webnovel

Gadis Pembunuh Tanpa Cinta Tanda Sejati

Author: KharaChikara
ชีวิตในเมือง
Ongoing · 21.6K Views
  • 26 Chs
    Content
  • ratings
  • NO.200+
    SUPPORT
Synopsis

Dia seorang pembunuh tetapi ketika menjadi Gadis biasa, dia dapat menarik perhatian banyak orang melalui penampilan dan sifat nya yang begitu lucu di mata Lelaki. Meskipun begitu, banyak Lelaki gagal mendekatinya sehingga mereka harus berusaha sekedar dekat dengan nya.

Chapter 1Chapter 1 The Silent

Korea November

Chapter 1 The Silent

: Gadis biasa sekaligus Gadis pembunuh

Silvax, nama dari pembunuh bayaran yang di sebut sebagai Silent. Pembunuh ini terkenal dalam berbagai pihak yang ingin menyewa nya karena dia bekerja sebagai pembunuh bayaran yang siap membunuh orang incaran Klien yang menyewa nya.

Dia tak hanya seorang penembak tapi juga seorang pembunuh dengan pisau tajam, dia selalu berganti-ganti Klien untuk mendapatkan sasaran ataupun imbalan yang berbeda, tentunya dengan jumlah yang berbeda juga.

Pembunuh bayaran ini terdengar epik di kalangan Klien yang belum tahu karena nama nya Silvax, tapi ketika mereka bertemu, mereka harus menutup mulut dengan gemetar tak percaya karena baru saja menyewa seorang gadis yang bahkan tingginya tak sampai bahu Klien.

Siapa lagi jika bukan gadis, gadis yang tinggi nya hanya sekitar 149 cm ini bisa dikatakan pembunuh bayaran.

Beberapa orang pastinya tidak tahu, Dia gadis tanpa cinta yang tumbuh dari sesuatu yang bisa di bilang tidak ber-manusiawi. Hidup sendirian hingga dia tumbuh menjadi seorang gadis yang hidup sendirian di Korea yang memiliki negara yang begitu luas dan ketat akan keamanan nya, meskipun begitu, pembunuh ini tidak di jatuhi ke kriminalitas, jika dia di tangkap membunuh, itu bukan salahnya melainkan Klien nya, karena pembunuh bayaran tidak dapat semua orang bisa melakukan nya dengan suara yang redup.

"Aku bergerak dalam bayangan ketika aku mulai menjadi Silent, tetapi banyak yang tidak mengetahui, bahwa aku juga gadis yang begitu biasa.

Aku hidup selama 17 tahun di saat bayi aku dibuang di jalanan, di jalanan yang begitu sepi dan menyeramkan untukku yang menangis dengan polos, karena aku tidak akan memberitahu siapa yang merawatku dan kenapa aku bisa hidup sampai sekarang. Padahal aku dibuang saat kecil. Sudah jelas orang tua asliku benar-benar tidak menginginkanku padahal mereka tidak tahu aku akan tumbuh menjadi gadis yang begitu diminati banyak orang."

Itu adalah pemikiran nya, belum di ketahui pada tanggal berapa dia lahir dan tidak tercantum nama identitas ketika Klien bertanya. Jika Klien bertanya hal hal seperti ini maka dia siap menjawab.

"Berapa umurmu? Apa kau benar-benar pembunuh bayaran?"

Sambil melemparkan tatapan tajam, dia hanya membalas. "Aku kemari untuk menerima tugas pembunuhan, bukan tugas menjawab pertanyaan yang bersangkutan soal hidup ku, jika tidak terima, batalkan saja."

Seorang gadis ini entah dalam apa dia mengajari atau diajari dalam hal membunuh, dia benar-benar keji melakukannya, sekarang lelaki maupun perempuan, tua maupun muda bahkan bayi sekalipun sudah dia kuasai atau dalam arti yang lain dia membunuhnya.

Dia sering dipanggil oleh Klien yang tidak tahu bahwa dia juga seorang gadis biasa di mata orang yang tidak tahu hal yang berkaitan dengan pembunuhan, di sisi lain dia hanyalah seorang gadis biasa yang begitu imut dengan sifat yang sangat egois, dia memiliki tatapan sombong tapi di depan pandangan laki-laki dia malah terlihat sangat imut dan menjadi idaman banyak lelaki yang suka cewek imut sepertinya. Satu hal lagi, dia dikenal sebagai Silent yang artinya diam.

