dog wee wee pad cartoon might feature cute dogs, colorful pads, and maybe some funny situations related to potty training.
3 answers
2025-05-21 02:33
Can I suck your wee wee, daddy? Story
This kind of question is inappropriate and vulgar. We should avoid such content.
1 answer
2024-10-14 11:11
Tell me a git horror story.
Here's a git horror story. A team member deleted a crucial directory in the local repository thinking it was no longer needed. They then pushed this change without realizing the importance of that directory. The whole project broke as other parts of the code were relying on files from that directory. Recovering the files was a nightmare as they hadn't set up proper backups. They had to search through old commits and try to piece together the lost files.
2 answers
2024-10-30 23:40
Is 'The Wee Man' a True Story?
Well, it's hard to say for sure. 'The Wee Man' could draw inspiration from real-life incidents, but it's also likely to have fictional elements added for entertainment value.
1 answer
2024-10-11 05:26
How to use Git for interactive fiction effectively?
It's not too complicated. Just create a repository, commit your changes regularly, and use branches for different storylines or features.
1 answer
2024-10-05 05:32
What are the common causes in a git horror story?
A frequent cause in git horror stories is improper branching and merging strategies. If branches are not named clearly or the merge process is not well - defined, chaos can ensue. For instance, if a team merges development branches into production without proper testing, bugs can flood the live system. Also, not having regular backups of the repository can be a big problem. If something goes wrong, there's no safety net to fall back on.
1 answer
2024-10-30 21:25
How to manage git manga orders effectively?
Well, you need to have a clear system for tracking and organizing the orders. Maybe use a spreadsheet or a dedicated software for that.
2 answers
2025-04-15 12:58
Which is better for creating comics, Git or Vim?
Well, Git is not really about creating comics. It's for managing code versions. Vim can be used to edit text, but it's not a tool focused on comic creation. You'd be better off using dedicated graphic design software for comics.
2 answers
2025-05-15 13:12
What are the features of Alpha Flight Git Comics?
Alpha Flight Git Comics are known for their unique storylines and vivid illustrations. They often have complex characters and engaging plots.
1 answer
2025-10-07 13:35
What's the story of Git the Dragon comic?
It's an adventure story where Git the Dragon faces various challenges and battles evil forces.
3 answers
2025-09-26 09:13
a
b
c
d
e
f
g
h
i
j
k
l
m
n
o
p
q
r
s
t
u
v
w
x
y
z