webnovel

Nikahi Aku

Tác giả: Deo_Meti
Thành phố
Đang thực hiện · 19.7K Lượt xem
  • 7 ch
    Nội dung
  • 5.0
    27 số lượng người đọc
  • N/A
    HỖ TRỢ
Tóm tắt

Santi gadis yang pintar, ia adalah siswa dengan lulusan terbaik di sekolahnya, pasti semua menduga masa depannya akan cerah.  Begitu besar harapan sang ayah pada Santi, diajarkan dengan disiplin tinggi juga aturan-aturan tegas, tak membuat masa depan Santi secerah yang diharapkan. Semua berawal saat ia mulai menjalin hubungan dengan Gilang, si laki-laki brutal dengan penuh banyak tato ditubuhnya. Laki-laki tak bermartabat yang suka mempermainkan wanita. Santi, sekarang gadis itu menjadi incarannya. Bagaimana Gilang menjebak dan menghancurkan hidup Santi?  Apakah semudah ia meniduri 100 mantan kekasihnya di masa lalu?

Thẻ
1 thẻ
Chapter 1Dia Kekasihku

"Aku akan menikahimu sayang, percayalah kumohon!" paksa Gilang si pria brutal dengan tampilan preman, ia terus mendesak tubuh Santi.

Memaksa kekasihnya untuk memenuhi nafsu bejatnya, mencumbu bibir mungil yang masih ranum tanpa lipstik.

Gilang laki-laki yang mengenakan tato dimana-mana, di lengan juga tangan kanan dan kirinya bahkan tato itu tampak penuh di hampir seluruh bagian tubuhnya, tato bergambar naga, yah.. ia memilih tato itu sebagai keberuntungan.

Laki-laki itu membisikan rayuan mautnya di kuping Santi. Santi si gadis polos kekasih hatinya, yang masih berusia 18 tahun.

"Ayo… sayang, ini saatnya, kapan lagi kita bisa begini," bisik Gilang dengan lembut pada kekasihnya.

Sementara tangan lincah Gilang sudah bergerak, bergerilya di buah persik yang berisi, kenyal dan bulat milik Santi. Ia meremas-remas dengan penuh nafsu. Juga tak sabar ingin melihat langsung si buah ranum nan indah itu.

"Aghh… jangan kakanda, adik masih terlalu kecil, adik juga masih harus ikut tes masuk ke perguruan tinggi kanda," tolak Santi dengan polos. Ia berusaha menjauhi tubuh Gilang dengan sekuat tenaga, dan melepaskan diri dari tangan nakal kekasihnya.

Wajah Santi yang terlihat polos dan ayu, tentu membuat Gilang benar-benar tak kuasa menahan gejolak nafsunya pada gadis itu.

Resleting celananya kini sudah sesak, dan terasa penuh. Benda padat itu sudah mengeras dan sulit dikontrol.

Belum lagi ia tahu bahwa Santi baru pertama kali menjalin hubungan dengan laki-laki. Membuat pria hidung belang itu semakin beringas, dan tak kuat menahan lebih lama lagi.

Gilang memegang kedua bahu Santi dengan kuat, membuat gadis itu mau tak mau terpatung, menatap wajah Gilang yang tampak haus.

"Adik, adik bisa kok lanjut ke perguruan tinggi, kanda akan antar jemput adik ke kampus, kanda akan kawal adik setiap hari jika perlu," ucap Gilang dengan sedikit memaksa.

Laki-laki itu terus menciumi leher Santi dengan paksa, mencumbu tubuh mungil yang masih polos itu. Sesekali menggigit kecil kuping Santi.

"Aghh… kanda, jangan sekarang! Hentikan kanda geli!" pinta Santi, dengan sesekali tak kuasa menahan desahan kecil, yang keluar dari bibir mungilnya.

Lagi-lagi Santi mendorong tubuh Gilang dengan paksa, ia menggelengkan kepalanya, dan ia terus menolak keinginan Gilang.

"Tidak! Tidak kakanda, Adik masih mau sekolah, tolong kanda mengerti dengan keinginan adik," pinta Santi dengan menundukkan wajahnya.

"Ah… Sial!" Gerutu Gilang kesal, laki-laki berpenampilan urakan itu melemparkan kunci motornya dengan kesal. Karena ia sangat benci penolakan.

