The Corvus Mark
Di kota Veridia yang tak pernah melihat matahari, emosi adalah komoditas, dan penderitaan adalah seni yang diperjualbelikan. Di bawah kubah asap The Veil, monster-monster yang lahir dari limbah keputusasaan berkeliaran di distrik bawah, sementara kaum elit di distrik atas meminum ekstasi murni dari dalam ampul kaca.
Alden Corvus hanyalah seorang detektif independen yang berusaha membayar uang sewa dengan memburu monster jalanan. Namun, Alden memiliki satu rahasia: mata kanannya dikutuk. Sebuah parasit kosmik yang memberinya kemampuan membedah kebohongan dan melihat gema masa lalu, dengan bayaran yang mengerikan—jantungnya perlahan membatu. Ia tidak bisa merasakan takut, namun ia juga kehilangan kemanusiaannya.
Ketika sebuah kasus pembunuhan sederhana membawanya pada konspirasi sindikat The Collector dan mantan kekasihnya yang seorang Siren manipulatif, Alden menyadari bahwa kutukannya bukanlah penyakit. Matanya adalah sebuah "Lensa Kamera" yang ditanam oleh Dewa dari luar angkasa yang sedang menonton penderitaan dunia ini sebagai hiburan. Untuk bertahan hidup dan merebut kembali takdirnya, Alden harus mendaki tangga Verdict, mengumpulkan kepingan artefak The Atramenta, dan menatap balik ke arah para dewa sebelum jantungnya sepenuhnya menjadi batu.