webnovel

Grey to Red : 16 Millions Colors

Tác giả: Kyzera
Khoa học viễn tưởng
Đang thực hiện · 23.1K Lượt xem
  • 20 ch
    Nội dung
  • số lượng người đọc
  • NO.200+
    HỖ TRỢ
Tóm tắt

Exgalya, Tahun 2306. Ard memulai masa SMA, sebagai bentuk kepribadian yang baru. Julukan "Setan", "Eksistensi Gagal", "Bencana" ketika SMP, ia tinggalkan sekuat tenaga. Seusai mendapati janji dari Rita, Ard berusaha untuk menjadi manusia yang dapat dipercaya dan diandalkan. Di SMA Hylze, Ard menemukan berbagai warna di kelasnya. Mulai dari Willy siswa hiperaktif yang bejat, Hiruma siswa jenius yang berperilaku dingin, Xion siswa berwajah sangar yang hobi membawa barbel, Gant siswa berparas pangeran, dan kawanan lainnya.

Chapter 1Warna Liar

Exgalya, Bagian Alya. Januari, Tanggal 1, Tahun 2306, Pukul delapan pagi, Hari Senin.

[Pastikan, untuk selalu menjadi anak baik, ya!]

Suara dalam kepala Ard, membuatnya terbangun dari tidur.

Sembari melawan rasa kantuk, Ard mengangkat tubuhnya secara perlahan.

"Nasihat keberapa ini? Sudah di dalam tanah sekalipun, kau benar-benar cerewet hingga mampu menembus dimensi yang berbeda," gumam Ard sembari tersenyum tipis.

Ketika Ard masih dalam posisi duduk, pintu dibuka oleh sang ibu. Seketika pula, Ard menoleh dan mereka terkejut satu sama lain.

"Astaga! Kau akhirnya bangun! Kenapa kau sulit sekali untuk dibangunkan, Ard?! Lihat jam berapa, sekarang!" tegur ibu sembari bertolak pinggang dengan ekspresi cemberut.

"Jam berapa? Ini tentu masih pa--" bantah Ard sembari tersenyum tipis dan mengarahkan pandangan pada Jam Digital di rak sebelah kanan kasur.

Seketika, kalimat Ard terpotong karena terkejut hebat. Tanpa pikir panjang, Ard menembus jendela kamar dan lompat ke jalanan. Di saat bersamaan, pengendara motor yang sedang melaju, dikejutkan oleh perilaku Ard, hingga ia membanting kemudi dan tercebur ke sawah. Sembari berlari, Ard meminta maaf perihal kejadian tersebut.

Ketika melihat kejadian tersebut, sang ibu dilanda kepanikan dan bergegas ke depan rumah, untuk menolong sang pengemudi motor. Dengan pakaian yang masih mengenakan Celana Boxer dan Baju Kasual, Ard berlari sekencang mungkin menuju sekolah.

"Hei! Pakai celanamu!" tegur ibu muda sembari menutup mata anak laki-lakinya dengan tangan kanan.

Seusai ditegur, Ard langsung teringat dan segera mengenakan seragam SMA Hylze-nya, sembari berlari.

Ketika akan sampai di area sekolah, Ard langsung bersembunyi di balik pagar. Dikarenakan, Petugas Keamanan Sekolah sedang berjaga untuk menangani murid yang terlambat. Dengan bertindak nekat, Ard mencari jalan masuk ke dalam sekolah. Kala itu, Ard memasuki area dalam sekolah, lewat sisi pagar di sisi kanan. Pagar setinggi tiga meter tersebut, dijangkau oleh Ard dengan mudah dan ia pun langsung melompat ke area dalam sekolah.

Dengan segera, Ard melanjutkan langkahnya menuju Aula Sekolah, secara diam-diam. Ketika sampai, Upacara Penerimaan SMA Hylze telah dimulai sedari tadi.

"Ah, sial! Aku ingin bergabung! Tapi tak sopan jika aku sembarang masuk, maupun mengucapkan 'Permisi~'. Mereka akan mengecapku sebagai Anak Aneh!" keluh Ard dalam hati, sembari mengintip keadaan.

Ketika dilanda kebingungan, Ard terpikirkan suatu hal dalam situasi tersebut. Ketika upacara masih berlangsung, murid laki-laki yang duduk di barisan paling belakang, dikejutkan oleh suatu benda yang menggelinding ke tengah.

Seketika pula, benda tersebut meledakkan cahaya yang sangat silau, hingga membuat seisi aula terkejut dan panik.

"Chance!" seru Ard dalam hati sembari melompat ke dalam aula dan segera mengambil posisi duduk.

