webnovel

First Snow & Summer

Author: haru2403
ชีวิตในเมือง
Ongoing · 20.2K Views
  • 43 Chs
    Content
  • ratings
  • NO.200+
    SUPPORT
Synopsis

Reina yang merupakan salah satu editor muda di majalah fashion terkenal di Jakarta memilih pindah ke Korea setelah putus dengan pacarnya. akankah Reina dapat melupakan mantan kekasihnya dan bagaimana dia memulai hidupnya yang baru sebagai editor majalah fashion di Korea? di saat Reina sedang bimbang menghadapi kisah asmaranya yang kalut, muncullah orang baru dalam hidupnya. siapakah dia? mampukah Reina melupakan mantan kekasihnya dan membuka pintu hatinya? berikut perjalanan cinta Reina saat menemukan cinta sejatinya yang terasa bagaikan salju pertama dan serta perasaanya yang mulai bisa move on dan terus mengejar impiannya seperti musim panas di Korea.

Chapter 10. Prolog

Sebuah Alasan

Suara gemuruh itu hanya terdengar pelan di pikiranku

Semua terasa hanya titik-titik bayangan dalam pandanganku

Hampa, Kosong dan hanya sakit yang terasa dalam hati

Apakah ini benar terjadi?

Pertanyaan yang muncul dari hatiku yang terus-menerus menggema dalam pikiranku

Hela napas yang berulang kali dan menuntunku untuk pergi

Apa salahku sebenarnya...

Mengapa harus ku dapatkan luka yang tak pernah aku pikirkan sebelumnya

Mengapa harus kurasakan sebuah kesedihan yang membuatku tak sanggup tuk menerimanya

Benarkah ini terjadi?

Sekali lagi pikiranku berkata dengan pasti bahwa aku harus pergi

Aku mencoba untuk menolak kenyataan

Saat semua kenanganmu menjadi luka yang menggores hatiku

Di saat kenangan kita kau tukar dengan kata mendua

Aku tak mengerti...

Aku semakin tak mengenalmu..

Kamu yang dulu ada dalam hidupku

Dan menumbuhkan sebuah cinta yang bersemi di hatiku

Menghilang dan meninggalkanku dengan sebuah luka yang dalam

Apakah kamu tahu?

Kamu telah membuat semua harapan dan kepercayaan itu hancur

Kamu yang telah berpaling dan berlari jauh dari hidupku

Mengapa kamu lakukan ini padaku?

Mengapa kamu berikan harapan palsu

Di saat aku ingin berlalu menjauh darimu

Kau mengejarku tuk kembali

Buat apa?

Pertanyaan baru muncul dalam pikiranku...

Apa alasanmu berhak untuk kembali

Aku tak tahu isi hatimu..

Aku tak tahu apa yang ada di pikiranmu

Namun aku hanya tahu satu

Aku tak ingin kembali

Bersama luka itu, bersama kamu dan kenanganku

❄❄❄

Jakarta, Maret 2019

Suasana bandara Seotta sore itu cukup ramai dipadati penumpang. Tampak seorang perempuan cantik, tinggi dan memakai kaca mata hitam dengan memakai tas selempangan hitam seorang diri sedang berjalan sambil menenteng sebuah koper ditambah sebuah tas berwarna biru gelap di atasnya menuju bagian keberangkatan internasional.

Dia pun mengambil sebuah trolley dan memindahkan barang-barangnya di atas trolley seorang diri. Lalu kembali berjalan menuju tempat check-in bandara.

Ya, namanya Reina. Usianya dua puluh enam tahun. Dia merupakan seorang keturunan Korea Indonesia yang berasal dari Seattle dan telah tinggal di Jakarta selama tujuh tahun. Mamanya yang berasal dari Jakarta, sedangkan Papanya adalah orang Korea yang tinggal di Amerika. Hari ini dia akan pindah dan menetap di Korea seorang diri. Karena kedua orang tuanya kembali tinggal di Seattle.

