Lionel Messi
Lionel Messi memulai karir profesionalnya di FC Barcelona, di mana ia menghabiskan lebih dari 20 tahun dan membangun warisan yang luar biasa sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa. Berikut adalah rangkuman karir Messi selama di Barcelona:
1. Awal Karir:
Messi bergabung dengan akademi sepak bola Barcelona, La Masia, pada usia 13 tahun pada tahun 2000.
Debutnya di tim utama Barcelona terjadi pada 16 Oktober 2004, saat ia baru berusia 17 tahun, melawan Espanyol.
2. Masa Kejayaan:
Messi menjadi pemain kunci Barcelona sejak musim 2005-2006 dan terus tumbuh menjadi ikon klub.
Bersama Barcelona, ia memenangkan banyak gelar domestik dan internasional, termasuk 10 gelar La Liga, 7 Copa del Rey, dan 4 Liga Champions UEFA.
Messi sering memecahkan rekor, termasuk sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Barcelona dan La Liga, serta menjadi pencetak gol terbanyak dalam satu tahun kalender (91 gol pada 2012).
3. Gaya Bermain:
Messi dikenal karena dribbling luar biasa, visi permainan, serta kemampuan mencetak gol dari berbagai posisi. Dia sering berperan sebagai false nine atau pemain yang beroperasi di sayap kanan, namun dengan kebebasan untuk bergerak ke seluruh lapangan.
4. Penghargaan Individu:
Selama di Barcelona, Messi memenangkan 6 Ballon d'Or (hingga 2020), yang menegaskan statusnya sebagai pemain terbaik di dunia.
Ia juga memecahkan rekor pencapaian individu lainnya, seperti menjadi pencetak gol terbanyak dalam sejarah El Clasico, pertandingan klasik antara Barcelona dan Real Madrid.
5. Krisis Finansial Barcelona & Kepergian:
Pada Agustus 2021, setelah lebih dari 20 tahun bersama Barcelona, Messi harus meninggalkan klub karena krisis finansial yang dialami Barcelona. Mereka tidak mampu memperbarui kontraknya sesuai dengan aturan keuangan La Liga.
Messi kemudian pindah ke Paris Saint-Germain (PSG), mengakhiri perjalanan panjang dan bersejarahnya bersama Barcelona.
Selama karirnya di Barcelona, Messi tidak hanya menjadi pemain yang produktif tetapi juga simbol kesetiaan dan dedikasi yang mendalam terhadap klub, hingga akhirnya harus berpisah karena keadaan yang tak terhindarkan.