Seusai Flashbang yang meledak secara tiba-tiba, seisi aula bertanya-tanya perihal yang terjadi. Sedangkan para Guru dan Kepala Sekolah, berusaha menenangkan keadaan. Ard yang sudah mengambil posisi duduk, ikut bertingkah seperti korban yang terkena Flashbang. Sedangkan murid laki-laki yang duduk di sebelah kiri Ard, merasa heran dengan kehadirannya.

"Hmm? Apa?" tanya Ard dengan ekspresi polos.

"Eh? Ah, tidak. (Perasaanku saja, kah?)" balas murid laki-laki dengan canggung, sembari bertanya-tanya dalam hati.

Seusai situasi teratasi, Kepala Sekolah melanjutkan pidato hingga selesai. Ketika upacara selesai, para murid keluar dari aula sembari membicarakan kejadian sebelumnya. Sedangkan Ard, ia merasa lega karena berhasil menghadiri Upacara Penerimaan. Di kala para murid akan menuju kelas masing-masing, para kakak kelas berbondong-bondong menawarkan Klub Ekstrakulikuler mereka. Dengan seketika, keadaan di luar halaman menjadi sangat ramai.

Ketika keadaan tersebut berlangsung, Ard mendapati kebingungan dalam memilih Klub Ekstrakulikuler. Di saat bersamaan, leher Ard dijepit oleh lengan kiri seseorang secara tiba-tiba. Kemudian, Ard pun langsung menoleh dan mendapati gerombolan Klub Sepak Bola. Dengan perasaan canggung, Ard berusaha menolak tawaran Klub Sepak Bola tersebut, karena bukan minatnya.

Sembari tersenyum lebar, Kakak Kelas yang menjabat sebagai Ketua Klub, menanyakan klub yang diminati oleh Ard. Dengan ekspresi malu, Ard menjawab bahwa ia mencari Klub Hewan atau Klub Dunia Air. Seketika, kawanan Klub Sepak Bola tersebut terdiam kaku, sembari tersenyum canggung.

"Bagaimana ini, Ketua?! Aku menghargai minatnya, tapi aku tak ingin menghancurkan harapannya perihal klub yang tak ada di sekolah ini!" bisik anggota klub dengan potongan rambut cepak.

"Begitu pun denganku! Kurasa tak ada pilihan lain untuk memberitahu kenyataannya!" balas Ketua Klub.

Seusai berunding secara mendadak, Ketua Klub mempersiapkan diri dalam menyampaikan kenyataannya pada Ard. Sembari meminta maaf, Ketua Klub mengungkapkan bahwa klub yang dicari oleh Ard, tidaklah ada di SMA Hylze.

"Eh? Ah, begitu. Baiklah! Terima kasih!" ujar Ard sembari tersenyum lebar dan berpamitan.

"Ekspresinya begitu berat. Seolah dia tetap percaya bahwa klub itu ada di sini," gumam anggota Klub Sepak Bola berambut Spiky, sembari menahan isak tangis.

"Kurangi tontonan dramamu, Roy. Sebelum kusepak air matamu," tegur anggota Klub Sepak Bola berambut gondrong, sembari menatap sinis.

Seusai bertemu dengan Klub Sepak Bola, Ard masuk ke dalam gedung sekolah dan melihat daftar tawaran klub yang tertera dengan teliti. Meskipun sudah dicari, Ard tetap tak menemukan klub yang diminatinya. Seketika, Ard menghela nafas dan tersenyum tipis, sembari bertolak pinggang. Kala itu, Ard memutuskan untuk tidak mencari klub sementara waktu.

Dikarenakan situasi begitu ramai dan sesak, Ard memutuskan untuk pergi ke atap sekolah. Sesampainya di sana, Ard melihat seorang siswa yang berjongkok di balik pagar pembatas.

"A-B-B-A-B-C-B-A-A-D-- WUOOOGH! B-C-D-A-A-B-D-D," ujar siswa dengan Headphone merah yang melingkar di lehernya.

Dengan rasa penasaran, Ard menghampirinya dan melihat siswa tersebut yang sedang menggunakan teropong, sembari menyebutkan alfabet aneh. Dikala siswa tersebut masih menyebutkan alfabet, Ard menyanggah bahwa ia melihat alfabet "E". Seketika, ia terkejut dan menanyakan keberadaannya. Seusai tersadar, dia menjauhkan teropong dari matanya dan melihat Ard.

Seketika pula, siswa tersebut terkejut hebat karena kegiatan bejatnya ketahuan orang. Dengan perasaan panik, ia menuturkan pamit pada Ard.

