webnovel

Membuka Rahasia

Keduanya berciuman cukup lama dan baru berhenti ketika tiba-tiba terdengar bunyi panggilan masuk di telepon London. L segera tergugah dan buru-buru melepaskan diri dari pelukan London dengan mendorong pemuda itu ke belakang.

"Ada yang meneleponmu..." Gadis itu tampak tersipu-sipu dan menunjuk ponsel London yang terletak di meja.

Aishh.... Dengan sebal London bergerak ke meja makan dan mengambil ponselnya untuk mengetahui siapa stafnya yang tidak akan mendapat bonus tahunan mereka kali ini karena dengan lancang meneleponnya di saat ia baru saja mendapat kesempatan mencium L.

"Sayang." Terdengar suara seorang perempuan di ujung telepon sana.

鎖定章節

在webnovel.com支援您喜歡的作者與譯者

下一章