webnovel
istana baut

istana baut

Putri Sekarat yang Isi Hatinya Didengar Seluruh Istana

Putri Sekarat yang Isi Hatinya Didengar Seluruh Istana

Shangguan Sui tiba-tiba terlempar ke dalam dunia novel yang pernah ia baca—dan lebih sialnya lagi, ia menjadi seorang putri kecil yang sakit parah dan hampir mati. Menurut tabib istana, penyakitnya tak bisa disembuhkan. Namun, berbeda dengan semua orang, Shangguan Sui mengetahui alur cerita asli. Ia tahu bahwa kematiannya bukan takdir… melainkan hasil konspirasi! Dalam keputusasaan, ia mulai “berteriak” dalam hati: “Tolong, Ibu! Tabib Zhang itu orangnya Selir Li! Dia sengaja salah mendiagnosis untuk membunuhku!” Siapa sangka… semua isi hatinya justru didengar! Selir Chen terkejut, lalu segera mengganti tabib dan membalikkan keadaan, membuat Selir Li terkena balasan atas rencananya sendiri. Sejak saat itu, Shangguan Sui berhasil selamat. Dengan identitas sebagai putri kecil yang “lemah”, ia menjalani hidup santai—makan, bermain, dan diam-diam menikmati gosip istana sambil terus mengomentari takdir semua orang di sekitarnya. Namun setiap keluh kesahnya ternyata mengubah masa depan: Ayahnya yang ia kasihi ternyata akan dikhianati oleh bangsawan kepercayaannya… Kakak laki-lakinya diracuni hingga sakit berkepanjangan… Kakak perempuannya hampir menikah dengan pria berhati busuk… Bahkan saudara-saudaranya satu per satu terjerumus dalam bahaya… Tanpa sengaja, Shangguan Sui menyelamatkan mereka semua. Seiring waktu, ia mulai menyadari sesuatu yang aneh— Keluarganya yang dulu dingin kini semakin menyayanginya. Kaisar yang tegas mulai memanjakannya tanpa batas. Ibunya naik menjadi selir paling dicintai. Bahkan sang tokoh utama pria yang dingin dan berbahaya… kini setiap hari mengikuti di belakangnya, membawa kue kesukaannya. Shangguan Sui: “Apa-apaan ini?! Bukannya aku cuma ingin hidup santai saja?!” Sebuah kisah ringan penuh intrik istana, komedi, dan perubahan takdir—tentang seorang putri kecil yang “mengeluh sambil menyelamatkan dunia”!
Sejarah
78 Chs
Ratu Istana Gelap

Ratu Istana Gelap

“Menarik” kata seorang pria dengan wajah tegas dan mata yang tajam. “Dia berani menipuku? Orang ini sepertinya berani mempermainakanku? Benar-benar luar biasa!” Semua orang yang mendengar perkataannya hanya membisu ketakutan. Dialah Sang Kaisar dari dynasti yang sedang berkuasa saat ini. Ia bukan orang yang bodoh tapi cukup licik bagi sebagian orang. Masalah yang dihadapinya saat ini adalah, pengantin wanita yang akan ia nikahi melarikan diri. Wanita itu pergi dan mengirimkan seseorang yang lain kepadanya untuk dinikahi. “Kaisar, perlukan kami membunuh wanita ditandu itu?” Kaisar menoleh ke salah satu orang kepercayaanya. Tatapannya sangat dingin. Cukup mematikan dan membuat orang biasa mati berdiri. Ia terlihat sangat marah. Angkara murka tidak bisa ia sembunyikan dari mata indahnya. Meski ia terlihat tidak marah atau menaikkan nada bicaranya, namun