istri sementara sang kapten
Ia datang ke pulau terpencil itu sebagai mahasiswi pengabdian—
membawa koper, idealisme, dan rencana pulang.
Ia datang sebagai petugas lapangan kelautan—
membawa ransel, penyamaran, dan misi rahasia.
Pulau itu memiliki aturan yang tak bisa ditawar:
orang luar hanya boleh tinggal jika berpasangan.
Maka sebuah pernikahan pun terjadi—
tanpa cinta, tanpa janji, hanya demi tugas dan keselamatan.
Di rumah kayu kecil yang nyaris roboh,
di sekolah dengan satu ruang kelas,
dan di antara anak-anak yang belajar mengeja dunia,
kepura-puraan perlahan berubah menjadi kebiasaan…
lalu menjadi perasaan.
Ketika misi rahasia membuka bahaya yang tersembunyi di balik laut,
dan kebenaran tak lagi bisa disembunyikan,
mereka harus memilih:
meninggalkan pulau dan kembali menjadi siapa mereka semula,
atau tinggal—dengan ikrar yang akhirnya dipilih dengan sadar.
Pulau Terpencil, Ikrar yang Dipaksa
adalah kisah tentang pernikahan karena keadaan,
cinta yang tumbuh pelan,
dan keberanian untuk memilih satu sama lain
setelah semua kepura-puraan runtuh.