Ini adalah kali ketiga permintaan Gilang ditolak mentah-mentah oleh Santi. "Bisa-bisanya gadis ingusan seperti itu menolak ku," ucap Gilang yang tak terima.

Santi beranjak dari kursi kayu yang ada di bawah pohon jambu air itu, yah… itu adalah tempat yang biasa menjadi tempat kencan Santi dan Gilang.

Sepulang sekolah atau dari tugas kelompok Santi selalu diberhentikan oleh Gilang, dan diajak duduk di bawah pohon jambu itu, untuk sekedar ngobrol atau bahkan sesekali bercumbu.

Yah di belakang pohon jambu besar itu ada rumah kosong, dan Gilang bisa memanfaatkan tempat itu sebagai tempat kencan gratisnya.

__________

"Tuh…. Cewek Lo datang Gil, sikat kapan lagi ya gak?" ucap Rian teman setongkrongan Gilang.

"Cemen lo, masa gadis ingusan gitu gak bisa? Gua aja sama temen sekelasnya bisa, cuman 2 minggu langsung dapet," timpal Jaka dengan menghisap sebatang rokok ditangan kanannya.

"Sial!! Kali ini dia bukan sembarang cewek, yang gampang diajak kencan, gua harus mengiming-imingi sesuatu, biar dia yakin bro," jawab Gilang.

"Ah kelamaan, jangan sampe gua embat," candaan Rian terdengar semakin menjengkelkan untuk Gilang.

"Udah-udah, cabut sana! Gua mau kencan dulu!" pinta Gilang kepada kedua temannya.

"Gampang, jangan lupa jatah rokok gua!" gas motor dengan asap mengepul itu melaju dengan cepat, meninggalkan Gilang seorang diri.

Yah.. tentu ini saat yang baik untuk Gilang merayu Santi kekasih hatinya.

Santi yang baru saja pulang sekolah dan berjalan bersama seorang teman perempuannya, yah.. ia dan sahabatnya yang bernama Puput, mereka harus terpisah jalan, dimana Puput harus mengambil arah ke seberang dan Santi harus mengambil arah lurus.

"Hati-hati lo, jangan mampir-mampir yah, jangan lupa kerjakan tugas Lo!" ucap Puput memperingati sahabat nya yang pintar itu.

Santi menganggukkan kepalanya, tentu ia paham akan apa yang dimaksud Puput, sahabatnya itu sangat tidak menyukai kedekatan Santi dengan Gilang. Si pria brutal yang tak punya masa depan.

Santi berjalan dengan rasa was-was, ia terus memeluk buku catatan besar yang ada di depan dadanya, dengan tatapan yang terus menunduk.

Gadis itu tahu jika Gilang memperhatikannya sedari tadi, bahkan sejak puluhan meter. Mata kekasihnya itu tampak menyorotnya dengan tanpa kedip.

'Tidak… kau harus melupakan Gilang, kau masih punya masa depan, tapi tidak dengan laki-laki itu,' gumam Santi dalam hati.

Gilang bangkit dari kursi kayu panjang itu, ia merapikan sedikit baju kaos yang terlihat tak layak digunakan lagi, selain warnanya yang sudah pudar, aroma tubuhnya juga sudah mengeluarkan bau tak sedap.

Gilang berlarian kecil, menghampiri sang kekasih hati yang tampak berjalan lambat.

"Sayang tunggu…! adik mau kemana sih? Kok kanda ditinggalin?" tanya Gilang dengan meraih tangan kanan kekasih kecilnya itu.

Santi menoleh, "Adik harus pulang, banyak tugas yang harus diselesaikan kanda," jawab Santi dengan santun dan suara polosnya.

"Biar Kanda antar yah, biar adik gak capek," ujar Gilang yang lagi-lagi sedikit memaksa.

Walau Santi berusaha sekuat tenaga menolak, tapi laki-laki itu tampak tak mau membiarkan Santi pulang sendirian. Ia ingin Santi naik ke motor bututnya yang terparkir tak jauh dari keberadaan mereka sekarang.

Penampilan Santi yang sangat sederhana membuat ia sering diejek oleh teman-temannya, tapi tak begitu dengan guru-guru di sekolahnya, Gadis itu termasuk anak yang berprestasi.

Hanya saja ekonomi yang rendah membuat ia sulit melanjutkan pendidikannya. Dan sesekali Santi harus terusir dari ruang kelas karena menunggak SPP.