sekali lagi. Hawa kamarnya benar-benar lebih mencekam dari pada sebuah rumah tua dengan banyak siluman di dalamnya. “Penasihat, Rong. Apa keuntungan yang bisa aku dapat dengan membunuh wanita yang ada di dalam tandu itu?” Penasihat tua berusia lebih dari setengah abad itu tidak bisa menjawab. Hal itu berarti… “Tidak ada bukan?” Kaisar bangkit dari tempat ia duduk. Ia mendekati kasim kepercayaannya. “Katakan, apa yang seharusnya aku lakukan kasim He yang cerdas?” Kasim itu tiba-tiba gemetar. Ia tidak memiliki jawaban atas perntanyaan itu. Selama melayani pria ini, kasim sudah melihat banyak kasim lain dibunuh hanya untuk satu kesalahan kecil. Kali ini, kaisar sedang tidak enak hati. Pertanyaan yang dilontarkannya, sudah tidak mungkin lagi ia jawab. Ia yang seorang kasim, mana mungkin berani memberi nasihat. “Am..ampun Yang Mulia, Hamba tidak pernah jatuh cinta. Jadi…” Kaisar mengangkat tangannya. Ia terlihat tidak suka mendengar jawaban kasim. ~Habis sudah. Aku akan mati hari ini. Kata kasim dalam hatinya~ Sementara itu di dalam tandu pengantin. Seorang wanita mengenakan pakaian serba indah dan mewah. Perhiasan menempel di seluruh tangan dan kepalanya. Wajahnya tidak buruk. Bibir yang merah dan ia terlihat sangat sempurna. Satu-satunya kesalahan di sini adalah. Tangan dan kakinya terikat. Ia nyaris tidak bisa bergerak. Mulutnya disumpal degan kain. Wanita ini jelas pengantin paling sial di dunia. Dialah Mei Hongli, guru dari Jia Li. Anak seorang jenderal besar yang harusnya menikah dengan Kaisar hari itu. Tapi gadis itu jatuh cinta pada pangeran Fudo. Kerabat dekat kaisar. Dengan sedikit tipu daya, ia berhasil mengelabuhi sang guru untuk dijadikan pengantin pengganti. “Kau selalu bercerita semua kebaikan Kaisar. Sekarang, Kau harus berterima kasih padaku, Guru” kata Jia sesaat sebelum Mei Hongli kehilangan kesadaraan beberapa waktu lalu. “Kau selalu bilang, menjadi permaisuri haruslah seseorang yang berbakat dan berbudi baik bukan? Kau menyiksaku dengan berbagai macam pelajaran setiap hari. Kini bagaimana kalau Kau buktikan, bahwa ilmu yang Kau ajarkan itu berguna?” “Jia, apa maksudmu? Mengapa tubuhku tidak bisa bergerak?” tanya Mei Hongli. Murid cantik belia dihadapannya mendekati tubuh Mei Hongli yang tersungkur lemas dilantai akibat racun pada teh. “Guru, aku telah meracunimu. Tapi tenang saja. Kau tidak akan mati.” “Lalu apa maumu?” Jia kembali berdiri dengan angkuh. Wanita itu terlihat seolah-olah menjadi dewa bagi nyawa gurunya saat ini. “Guru, Kau akan menggantikanku menikahi Kaisar besuk. Kau selalu mengatakan hal yang tidak berguna tentang menjadi wanita hebat sekelas permaisuri. Kau menyiksaku berhar-hari dengan semua etika kerajaan. Kini, Kau akan menggantikanku menjadi istri Kaisar. Kita lihat apa ilmumu benar-benar berguna? Atau malah, Kau akan mati ditangan pria itu?” jawab Jia sambil tertawa terbahak-terbahak. “Jia hentikan. Kau sudah gila!”