Dia pun mampir ke sebuah restoran cepat saji di dalam bandara untuk membeli makanan. Reina yang tinggal sendiri tak sempat membeli makan siang karena dia harus melalui beberapa jam dengan kemacetan kota Jakarta untuk menuju bandara. Dia juga tak ingin ketinggalan pesawat lantaran tak berangkat ontime.

Sebuah perjalanan yang akan panjang dan melelahkan. Namun dia masih tersenyum dan berterima kasih ketika petugas salah satu makanan cepat saji tersebut memberikan makanan yang dia pesan. Setelah membeli makanan, Reina kemudian berjalan menuju pintu check in bandara dengan trolley yang dibawanya.

Namun langkahnya pun terhenti ketika ada seseorang memanggilnya dari kejauhan.

"Reina! Tunggu Rei..!!! Ucap seseorang dari belakang berjalan dan memanggil nama Reina dari kejauhan.

Reina pun segera memberhentikan trolley yang dia bawa dan mencari asal suara yang memanggilnya barusan. Dia pun menoleh ke arah kanan dan kiri, namun belum tampak seseorang yang memanggilnya tadi.

Kebetulan sore itu merupakan hari weekend sehingga semua penumpang ramai memadati bandara untuk berpergian menghabiskan hari libur bersama keluarga atau banyak juga yang liburan baik di dalam maupun luar negeri. Mereka pun kebanyakan pergi bersama-sama dan jarang sekali yang melakukan solo travelling seperti dirinya.

Karena suasana Bandara Seotta sore itu terlihat makin ramai, Reina yang membawa trolley kopernya menghentikan langkah sejenak dan berusaha mencari kembali dimana sumber suara berasal. Terlihat seseorang yang familiar berlari menghampiri Reina dengan nafas terengah-engah karena berlarian.

"Reinaaaa! Tunggu.." Panggil lelaki tersebut dengan suaranya yang lantang.

Teriakan kedua kali dari lelaki itu yang semakin jelas membuat Reina tahu siapa yang memanggilnya. Reina masih diam dan tak ingin menjawabnya. Ada rasa enggan dalam hatinya dan dia ingin segera check-in dan boarding. Pikirannya dia ingin berhenti berjalan, namun dalam hatinya berkata dia harus kembali berjalan dan menghindari lelaki ini.

Reina pun memutuskan untuk melanjutkan perjalanannya untuk check in pesawat. Namun lelaki yang memanggil Reina kini sudah ada dan datang di depan mata dan berusaha menghentikannya untuk pergi.

"Rei..Bisakah kamu tak pergi..." ucap lelaki itu kembali sembari menatap mata Reina.

Reina diam seribu bahasa dan mengacuhkan lelaki tersebut dan bersiap kembali untuk pergi dan melanjutkan perjalanannya.

"Rei... please tunggu..! Please katakan sesuatu, Rei. Jangan diem aja.. Reinaa.. please tolong dengerin aku..." panggil pelan dan kali ini sembari memegangi lengan kanan Reina.

Mau nggak mau akhirnya Reina pun berhenti dan berbicara padanya.

"Kamu mau apalagi Reno...?" ucap Reina kesal dan akhirnya Reina membalikkan badan dan mengenali yang memanggilnya adalah mantan kekasihnya, Reno.

"Please...aku bisa jelasin semuanya Rei....ini semua adalah salah paham… maafkan aku Rei. ..tapi please aku mohon kamu dengerin aku dulu...." balas Reno perlahan.

"Kamu mau minta maaf apalagi? Semua sudah jelas. Apa yang ku lihat dan apa yang aku dengar semuanya sama. Kamu sudah tidak bisa mengelak lagi, Ren. Dan kamu tahu kan, hubungan kita sudah berakhir. Kamu sendiri yang memutuskan aku.." Balas Reina dengan nada kecewa.