"Adik tunggu sebentar disini, kanda mau ambil motor dulu!" pinta Gilang dengan berlarian kecil menuju motornya yang tersandar di semak-semak.

Pria brutal itu tentu tak memiliki uang lebih, begitu juga dengan kendaraan yang ia miliki, itu adalah kendaraan hasil curiannya.

Santi tampak setia menunggu, ia terdiam dengan hanya tertunduk memeluk erat buku catatan tebalnya.

Sementara Gilang terlihat mengamati sekitar, saat di rasa sepi dan aman pria itu baru berani mengeluarkan kendaraannya. Mendekat dan memaksa sang kekasih untuk menaiki motornya.

"Ayo sayang biar kanda antar," tarik Gilang pada pergelangan tangan Santi dengan sedikit kasar.

Santi mencoba menahan tarikan kekasihnya, ia sangat takut jika sang ayah tahu ia menjalin hubungan dengan laki-laki seperti Gilang.

Pasti ayahnya akan kecewa, belum lagi jika ia tahu Gilang hanyalah anak jalanan yang tak tahu asal usulnya.

"Tidak kanda, adik takut jika ayah marah pada kanda. Adik sangat hafal jika ayah marah apapun bisa dihancurkan oleh Nya. Adik tak mau terjadi apa-apa dengan kanda," suara Santi terdengar getir, tentu ia sangat menyayangi kekasih hatinya itu.

Gilang menggelengkan kepalanya, "Ah.. kanda ini kan laki-laki,

Bạn cũng có thể thích

Istri Tak Terduga Saya adalah Bos Rahasia!

Semua orang tahu bahwa putri tertua rumah Shens telah jatuh dari tahta kehormatannya setelah ditinggalkan oleh seorang pria tak bertanggung jawab, hamil di luar nikah, dan kemudian diusir oleh keluarganya sendiri, terlantar dan putus asa. Sang terkenal Shen Ruojing muncul di pesta ulang tahun Matron keluarga pertama, Keluarga Chu, di mana kerumunan orang mencibir: "Orang-orang yang memberikan sejuta dalam uang kado duduk di satu meja." "Orang-orang yang memberikan sepuluh juta dalam uang kado duduk di satu meja." "Nona Shen, bolehkah saya bertanya berapa uang kado yang telah Anda bawa?" Kerumunan orang menunggu untuk menertawakan dia, namun kemudian mereka melihat Shen Ruojing mendorong ke depan seorang bocah lelaki yang indah dan cantik, "Bisakah Anda tolong tanya Matron di mana duduk jika seseorang membawa cicit?" *** Diterima di rumah keluarga Chu hanya karena nilai putranya, Shen Ruojing hanya ingin melalui hidupnya dengan santai, puas menjadi ikan yang malas, namun dia menghadapi penghinaan dari semua pihak dalam keluarga: "Keluarga kita mempunyai seorang peretas tingkat atas, seorang maestro musik, seorang jenius seni, seorang gila teknologi—masing-masing terkenal di bidangnya. Bagaimana dengan Anda? Anda bisa apa?" Shen Ruojing menyentuh dagunya: "Semua hal yang kalian sebutkan itu... Saya tahu sedikit tentang masing-masing." Tiga anak yang menggemaskan berdiri di sisinya dan mengangguk serempak: Kami bersaksi bahwa Ibu memang tahu sedikit tentang segalanya.

