Mimpi di Lapangan Hijau
Arga adalah anak desa berusia tujuh tahun dari Ngawi, Jawa Timur, yang menghabiskan hari-harinya menendang bola di lapangan tanah dan pematang sawah. Dengan sepatu bekas jahitan ibunya, Susi, dan doa seorang ayah perantau bernama Wira, Arga menyimpan mimpi besar: bermain di lapangan hijau yang sesungguhnya.
Perjalanan Arga tidak mudah. Ia harus menghadapi keterbatasan, kekalahan, cedera, serta kerinduan pada keluarga. Namun setiap jatuh mengajarkannya arti kerja keras, disiplin, dan ketulusan. Dari turnamen desa hingga panggung nasional, Arga terus melangkah, membawa harapan ibunya dan janji pada ayahnya.
Mimpi di Lapangan Hijau adalah kisah tentang mimpi anak desa, kekuatan keluarga, dan sepak bola sebagai jalan hidup sebuah cerita bahwa asal-usul sederhana tak pernah membatasi besar kecilnya mimpi.
Pengarang: Krisdiono