Rei..aku minta maaf atas semua yang aku lakuin...aku memutuskanmu saat itu karena aku terpaksa melakukannya. Tapi ternyata aku nggak bisa lupain kamu, Rei.. Please maafin aku yaa." Ucap Reno yang kali ini meminta maaf pada Reina dengan tulus.

"Kamu mau minta maaf apa lagi, Ren. Semua sudah cukup jelas. Aku pikir mungkin karena aku yang tidak bisa memberikan waktu banyak untukmu. Aku pikir karena aku kurang perhatian dan terlalu sibuk bekerja. Tapi ternyata.. kamu telah mengkhianatiku." Ucap Reina yang tak kuasa mengeluarkan isi dalam hatinya.

"Maafkan aku, Rei.. aku sangat bersalah padamu.." ucap Reno yang kini tak bisa memberikan banyak alasan.

"Minta maaf karena sudah menghancurkan hubungan kita yang kita bangun dari bangku SMA? Minta maaf karena mau nikah atau udah tunangan sama orang lain? Minta maaf karena sudah selingkuh di belakangku? Sudah cukup Reno..aku sudah tahu semuanya..apa yang ingin kamu jelasin.. maaf, tapi aku tak mau mendengarnya lagi." Ucap Reina yang terlihat kesal melihat Reno tak bisa berkata apa-apa untuk membela dirinya.

Reno terlihat kaget mendengar kata-kata Reina. Bagaimana Reina bisa tahu kabar pertunangan dan rencana pernikahannya. Bagaimana Reina tahu itu semua. Tapi Reno tak gampang menyerah, dia pun berusaha mencoba untuk menjelaskan dari sisinya. Dan berharap Reina mau mendengarkan dan percaya padanya walau hanya satu kata.

"Aku menyesal, Rei... tolong maafkan aku.. maaf sudah menghancurkan hubungan kita. Maaf karena aku telah menyakitimu. Aku dijodohkan oleh orang tuaku dengan wanita lain. Tapi jika kamu mau maafin aku, aku akan membatalkan pernikahanku. " Balas Reno yang sekali lagi membuat Reina semakin marah.

"Apa maksudmu Reno.. aku sudah nggak bisa ngertiin kamu lagi. Apa yang sebenarnya kamu pikirkan? Bagaimana kamu bisa bilang akan membatalkan pernikahan jika aku menerima kamu lagi. Kita sudah jalan masing-masing. Dan tak ada jalan untuk kita kembali bersama." Ucap Reina mencoba mengingatkan Reno bahwa dia sudah tak bisa menerima cinta Reno.

"Aku masih sayang kamu Rei.. aku tak ingin kamu pergi meninggalkanku.." ucap Reno sembari berusaha menahan Reina pergi.

Dan tiba-tiba tangan kanan Reina memukul pelan pundak Reno.

"Buat apa kamu mengatakan semua ini Reno. Semua sudah terlambat. Kita sudah tak bisa bersama. Kamu jahat, Reno...!" Reina menghela nafas panjang.

"Tolong maafkan aku Reina, aku sangat mencintaimu.. please jangan pergi!" Pinta Reno pelan berharap Reina tak pergi meninggalkannya.

"dung... dung...dung...dung Pesawat KTXXXX dengan nomor penerbangan KTxxxxx tujuan Seoul telah memasuki area keberangkatan. Diharap penumpang dapat segera check in." Terdengar suara petugas sedang menginformasikan keberangkatan pesawat yang akan ditumpangi Reina.

Reina pun memandangi jam tangan di pergelangan tangan kirinya. Sudah saatnya dia harus segera check in pesawat. Dia pun bersiap mendorong trolley yang dia bawa.

"Maaf Reno... aku harus pergi. Kita tak mungkin kembali bersama. Mungkin ini adalah takdir kita. Selamat atas pernikahanmu. Aku harap kamu selalu bahagia." Ucap Reina yang segera pergi meninggalkan Reno.