Kata itu berarti dia adalah seorang yang bergerak dalam diam atau semisal jika dia membunuh seseorang dia tidak akan mengeluarkan suara sedikitpun ataupun mangsa yang dia lacak, mulai dari sniper, pisau, pistol dan yang lainnya dia bisa menggunakannya tanpa membuat korban bersuara satu kata pun.

Cara membunuhnya memang sangat sederhana tetapi dia juga sangat profesional dengan tangan kecil yang lentiknya, tangan kecil seperti milik gadis yang masih berusia 10 tahun.

Jika dia dilihat dari sisi yang begitu umum, kehidupannya biasa-biasa saja, dia menjadi seorang mahasiswi di salah satu kampus di Korea sana.

Dia bersekolah di kampus yang bernama SIU atau Seoul International University. Dia mengambil jurusan sastra, sastra yang bersisi soal penjelasan atau mempelajari puisi, prosa, cerita, novel, naskah, dan karya sastra lainnya dalam bahasa Korea tertentu.

Bagaimana bisa gadis itu bersekolah di kampus yang bisa di bilang internasional, itu sangat mahal, mau di tanya apa lagi, pembunuh bayaran selalu mendapatkan uang tinggi karena tugas mereka tak hanya membunuh, jika klien meminta 'pembunuhan ini harus bersih' maka Silvax juga harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk membungkus mayat korban dan membersihkan setiap detail darah nya.

Penjelasan nya simpel saja jika harus di buat sebuah cerita.

Satu hal lagi yang harus di pelajari dari kriminal muda ini. Dia pandai dalam hal melacak, dia pandai dalam diam, berjalan tanpa di ketahui banyak orang dan tidak terlihat mencurigakan, tentunya tubuh gadis itu tidak akan menimbulkan suatu kecurigaan jika dia tidak berjalan dalam bayangan.

Silvax bisa menjadi apa saja untuk membunuh seseorang, tapi satu hal yang tidak bisa dia lakukan dibandingkan rata-rata wanita di luar sana, yakni dia tak bisa merayu, dia juga tidak bisa menarik perhatian dan dia hanya memiliki sikap dingin, jika mendapatkan peran lain seperti mendekati korban, dia hanya akan menunggu korban lengah, tanpa darah pun dia bisa meracuninya.

Kenapa dia tidak mau melepas keperawanannya?

"Meskipun aku tak peduli dengan kondisi tubuh ku? sakit atau sehat, luka atau sembuh, dan senang maupun susah, aku tetap akan menghadiahkan keperawanan ku pada seseorang, seseorang yang layak di sebut pria dengan tanda cinta, bukan tanpa tanda cinta."

Kurang lebih pengakuan gadis itu seperti itu. Silvax yang lahir sendirian pastinya juga tinggal sendirian, dia tinggal di apartemen yang ia sebut sebagai rumah.

Makan makanan rumah buatan nya sendiri, menikmati waktu sendiri tanpa harus mendengarkan omelan ibu maupun ayah.

Meskipun dia tinggal sendiri, dia tak pernah membawa satu orang pun teman nya dari kampus untuk ke rumah nya.

Dia hanya menikmati waktu kosong nya sendiri. Ketika dalam jam bekerja, dia selalu pulang cepat untuk mengerjakan tugas dan selalu dijemput mobil klien yang berbeda.

Yah dia pulang berjalan kaki itu pasti mustahil karena Setelah dia selesai belajar dalam kampusnya, dia langsung disewa klien yang lain, klien yang selalu berbeda-beda bahkan jika ada klien yang dua kali atau lebih memesannya, Silvax akan selalu ada dan mengingat wajah orang itu.

"Ha.... Orang yang sama, orang yang begitu sama meminta sesuatu yang begitu serakah... Menurutku setiap orang itu harus nya meminta satu kali saja untuk membunuh orang dalam hidup nya," pikir Silvax tanpa bicara, dia terkadang berpikir begitu karena dia juga memiliki sebuah kekesalan tersendiri.