Mr. Yan · Thành phố
Không đủ số lượng người đọc
789 Chs

Satu Malam Liar

Lucinda Perry, seorang penyendiri sosial dan pekerja keras, berjanji pada dirinya sendiri untuk benar-benar menggila di ulang tahunnya yang ke-25 dan bahkan mencetak one night stand jika ia mendapatkan promosi yang sudah lama ditunggu di pekerjaannya. Beberapa hari sebelum ulang tahunnya yang ke-25, dia dipromosikan ke posisi yang lebih tinggi dan tidak hanya itu, tapi ke kantor pusat di kota yang berbeda. Harus menghabiskan malam ulang tahunnya di kota baru, dia pergi ke klub di mana dia bertemu dengan orang asing tampan, Thomas Hank, yang menawarkan diri untuk menjadi one night stand-nya setelah melihat daftar berani-melakukannya, yang termasuk memiliki satu malam berdiri. Thomas Hank, setelah digunakan oleh beberapa wanita di masa lalu, bertekad untuk mendapatkan wanita impiannya yang akan mencintainya untuk dirinya sendiri dan bukan karena kekayaannya. Jadi ketika dia bertemu Lucinda Perry yang imut dan polos di klub, dia memutuskan untuk menjaga identitas aslinya dari dia dan mencari tahu apakah dia layak untuk dia pertahankan. ***Excerpt*** Apa yang lebih menghibur daripada sisi karakter yang gila? Katakan halo pada Sonia dan Bryan. Jantung Sonia berhenti berdetak sebentar, lalu berbagai pemikiran mulai berterbangan di kepalanya pada saat yang sama. Bryan Hank? Idola selebriti yang dia naksir sedang berlutut tepat di depannya dan memintanya untuk menjadi istrinya? Apakah dia salah mengira dia dengan orang lain? Apakah mungkin ini adalah lelucon, atau mungkin ini seperti salah satu lelucon selebriti dan ada kamera-kamera di sekitar, menunggu untuk merekam dia membuat dirinya tampak bodoh? Atau mungkin dia sedang bermimpi? Sonia bertanya-tanya sambil melihat-lihat sekitar mereka, tetapi yang dia lihat hanyalah penonton yang penasaran. "Tolong! Jadilah istriku dan buat aku menjadi pria paling bahagia di Bumi," katanya dengan suara keras yang menarik perhatian semua orang. Editornya yang telah ditunggunya selama lebih dari satu jam karena dia mencoba menandatangani kesepakatan dengan produser film yang tertarik dengan salah satu ceritanya, muncul saat itu juga, "Sonia, kamu kenal Bryan Hank?" Tanyanya dengan heran saat melihat adegan di depannya. Sepertinya sudah berjam-jam sejak Bryan berlutut, tapi ternyata baru satu menit. Bryan tahu tidak ada wanita yang cukup gila untuk menerima proposal gila seperti itu, dan bahkan jika ada yang mau menerima, membayarnya dan membatalkan keseluruhan hal tersebut akan mudah karena yang dia inginkan hanyalah skandal yang bisa terjadi dari situ. Judul beritanya mendatang akan tentang proposal pernikahan yang ditolak atau pertunangannya yang dikatakan, yang cukup membuat Sophia lepas dari kaitannya. "Ya!" Jawab Sonia dengan semangat sambil menganggukkan kepalanya dan mengulurkan jarinya agar dia memakaikan cincin pertunangan. "Ya?" Tanya Bryan dengan bingung saat mendengar jawabannya. "Ya! Aku akan menjadi istrimu dan membuatmu menjadi pria paling bahagia di dunia!" Sonia berkata dengan tertawa dan menggerakkan jarinya hingga Bryan memasukkan cincin itu ke jarinya. Secara mengejutkan cincin itu adalah ukuran yang tepat untuknya, dan duduk di jarinya seolah-olah dibuat khusus untuknya. Suara tepuk tangan meledak di sekitar mereka saat Sonia berdiri dengan senyum lebar di wajahnya dan memeluk Bryan sebelum menciumnya tepat di bibir. Bryan sedikit terkejut dengan keberaniannya tapi cepat pulih karena ini adalah permainannya, dan dia harus ikut serta. Dia lah yang mendekatinya terlebih dahulu, bagaimanapun juga. Jadi ketika dia mencoba memutuskan ciuman, dia memegang dagunya dan perlahan menggigit bibir bawahnya sebelum membuka bibirnya dengan lidahnya dan mengisapnya dengan cara yang menggoda, mengeluarkan desahan dari Sonia. Sonia merasa pusing. Ini terlalu bagus untuk menjadi kenyataan. Itu haruslah mimpi. Bagaimana lagi dia bisa menjelaskan bahwa pada suatu saat dia duduk di lobi hotel menunggu editornya, dan pada saat berikutnya dia bertunangan dengan idola selebriti yang dia naksir dan menciumnya di sini di depan umum?