Reina pun mencoba melanjutkan perjalanannya dengann memutar trolley koper menuju tempat check in pesawat.

"Rei.. kapan kamu akan kembali?" tanya Reno yang melihat Reina berlalu meninggalkannya.

"Aku tak tahu..aku mungkin tak akan kembali...selamat tinggal Reno. Semoga kamu bahagia." ucap Reina yang kembali bergegas meninggalkan Reno dan segera check in.

Reno pun telah jauh dan telah tak terlihat. Saat Reina check-in dan menuju gate untuk boarding. Reina pun tak kuasa menahan air mata yang jatuh menetes di pipinya. Perpisahan sesungguhnya adalah ketika kamu sudah tak bisa lagi melihatnya. Dan itu mungkin kini yang dia alami.

Sebuah perpisahan yang terasa menyakitkan. Sebenarnya tak ada lagi yang membuatnya ingin kembali. Mau apalagi dia di Jakarta. Semua keluarganya telah pindah ke Seattle sejak tahun lalu.

Meskipun setahun belakangan dia masih menetap di Jakarta itu pun karena kerjaannya sebagai salah satu editor Majalah Fashion Internasional yang memiliki salah satu cabang di Jakarta, LOOK.

Dan entah kenapa Reno tiba-tiba memutuskannya dengan mendadak dan setelah dia mendengar kabar perselingkuhan Reno dari rekan kerjanya di kantor, sudah tak ada lagi alasan untuk menahannya untuk tetap tinggal di kota Metropolitan ini.

Air mata dan kesedihan telah membuatnya berhenti untuk terlalu berharap banyak pada seseorang yang telah bersamanya selama hampir enam tahun. Apalagi tiba-tiba dia mendapat tawaran untuk mengisi bagian editor untuk bagian kota Seoul. Lebih baik dia segera pergi untuk menenangkan diri dan melupakan semua kenangan yang dia bangun bersama Reno.

Perpisahan itu memang sangat berat. Namun dia juga tahu, semua ini mungkin jalan terbaik. Daripada setiap hari dia akan berpikir mengapa mantan kekasihnya itu pergi dan berpaling.

Hanya akan membuat luka dalam hatinya. Dan lebih baik dia pergi dan menjauh. Jauh dari semua hal yang menyakitinya. Dan jauh dari Reno.

❄❄❄

Setelah melewati pemeriksaan bagasi dan check in, sore itu akhirnya Reina terbang meninggalkan Indonesia.

Negara yang dicintainya, negara penuh kenangan bersama para sahabatnya dan negara dimana dia menghabiskan masa SMA.

Dan sekarang dia harus memulai hari-harinya yang baru, di sebuah Kota yang terasa familiar namun belum dia tinggali untuk waktu yang lama, Kota Seoul.

Meskipun dia pernah tinggal disana selama seminggu, tapi itu akan terasa berbeda. Dia akan tinggal lebih lama dan Reina sendiri tak tahu akan berapa lama dia tinggal di Seoul.

Setelah melakukan perjalanan kurang lebih tujuh jam, akhirnya Reina sampai di Bandara Incheon. Reina sampai sekitar pukul lima pagi.

Saat itu Bandara Incheon terlihat sepi. Sudah tidak banyak penerbangan yang ada di list kedatangan. Para penumpang pun tak sebanyak di jam-jam beraktivitas.

Rasa jetlag dan kelelahan mulai menghinggapi Reina. Tak mau berlama-lama di bandara, setelah pengecheckan imigrasi dan pengambilan bagasi, dia pun segera memesan taksi dan menuju apartement yang telah dibeli keluarganya sebulan yang lalu saat dia masih ada di Jakarta.

Setelah tiga puluh menit perjalanan akhirnya dia sampai di sebuah apartement yang tak jauh dari Gangnam. Rasa kelelahan perjalanan jauh baru dia rasakan.