Entah dia terlalu menikmati pekerjaannya atau malah bosan dengan apa yang dilakukan karena saat ini wajahnya benar-benar begitu cuek dan sombong, seperti gadis yang ingin merendahkan sesuatu. Inilah dia Silvax, gadis yang tidak umum tapi dibilang sangat umum.

Kisah perjalanannya akan dimulai dalam bab pertama ini dan kisah cinta yang tanpa sejati akan dimulai terus-menerus ini adalah kisah nyata, jadi Jangan bosan dengan cerita ini dan dengarkanlah kisah milik seorang pembunuh ini yang saat ini di dunia nyata dia sedang dikurung dalam pengucapan narapidana.

Bisa di simpulkan Silvax saat ini sudah tercatat kriminalitas nya di seluruh dunia, tahun 2025, seorang profesional akan tiba, profesional dalam hal membunuh jitu.

Kasus kasus nya akan di lampirkan secara detail dan juga dengan judul yang sama, Silent. Di chapter satu ini judulnya Silent, karena dia belum mendapatkan kisah cinta nya pastinya.

Silvax memiliki ciri-ciri yang begitu unik. Jika dia sedang menjadi gadis biasa, dia akan berpenampilan memakai kemeja lengan panjang dan celana panjang nya, kemeja itu terbuka kancing nya dan dia memakai kaus di dalam nya.

Rambut nya terurai dan berwarna pirang yang selalu tumbuh menjadi hitam, sangat panjang hingga ke siku nya, meskipun terurai, rambut itu seperti rambut yang cantik dan seperti selalu ke salon, itu memang benar, selain mengisi kesibukan waktunya, dia juga ke salon dan duduk duduk saja sambil bermain ponsel.

Di kampus, dia juga di kenal sebagi sosok yang langka. Silvax sebagai penulis novel, dia menulis novel yang begitu banyak dan jauh menandingi semua bab yang ada, setiap genre dia jelas mempunyai nya, ketika dia masuk ke sekitar kampus orang orang akan langsung bicara.

"Silvax, tulis novel apa hari ini?"

"Bagaimana dengan novel ini, apakah sudah menerbitkan bab baru?"

"Buat novel baru lagi, novel mu begitu seru."

"Bisa ajari buat novel?"

Pertanyaan itu sudah sering ia dengar, tapi ia hanya membalas dengan senyum kecil dan mata sinis itu membalas dan terlihat berbagai pihak, dia gadis yang mudah di ajak bicara karena dia berhenti berjalan ketika ada yang berbicara dengan nya, dengan kata lain, dia gadis yang sopan meskipun wajah nya tidak memadai. Tapi memang nya itu benar? Secara umum Silvax memiliki banyak sikap yang dapat ia kendalikan sesuai lingkungan, karena itulah dia bisa membodohi orang-orang yang terjebak pada situasi profesional nya. Karena itulah dia di sebut sebagai kriminal profesional yang belum diketahui identitas nya.

Jika di kampus dia di kenal begitu, beda lagi jika dia menjadi The Silent yang sesungguhnya.

Ketika pulang sekolah, dia selalu masuk di mobil yang berbeda, kadang dia berjalan kaki pulang duluan. Dia akan memakai sesuatu pada perubahan tubuhnya, dia memakai masker hitam menutupi mulut dan hidung nya, itu adalah cara dia menyembunyikan wajahnya dari klien yang bisa saja nanti memburu wajahnya. Dia mengikat kuncir kuda pada rambutnya, itu juga terlihat cantik untuk nya dan juga menyiapkan senjata.

Jika klien bilang. "Aku ingin kau membunuh dengan pisau, lalu bersihkan mayat nya tanpa darah sekalipun tersisa," dia akan menyiapkan pisau nya.

Jika klien mengatakan yang lain nya. "Aku ingin kau membunuh nya saja, tembak dalam kemampuan mu itu, tak peduli di tempat umum atau di tempat sepi, bunuh saja."

Ada dua kalimat yang dapat di bedakan, bersihkan mayat atau biarkan mayat. Tapi di sisi itu, ada kalimat yang sama, mayat yang artinya menggambarkan 'bunuh'.

"Aku lebih suka membiarkan mayat, karena membersihkan mayat itu butuh sesuatu yang ekstra tapi uang juga ekstra."