Miss_Behaviour · Thành phố
Không đủ số lượng người đọc
1016 Chs

Hati yang Terlahir Kembali: Istri Setia Sang Miliarder

``` Kendall, seorang pembunuh terkenal yang menimbulkan teror di hati musuh-musuhnya. Kendall dikenal sebagai yang terbaik dari yang terbaik, dan nama samarannya 'Phoenix' dibisikkan di seluruh skena bawah tanah. Namun, kejayaan Phoenix tidak bertahan lama dan berakhir karena ulahnya sendiri. Hal yang mengerikan untuk kehilangan orang yang paling dicintai, terlebih dalam cara yang tragis. Sepertinya dia didorong oleh depresi yang mendalam karena tidak memiliki apa-apa dan siapa-siapa untuk hidup. Oleh karena itu, dia memberikan segalanya dan menghancurkan orang-orang yang merebut adik perempuannya darinya. Namun, setelah mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan adik perempuannya. seseorang tidak akan mengharapkan seorang pembunuh dilahirkan kembali sebagai ulat atau bahkan kumbang kotoran, tetapi di sini kita memiliki Kendall. Mungkin dia telah menyelamatkan sebuah negara di kehidupan sebelumnya. Atau apakah itu karma baik karena menghancurkan organisasi pembunuh, dia menemukan dirinya bereinkarnasi sebagai gadis sekolah tinggi desa yang penakut dan patuh. Diganggu oleh teman sekelas? Sikap ganda dari guru? Diremehkan oleh tunangannya? Saat tantangan muncul dan tekanan meningkat dari konglomerat yang kuat, dia bertemu Damien Knight, seorang pria dengan kepribadian yang sangat lugas. Ia bertemu seseorang seperti Kendall dan tidak bisa mengendalikan rasa ingin tahunya tentang dia. Gadis muda itu merupakan misteri lengkap baginya dan segala yang dia lakukan selalu membuatnya terkejut. Kedua kepribadian mereka cukup serupa sampai batas tertentu. Meskipun permintaannya bisa membuat siapa saja kesulitan untuk menjaga wajah tetap lurus. Dia dengan tenang mengusap pergelangan tangannya dan memberikan peringatan, "Saya harap Anda tidak akan menyesal telah memprovokasi saya." Dari belakangnya, seorang pria bangsawan dan tampan muncul dari mana-mana, bersedia melakukan apa saja untuk melindungi dan mendukungnya."Kenapa?" dia bertanya. "Anda telah menyelamatkan kakek saya, jadi saya menawarkan diri sebagai ganti. Ada masalah?" dia menjawab sambil terkekeh pelan. ```

black_flowertrend · Thành phố
Không đủ số lượng người đọc
436 Chs

Pulangnya Sang Pewaris yang Terbuang dengan Gaya

Begitu dia membuka matanya, Bai Lian mendapati dirinya berada dalam tubuh seorang gadis muda yang terkenal dan manja. Dia mendengar ayahnya adalah bintang baru dan sedang naik daun di Beicheng, mandiri dengan reputasi yang luas; Kakak tirinya yang lebih tua adalah seorang jenius yang telah menduduki puncak ujian kota dan pergi ke Universitas Jiangjing; Adik tiri perempuannya dari kelas internasional yang bersebelahan adalah kecantikan sekolah yang berbakat banyak, lembut dan sopan; Tunangannya adalah bintang emas di bidang keuangan, idola akademis di sekolah yang bahkan tidak pernah melihatnya dengan benar… Dan dia hanya orang biasa tanpa ciri khas dengan kecerdasan rendah, orang biasa, diusir dari rumah sejak awal. Bai Lian: Baiklah, maka dia hanya harus belajar keras dan berusaha menjadi orang biasa~ Semua orang (dengan wajah tersenyum misterius): ...kamu yakin tentang itu?? Gadis muda yang dikirim ke Xiangcheng tanpa latar belakang, tidak tahu apa-apa, semua orang bisa menginjaknya... tetapi mereka tidak bisa menggerakkannya??? [Protagonis wanita yang unik memukau, malas dan manja yang menghancurkan siapa pun yang melawannya vs. protagonis pria yang mulia, keren, dan mendominasi dengan IQ yang mengalahkan semua orang yang ada] PS: Baik pemeran utama pria maupun wanita sangat menawan. Cerita ini sepenuhnya tentang kepuasan membaca tanpa banyak logika, jadi tolong jangan terlalu mendalam ke dalam logika, terima kasih. Pesan: Cintai belajar, jadilah orang baik.

Road of Flowers · Thành phố
Không đủ số lượng người đọc
553 Chs

số lượng người đọc

  • Đánh giá xếp hạng tổng thể
  • Chất lượng bài viết
  • Cập nhật độ ổn định
  • Phát triển câu chuyện
  • Thiết kế nhân vật
  • Bối cảnh thế giới
Các đánh giá
đã thích
Mới nhất

HỖ TRỢ