"Ah! Lihat! Itu 'G'!" ujar Ard dengan antusias.

Seketika, langkah siswa tersebut terhenti dan berjalan cepat ke arah Ard dan menanyakan keberadaannya. Dengan tingkah laku bersahabat, Ard merangkul dengan tangan kiri dan membagi pandangan teropongnya.

"Luar biasa. Itu bibit unggul!" ungkap siswa tersebut sembari memandangi siswi yang dituju.

"Jika bibitnya seperti ini, aku penasaran dengan ibunya," ungkap Ard sembari ikut memandangi siswi yang dituju.

"Dekati anaknya, ambil ibunya. Bukankah itu lebih baik?!" bantah siswa tersebut dengan kesal.

"Dasar bodoh! Ambil dua-duanya, maka hidupmu terjamin!" balas Ard dengan kesal.

Ketika larut dalam perbincangan bejat, siswa tersebut teringat suatu hal dengan menanyakan nama. Sembari tersenyum lebar, Ard memperkenalkan diri padanya dan berbalik menanyakan diri siswa tersebut. Dengan respon serupa, ia mengungkapkan bahwa namanya adalah Willy.

Kala itu, Ard dan Willy memulai ikatan persahabatan di SMA Hylze. Dengan perasaan lega, Willy mengungkapkan bahwa ia tak menyangka, karena dapat menemukan teman pertama yang selaras dengannya. Seketika, Ard tertawa lepas karena merasakan hal serupa. Sembari saling merangkul dan tersenyum sinis, Willy menanyakan aktris favorit Ard.

"Tentu saja, Nona Uehara Ai. Medium is Premium," ungkap Ard dengan perasaan bangga.

"Kasta-mu boleh dibicarakan juga sialan. Nona Yuzu Sakurai. Bentuknya seperti angsa! Menawan dan proporsional! Terlebih visualnya yang natural!" ungkap Willy dengan penuh percaya diri.

Seusai mengetahuinya, Ard menepuk pundak kanan Willy dengan tangan kiri dan meminta perbincangan bisnis. Dengan perasaan senang tak terbendung, Willy menerima permintaan Ard. Namun, bel sekolah berbunyi terlebih dulu, hingga membuat transaksi mereka ditunda.

Bạn cũng có thể thích

T (pahlawan sinar keabadian)

Sorangan ilmuan yang tanpa sengaja terkena efek radiasi langka dalam penelitian energi terbarukan Sinar Keabadian. dan mengubahnya menjadi seorang pahlawan di kota Nova. Namanya Dr Ethan Mitchell, pemilik kekuatan super sinar keabadian yang didapatnya dalam ledakan kecil yang mengandung partikel langka di laboratorium penelitian Pusat Riset Energi Quantum (PREQ). Berikut beberapa nama teman teman Ethan dalam novel ini yang berhubungan dengan penelitian di PREQ: 1. Dr. Ethan Mitchell, seorang ilmuwan brilian, sedang melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan sumber energi baru yang ramah lingkungan di laboratoriumnya di Pusat Riset Energi Quantum (PREQ). Ia berharap penemuan ini akan membawa perubahan positif bagi dunia. 2. Dr. Ava Reynolds, rekan sejawat Ethan di PREQ, adalah seorang ahli fisika teori yang brilian. Dia adalah sosok yang bijaksana dan memiliki wawasan yang mendalam dalam teori energi. 3. Lucas Montgomery, seorang teknisi muda yang bekerja di laboratorium PREQ, adalah rekan sekerja Ethan yang penuh semangat. Dia memiliki keahlian teknis yang luar biasa dan sering membantu Ethan dalam percobaan dan penelitian. 4. Dr. Sofia Rodriguez, seorang ilmuwan muda yang baru bergabung dengan PREQ, memiliki keahlian dalam ilmu kimia dan biokimia. Dia membawa perspektif baru dalam penelitian Ethan, dengan fokus pada aplikasi energi keabadian pada sektor medis. 5. Professor William Evans, mentor dan pengawas Ethan, adalah seorang ilmuwan terkenal yang telah lama berdedikasi pada penelitian energi alternatif. Ia adalah sosok yang bijaksana dan berpengalaman yang memberikan panduan berharga kepada Ethan dalam perjalanan penelitiannya. Mereka akan berperan penting dalam membantu dan memberikan dukungan kepada Ethan dalam melawan organisasi kriminal Matahari Hitam yang disertai dengan adanya percintaan dalam petualangannya sebagai pahlawan Kota Nova City dan penelitiannya tentang Energi terbarukan Sinar Keabadian. Mereka akan membentuk tim yang solid dalam menjalankan percobaan dan menghadapi tantangan yang akan datang untuk memberantas kejahatan di Kota Nova City Melawan anggota kriminal Matahari Hitam.