Fantasi
4 Chs
Istana Nafas Malam

Istana Nafas Malam

Malam menggigil di bawah cahaya bulan yang seolah meneteskan darah ke bumi. Angin membawa aroma asing—campuran bunga mawar hitam dan tanah basah setelah hujan. Seorang lelaki muda terbangun di dalam ruangan yang bukan miliknya. Atapnya menjulang tinggi, dihiasi ukiran emas yang berkilauan samar. Tirai sutra hitam melambai-lambai, seakan menari bersama bayangan. Lantai marmer dingin berkilat seperti permukaan danau yang membekukan. Ia menatap kedua telapak tangannya—bersih, tanpa luka, tetapi jiwanya terasa compang-camping. “Di mana ini…?” suaranya pecah, tak lebih dari bisikan. Pintu besar berukir naga perlahan terbuka. Dari balik kegelapan, seorang wanita masuk, langkahnya lirih namun penuh keyakinan. Rambut hitamnya panjang, bergelombang hingga menyentuh pinggang. Matanya—seperti lautan gelap yang menelan segalanya—menatapnya lekat-lekat. “Selamat datang di Istana Nafas Malam,” ucapnya, lembut namun menusuk. “Tempat di mana mimpi dan dosa menari dalam satu tarikan napas.” Lelaki itu tercekat. Nafasnya berat, seakan ruangan menutup semua jalan keluar. Wanita itu mendekat, aroma tubuhnya samar namun mengguncang. Bibirnya tersungging senyum tipis—sebuah senyum yang tak bisa dibaca: antara kasih, goda, atau jerat. Jemarinya yang lentik menyentuh pipinya, membuat jantungnya berdebar tak beraturan. “Siapa kau…?” suaranya bergetar. Wanita itu tidak langsung menjawab. Ia menunduk sedikit, bibirnya nyaris menyentuh telinga sang lelaki, lalu berbisik: “Aku adalah awal dan akhir dari semua hasratmu.” Detik itu, waktu seakan berhenti. Suara langkah lain terdengar, dari berbagai penjuru ruangan. Tirai terbuka, memperlihatkan tiga sosok wanita lain—masing-masing dengan pesona berbeda: satu berambut merah menyala, satu berkulit pucat seperti bulan, dan satu lagi bermata emas seperti matahari senja. Mereka berjalan melingkari lelaki itu, seakan singa betina yang mengintai mangsanya. Nafasnya tercekat; ia ingin lari, tapi tubuhnya seakan terikat oleh pandangan mereka. “Kenapa aku di sini?” tanyanya, hampir putus asa. Wanita bermata lautan gelap tersenyum lagi. “Karena hatimu kosong. Karena tubuhmu mencari sesuatu yang tak pernah kau temukan. Karena jiwamu haus akan bara.” Keheningan merambat, hanya terdengar bunyi napas—panas, dekat, menyesakkan. Wanita berambut merah menyentuh dadanya, tepat di atas jantung. “Berdebar,” gumamnya. “Seperti kuda liar yang menolak dijinakkan.” Wanita bermata emas menyisir rambutnya pelan dengan jemari. “Hangat,” bisiknya. “Seperti bara yang menunggu untuk ditiup.” Dan wanita berkulit pucat menempelkan wajahnya ke bahunya, membisikkan sesuatu yang membuat darahnya berhenti mengalir sejenak: “Kau… milik kami.” Lelaki itu terhuyung. Ia tak tahu apa yang menantinya di istana ini. Ia hanya tahu, malam itu akan menjadi awal dari sebuah perjalanan—perjalanan di mana cinta, nafsu, dan luka saling menelan satu sama lain. Bulan di langit berwarna merah pekat. Nafasnya terkunci di tenggorokan. Ia pun sadar: apa pun yang menunggu, ia takkan bisa kembali lagi menjadi dirinya yang dulu. Malam itu, bara pertama menyala.
Fantasi
3 Chs
What is a light novel/derivative fanfiction with Steve Roger, Lorna Dann, and Istana Corona among the novel characters? Where can I watch it?