Meskipun dia sudah sering bolak-balik Jakarta-Seattle untuk menemui keluarganya, rasa lelah kali ini terasa berbeda. Mungkin karena lelah fisik dan lelah pikiran.

Meskipun dia mulai lapar, Reina tak ingin memesan makanan atau keluar dari apartement untuk membeli makanan, dia tak ingin beranjak dari tempat tidurnya. rasanya pagi itu dia hanya ingin rebahan di kamar apartement.

Setelah sampai di apartement yang terletak di salah satu kawasan elite Seoul, apartement keluarganya. Reina pun langsung menuju kamar apartement dan memindahkan koper dan barang-barang yang dia bawa.

Entah mengapa, sesampainya di apartemen dia langsung duduk di sebuah sofa yang ada di ruang tamu.

Tak terasa air mata menetes dan jatuh membasahi pipinya. Setelah sekian lama, dia berusaha tegar menghadapi semua permasalahan yang terjadi dalam hidupnya, kini rasanya semua tumpah ruah menjadi air mata yang tak bisa dia bendung lagi.

Kisah perjalanan cintanya selama enam tahun kandas, dan tersisa hanyalah sebuah kesedihan dan penyesalan.

Yang lebih menyakitkan mungkin saat Reno datang dan menghampirinya. Meskipun Reno berusaha menjelaskan apa yang terjadi, namun tak membuatnya merubah keputusannya untuk berpisah dengan Reno. Reina sudah cukup lelah untuk menahan semua kekesalan dan kecewaannya selama ini.

Seperti sebuah luka yang dia berusaha obati namun tiba-tiba luka itu terkoyak kembali. Pikirannya melayang kembali teringat saat dia mulai mengenai Reno enam tahun yang lalu.

❄❄❄

You May Also Like

Sang Seniman Bela Diri yang Beralih Menjadi Konglomerat Film

[Industri Hiburan + Wanita Utama yang Kuat + Cerita Menarik + Identitas Tersembunyi] Pemimpin Muda Sekte Tang, Tang Shu, yang mahir dalam Teknik Racun dan Senjata Tersembunyi, telah tertransmigrasi dan menjadi pendatang baru tingkat 18, debut sebagai aktris pendukung. Setelah acara variety show disiarkan: Haters: "Aku sebenarnya menganggap Tang Shu itu cukup menggemaskan. Ada yang salah dengan aku?" Ketika Lembaga Penelitian Teknik Mesin Nasional mengumumkan: Miss Tang adalah konsultan penelitian kunci yang kami tunjuk. Haters: "Apa????" Ketika seorang ahli pengobatan Tiongkok yang berwibawa mengungkapkan selama wawancara: Pengembangan jenis obat baru sangat berhutang pada Tang Shu. Haters: "Bukankah ini terlalu kebetulan?" Ketika Departemen Restorasi Porselen dengan terang-terangan menyatakan: Tidak ada yang melebihi Tang Shu dalam bidang restorasi porselen dan kaligrafi serta lukisan. Haters: "Apakah lotus putih ini menjadi sedikit terlalu memabukkan?" Ketika seorang big V Weibo dengan jutaan penggemar tanpa sengaja menunjukkan wajahnya selama siaran langsung... Para haters semua menyatakan bahwa pikiran mereka terpukau! *** Jing Yu, anak kesayangan surga, selalu mempunyai cengkeraman besi dan karir yang sukses sampai— dia bertemu dengan Tang Shu. Di dalam bioskop, setelah menonton empat atau lima film berturut-turut, dia menyadari orang yang duduk di sebelahnya tidak berubah, menikmati popcorn dengan sangat lahap. Tenggorokan Jing Yu bergerak sedikit; wanita ini sedang merayunya. Berhadapan di sebuah kedai kopi, dia secara acak mengeluarkan sedotan dua sisi dan meletakkannya di cangkirnya. Mata Jing Yu merah; wanita ini pasti sedang merayunya!