Abik_Madin · Khoa học viễn tưởng
Không đủ số lượng người đọc
17 Chs

Kisah 12 Dewa

Kisah 12 Makhluk yang berdiri diatas puncak kekuasaan. Makhluk-makhluk yang naik ke tempat paling tinggi diseluruh Dimensi. Dengan kecedasan, kelicikan, kekuatan daya tarik dan ambisi. Awal mula terciptanya 7 makhluk Ilahi. Seorang pemuda yang menaklukan jagat raya dibawa kekuasaanya. Sang Penguasa yang ditunjuk Tuhan untuk memimpin jalan para Dewa dan Seluruh makhluk kepada kebenaran yang sejati. Kuasa yang memerintah Jagat raya dengan berbagai mancam makhluk. Dia memiliki seorang Puteri yang sangat sakti mandraguna juga cantik tidak bandingan di seluruh jagat. Dia Sang Maharaja Semesta pertama mengelilingi Semesta untuk menyatukan seluruh Alam dibawah kepemimpinanya. Dia menggunakan armada perang untuk menjelajah dari satu planet ke planet yang lain. 12 Dewa yang tidak mau tunduk kepada Adipati raksa mereka mulai menghimpun kekuatan dan berperang melawan Adipati raksa. Begitu juga para Pemimpin dari setiap Planet yang ditaklukan mulai memberontak. Menceritakan perjalanan Wijaya kusumah setelah mendapatkan gelar Sang Hyang baru kelana yang menguasai takdir dua Dunia. Dunia manusia dan Dunia binatang Ilahi. Bersama 12 Makhluk lainnya. Mereka dipuja seperti Dewa setelah berperangelawan Adipati raksa yang menjadi penguasa tirani setelah berkuasa sangat lama di Lima Alam semesta. Shinta Shiro yuma sang Dewi ular perempuan paling cantik di seluruh Alam semesta yang membuat tiga Dewa berperang untuk memperebutkannya. Mereka adalah Kenji Akirayama Sang penguasa surgawi tak tertandingi, Aji saka Dewa Naga pertama di galaxi bimasakti, dan Shinjiro kenji kira Sang Dewa kematian. Shinta memilih Raja Iblis Sebagai pendamping hidup menjadikan dia musuh empat ras manusia, Naga, Dewa dan Iblis itu sendiri. Kisah Sang Malapetaka yang terbebas dari segel dua Kaisar Naga Illahi dari ujung tergelap Alam semesta. Dia datang untuk menghancurkan Kerajaan Naga Ilahi tetapi Kerajaan telah hancur. Yang Saat ini berdiri adalah Kerajaan Lubang Dunia orion. Yang berdiiri di puncak kekuasaan. Kerajaan terbesar diAlam semesta akhirnya hancur akibat perang yang diprakarsai 12 makhluk yang menjadi 12 Dewa tertinggi. Kedua belas makhluk tersebut adalah Shinta shiro yuma Sang Dewi ular, Sang prawersari ratna dyah intan. Wijaya kusumah Dewa garuda sakti, Sang Hyang baru kelana, Kenji akirayama penguasa surgawi, Sang hyang nur cahya nirwana. Kenji kira Dewa kiamat, Sang Hyang Kala. Aji saka Dewa Naga, Sang Hyang Naga niskala. Kotaro sun Dewa matahari Sang Hyang Cahya niskala. Sun Fuji yuma Dewa angin Sang Hyang bayu kelana, Kaguya yuki murayama Dewi bumi Prameswari Dyah Purwa pratiwi. Yuki fujita Dewi kematian Praweswari Dyah Kala, Kenji thian Akirayama Dewa langit Sang Hyang Nur Niskala, dan Fujita yuki Dewi langit Praweswari Dyah ratna wulansari Perang Besar pertama yang tercatat di Alam semesta terjadi.

MuhammadFauziInsan · Khoa học viễn tưởng
Không đủ số lượng người đọc
60 Chs

số lượng người đọc

  • Đánh giá xếp hạng tổng thể
  • Chất lượng bài viết
  • Cập nhật độ ổn định
  • Phát triển câu chuyện
  • Thiết kế nhân vật
  • Bối cảnh thế giới
Các đánh giá
Ôi! Bạn sẽ là người đánh giá đầu tiên nếu bạn để lại đánh giá của bạn ngay bây giờ!

HỖ TRỢ