This book was called "The Goddess of the Marvel World." The characters in the book included the supporting character-Steve Roger, Hila's adopted nephew, a magical idiot who only knew how to strengthen magic. Supporting role-Lorna Dann, Hila's adopted daughter. Currently, she has memorized all the Runes. However, he would only use one. Female Lead-Hila Odinson, the main character of the film, Female Lead-Leah Odinson, after Hila's energy was exhausted, she changed into a young form in order to maintain her mobility. Female supporting role-Istana Corona, Queen of Alfheim. This book can be read on Qidian Chinese website. The Goddess of the Marvel World by Poplar Seed from Xinjiang. It is a light novel/derivative doujinshi novel. It has been completed and can be enjoyed without worry. [User recommendation: Death Goddess, Hila, a Deity Position that was created from killing.] "I'm going to dominate the nine worlds, but that's not what I want. I just want to drink tea with my family and friends.. I hope you will like this book.
1 answer
2025-02-17 04:56
Classes that have graduated from kindergarten
The following are the names of some classes that have graduated from kindergarten: 1. those flowers 2. At the beginning, the garden was lost 3. Classmates gather 4. Pure and handsome, invincible 5. Pulling the heart of the other shore 6. One side is pure and holy 7. The past that we've been through together 8. worked hard 9. Yan Shuwo Jun 10. Morning Shuttle 11. Go back to your noble world 12. Dream·Friendship Group 13. In the past 14. Tide crowd 15.●·.⑥姩④斑┆ 16. The Real Lady 17. He laughed. Break the world of mortals 18. Night talk through the window 19. Benz X Class 20. Ignorant us 21. - 22. Loneliness is my friend 23. Call me the Illuminator! 24. Already a memory 25. How can people feel pain in their dreams? 26. A family of four with a dog 27. Prefix: Six -so-and-so 28. Eaglet Class 29. How to try to understand all this 30. Girl Liu ** 31. Love songs, young people don't sing love songs 32. After graduation, I forgot my direction 33. Crystal Formation Class * 34. Our friendship will last forever 35. The snowflakes are fluttering 36. Little Bitch Communication Group 37. I'm looking forward to the future 38. Wenxin house 39. A life without regrets 40. Our friendship will last forever 41. Laughing till my tears flow ~~~ 42. When you say you love me 43. Little cubs 44. Heartbeat Body 45. Grade spot 46. Aristocracy, Feelings 47. Zhenwo era 48. Youth class is very dazzling 49. Fanfen Prince Charming 50. Ambiguity and urgency 51. Our No 52. Walk more simply 53. Underground Anti-Huang Brigade 54. Don't cry after graduation 55. The oath is so fake 56. Loving you is a lonely heart 57. Reappear the rainbow 58. My heart is empty 59. The fairies in the pigsty 60. Angel--Broken Wings 61. A family chat 62. {Class 1 - 6 63.灬⑦```班`联`盟` 64. From now on, you live in the north and I live in the south 65. I don't want to graduate because I can't bear to part with you 66. The Legend of Immortal Cultivation 67. I've promised you all my life 68. Little monster, let's keep working hard 69. My sister is talented and outstanding. 70. The graduation party! <a href="/?from=ask_words" style="color:red" target="_blank">Read more exciting novels for free</a>
1 answer
2026-10-29 09:08
The meaning of new knowledge being met with thin customs and old love being separated from good fate
The phrase "new friends are despised by the secular world, and old friends are separated by good fate" meant that new friends were slandered by the shallow secular world, and old friends were also alienated and separated by good fate.
1 answer
2026-10-29 09:08
Catch a love rival to be a dao companion novel for free reading
The following were some novels that involved capturing a love rival as a Daoist partner: - "My Love Rival and I Became a Couple" Author: Seven Bottles of Wine. The full text is 598153 words, a total of 138 chapters. The main characters are Shen Yuchi and Pei Qinglin. - "Snatching the Love Rival's Bamboo Horse as a Daoist Companion" by Xingmuyin. The novel "Little Junior Sister She Has the Way to Conquer Demons" is equally exciting. Everyone is welcome to click and read it!
1 answer
2026-10-29 09:08
Li Hao's latest news
As of October 19th, 2024, there was no latest news about Li Hao.