Rain Chen Zhenzhen · ชีวิตในเมือง
Not enough ratings
536 Chs

Pulangnya Sang Pewaris yang Terbuang dengan Gaya

Begitu dia membuka matanya, Bai Lian mendapati dirinya berada dalam tubuh seorang gadis muda yang terkenal dan manja. Dia mendengar ayahnya adalah bintang baru dan sedang naik daun di Beicheng, mandiri dengan reputasi yang luas; Kakak tirinya yang lebih tua adalah seorang jenius yang telah menduduki puncak ujian kota dan pergi ke Universitas Jiangjing; Adik tiri perempuannya dari kelas internasional yang bersebelahan adalah kecantikan sekolah yang berbakat banyak, lembut dan sopan; Tunangannya adalah bintang emas di bidang keuangan, idola akademis di sekolah yang bahkan tidak pernah melihatnya dengan benar… Dan dia hanya orang biasa tanpa ciri khas dengan kecerdasan rendah, orang biasa, diusir dari rumah sejak awal. Bai Lian: Baiklah, maka dia hanya harus belajar keras dan berusaha menjadi orang biasa~ Semua orang (dengan wajah tersenyum misterius): ...kamu yakin tentang itu?? Gadis muda yang dikirim ke Xiangcheng tanpa latar belakang, tidak tahu apa-apa, semua orang bisa menginjaknya... tetapi mereka tidak bisa menggerakkannya??? [Protagonis wanita yang unik memukau, malas dan manja yang menghancurkan siapa pun yang melawannya vs. protagonis pria yang mulia, keren, dan mendominasi dengan IQ yang mengalahkan semua orang yang ada] PS: Baik pemeran utama pria maupun wanita sangat menawan. Cerita ini sepenuhnya tentang kepuasan membaca tanpa banyak logika, jadi tolong jangan terlalu mendalam ke dalam logika, terima kasih. Pesan: Cintai belajar, jadilah orang baik.

Road of Flowers · ชีวิตในเมือง
Not enough ratings
547 Chs

Kelahiran Kembali di Tahun 80an: Istri Sarjana yang Imut

Tertipu untuk menikah, dieksploitasi seumur hidup sebagai pengasuh tanpa bayaran, dan akhirnya dipukuli hingga mati oleh ibu angkatnya di depan tempat tidur ayah angkatnya yang sedang sakit, kehidupan menyedihkan Shen Mianmian berakhir. Ketika dia membuka matanya lagi, dia menemukan dirinya kembali pada usia lima belas tahun. Shen Mianmian berjanji untuk melarikan diri dari takdir masa lalunya, menghukum sepupu dan ibu angkat yang jahat, namun secara tidak sengaja bersinar terlalu terang dalam prosesnya. Siswa yang sebelumnya berada di urutan ketiga dari belakang di sekolah tiba-tiba naik ke puncak, menjadi kandidat yang diperebutkan oleh perguruan tinggi bergengsi, menyebabkan sensasi di antara semua guru dan murid... Sementara yang lain sibuk belajar, Shen Mianmian sibuk memulai bisnis kecil untuk menghasilkan uang... Sementara yang lain mempersiapkan ujian masuk perguruan tinggi, Shen Mianmian membeli dua bangunan berhantu yang paling terkenal di Beijing sekaligus... menjadi keanehan di mata semua orang, mereka mengejeknya bahwa walaupun dia punya keberuntungan untuk membelinya, dia mungkin tidak punya nyawa untuk tinggal di dalamnya. Sementara yang lain lulus dan sibuk mencari pekerjaan, properti berhantu yang dibeli Shen Mianmian diambil oleh pemerintah, membuatnya mendapatkan sejumlah besar kompensasi penggusuran. Orang-orang yang dulu mengejeknya tidak bisa tidak menampar diri mereka sendiri dua kali... bertanya-tanya di mana-mana apakah ada rumah berhantu yang dijual. Shen Mianmian, yang awalnya butuh meminjam uang untuk biaya kuliah, menggunakan dana penggusuran dan memanfaatkan keuntungan kelahiran kembali untuk membeli sebidang tanah yang cocok dan membangun gedung sewaan, bertransformasi menjadi pemilik tanah terkaya dan paling makmur di Beijing... Suatu hari, Shen Mianmian, yang membawa tas penuh kunci dan baru saja mengumpulkan sewa, ditarik pergi ke Kantor Urusan Sipil. "Shen Mianmian, sudah waktunya bagi kamu untuk membayar apa yang kamu hutangkan padaku."