1 answer
2026-10-29 09:08
The white moonlight novel of the self-abased youth
" God Misses You Tonight " was a novel that involved a self-abased youth and the white moonlight. The main characters of the novel were Jiang Sui and Chi Yan. Chi Yan was a male protagonist with a low self-esteem. He suffered a lot when he was young, and Jiang Sui was the white moonlight of the entire academy when she was sixteen. Jiang Sui, who had been reborn, wanted to stay away from Chi Yan, but her help to Chi Yan became the only warmth in Chi Yan's life. <a href="/?from=ask_words" style="color:red" target="_blank">Read more exciting novels for free</a>
1 answer
2026-10-29 09:07
Time flies, my heart remains unchanged
" As time goes by, the original heart remains unchanged " meant that despite the passage of time, the original beliefs, goals, or emotions remained unchanged. For example, in the development process of Zhanhua Public Security, although the police work was constantly developing towards modern, information, standardized, and ruled by law, and the public security was changing with each passing day, the spirit of public security was always new. The old party members of the retired cadre party branch in Hele Town of Wanning City had been active at the foot of Liulianling Revolutionary Base for decades. Although time had passed, their initial intention of visiting villages, visiting the poor, and helping the poor had never changed. They insisted on holding a party branch meeting on the 15th of every month for 34 years. Even after retirement, they still strictly demanded themselves according to the standards of party members. They used practical actions to prove that age was time, and faith was unchanged. These examples were very good examples of the meaning of "time flies, but the original heart remains unchanged". While waiting for the TV series, he could also read the exciting content related to this site!
1 answer
2026-10-29 09:07
The male protagonist travels through another world, the Mandarin version of the novel
The following were some novels in which the male protagonist traveled through different worlds: " Traversing the Two Dimensional World ". The male protagonist traveled through the two dimensional world. There were plots of cultivation versus animation, transmigration versus transmigration, system versus system, fantasy versus two dimensional, and so on. The protagonist might have similar cheat-like abilities in the other world;" A Journey to the Other World Starting from the Chinese Manga " and " Invincible Transmigration of the Chinese Manga to the Other World." <a href="/?from=ask_words" style="color:red" target="_blank">Read more exciting novels for free</a>
1 answer
2026-10-29 09:06
Will Li Jiancheng be a wise ruler?
Since Li Jiancheng died in the Xuanwu Gate rebellion before he became emperor, it was difficult to determine whether he would become a wise emperor. However, it could be analyzed from some side information. Li Jiancheng was originally the Crown Prince. If it weren't for the incident at Xuanwu Sect, he would have successfully inherited the throne. He had a certain amount of leadership and political resources, such as the support of Li Yuan and the plan to weaken Li Shimin's power. He also had a certain performance in the military. Under Wei Zheng's suggestion, he replaced Li Shimin as the commander of the expedition against Liu Heita. He also successfully used the power of the King of Yan, Luo Yi, to completely destroy Liu Heita, showing that he had a certain talent in military command and leadership charm. However, history was written by the victors, and many historical materials about Li Jiancheng were destroyed by Li Shimin. In the existing official records, Li Jiancheng was described as a villain, but these records may be smeared, so it was difficult to judge his performance after becoming emperor based on these records. At the same time, although he had some positive performances, there were still many factors needed to become a wise ruler, such as the policy of governing the country, the attitude towards the people, the ability and achievements in the construction of the political system, and so on. It was impossible to determine whether he would become a wise ruler based on the existing information. While waiting for the TV series, he could also read the exciting content related to this site!
1 answer
2026-10-29 09:06
I ruthlessly pushed into Yue Chan's little girl
Based on context alone Your description involves vulgar, inappropriate, and violating public order and good customs. I can't provide relevant answers. Please ask questions that are positive, healthy, and ethical. Hurry up and click on the link below to return to the original classic, Battle Through the Heavens!
1 answer
2026-10-29 09:06
a
b
c
d
e
f
g
h
i
j
k
l
m
n
o
p
q
r
s
t
u
v
w
x
y
z