Yin Family's Sixth Child · ชีวิตในเมือง
Not enough ratings
546 Chs

Be my kid's mommy! (Bahasa Indonesia)

DICARI!!! Seorang perempuan muda, usia tidak lebih dari 23 tahun, cantik, menarik, mulus, dan belum pernah menikah alias masih perawan untuk melahirkan minimal 3 anak. Akan dinikahkan dengan seorang billionair tua dan cacat. Kompensasi berupa uang 100 juta perbulan sampai melahirkan 3 anak. Dan kompensasi perceraian berupa uang 1 milyar, 2 apartemen mewah, dan 1 kendaraan mewah. Calista Ardiningrum menghela nafas panjang membaca sebuah postingan di akun IG maklampir, sebuah akun gosip yang memiliki jutaan follower dan beritanya selalu tajam aktual namun belum dipastikan kepercayaanya. Ribuan komentar beragam ada yang menertawakan, mengejek, mencemooh, bahkan ada yang menghina sampai ke urat. Calista adalah seorang mahasiwi jurusan keguruan sebuah universitas negeri ternama di Jakarta yang juga bekerja paruh waktu sebagai office girl di sebuah perusahaan multinasional ternama di ibukota demi membiayai kuliahnya sendiri. Dia juga anak rantauan dari kota gudeg yang ayahnya hanya seorang tukang becak dan ibunya penjual jamu gendong keliling. Calista anak pertama dari 2 bersaudara. Adik laki-lakinya masih menyandang status pelajar SMK yang setelah pulang sekolah menyambi jadi pengamen di sekitar stasiun Tugu ataupun sepanjang jalan Malioboro. Tapi, kenapa dia sampai begitu perhatian dengan postingan dari akun gosip tersebut? Karena tiba-tiba ibunya menelepon kalau ayahnya menjadi korban tabrak lari sebuah mobil yang tidak diketahui pemiliknya. Kini ayahnya masuk ICU dan harus membayar puluhan juta untuk biaya operasi. Calista tidak tahu harus meminjam kemana karena uang sebanyak itu tentu saja tidak akan mudah didapatkan dalam waktu singkat. Sedangkan, phak rumah sakit berkata semakin cepat uangnya tersedia maka operasi pun akan secepatnya dilakukan. Apakah Calista akan mengorbankan hidupnya demi menolong ayahnya? Temukan jawabannya di novel ini .... *** Terima kasih untuk semua readers yang bersedia meluangkan waktunya membaca novel kedua saya, yang kemungkinan besar akan hadir dalam versi bahasa Inggris juga. Author selalu setia menunggu komen, vote power stone, dan gift yang teman-teman berikan di setiap chapternya. Silahkan menikmati karyaku lainnya: 1. Cinta Tak Berbalas 2. Angel's Blue Eyes 3. Tetaplah Bersamaku! 4. My Lovely and Sassy Wife 5. Runaway Ex-Wife

Anee_ta · ชีวิตในเมือง
4.8
555 Chs

ratings

  • Overall Rate
  • Writing Quality
  • Updating Stability
  • Story Development
  • Character Design
  • world background
Reviews
WoW! You would be the first reviewer if you leave your reviews right now!

SUPPORT