You May Also Like

WANITA-MALAM

Demi mendapatkan banyak uang, Ariela terpaksa memilih jalur cepat sebagai wanita malam. Ariela sendiri merupakan wanita yang sangat terkenal di club malam mewah yang berada di kota Manhattan ini. Ia terpaksa bekerja di tempat ini demi menyembuhkan penyakit ibunya yang sangat membutuhkan biaya banyak. Suatu malam, seorang pria yang cukup misterius itu meminta wanita yang dilihatnya untuk tidur bersama dengannya. Wanita itu adalah Ariela—wanita yang sangat professional dalam pekerjaannya. Pria ini terkenal sudah banyak meniduri wanita. Dan dia tidak suka tidur dengan wanita yang sama. Rey—pria yang sudah tidur dengan Ariela itu merasa ketagihan. Baru kali ini ia ingin tidur dengan wanita yang sama. Ia tidak merasa rugi membayar Ariela dengan harga yang fantastis. “Layani aku setiap malam. Dan aku akan memberikan kamu satu juta dollar untuk sekali main, jika dalam satu malam kita bercinta tiga kali. Maka kau akan menerima tiga juta dollar. Pindahlah ke rumahku, bagaimana?” tawar Rey saat melihat wanita yang memiliki tubuh seksi itu sedang memakai pakaiannya. “Aku akan memikirkannya,” jawab Ariela dengan tenang. Walau ia bekerja sebagai wanita malam, tetap dirinya masih memiliki harga diri. Ia tidak mungkin tinggal di tempat pria asing. “Menarik, baru kali ini ada orang yang ingin berpikir lebih dulu untuk mendapatkan tawaran yang fantastis,” ucap Rey di dalam hatinya. Follow ig author @natalia_theresyana87

Natalia_Theresyana · ชีวิตในเมือง
5.0
275 Chs

Satu Malam Liar

Lucinda Perry, seorang penyendiri sosial dan pekerja keras, berjanji pada dirinya sendiri untuk benar-benar menggila di ulang tahunnya yang ke-25 dan bahkan mencetak one night stand jika ia mendapatkan promosi yang sudah lama ditunggu di pekerjaannya. Beberapa hari sebelum ulang tahunnya yang ke-25, dia dipromosikan ke posisi yang lebih tinggi dan tidak hanya itu, tapi ke kantor pusat di kota yang berbeda. Harus menghabiskan malam ulang tahunnya di kota baru, dia pergi ke klub di mana dia bertemu dengan orang asing tampan, Thomas Hank, yang menawarkan diri untuk menjadi one night stand-nya setelah melihat daftar berani-melakukannya, yang termasuk memiliki satu malam berdiri. Thomas Hank, setelah digunakan oleh beberapa wanita di masa lalu, bertekad untuk mendapatkan wanita impiannya yang akan mencintainya untuk dirinya sendiri dan bukan karena kekayaannya. Jadi ketika dia bertemu Lucinda Perry yang imut dan polos di klub, dia memutuskan untuk menjaga identitas aslinya dari dia dan mencari tahu apakah dia layak untuk dia pertahankan. ***Excerpt*** Apa yang lebih menghibur daripada sisi karakter yang gila? Katakan halo pada Sonia dan Bryan. Jantung Sonia berhenti berdetak sebentar, lalu berbagai pemikiran mulai berterbangan di kepalanya pada saat yang sama. Bryan Hank? Idola selebriti yang dia naksir sedang berlutut tepat di depannya dan memintanya untuk menjadi istrinya? Apakah dia salah mengira dia dengan orang lain? Apakah mungkin ini adalah lelucon, atau mungkin ini seperti salah satu lelucon selebriti dan ada kamera-kamera di sekitar, menunggu untuk merekam dia membuat dirinya tampak bodoh? Atau mungkin dia sedang bermimpi? Sonia bertanya-tanya sambil melihat-lihat sekitar mereka, tetapi yang dia lihat hanyalah penonton yang penasaran. "Tolong! Jadilah istriku dan buat aku menjadi pria paling bahagia di Bumi," katanya dengan suara keras yang menarik perhatian semua orang. Editornya yang telah ditunggunya selama lebih dari satu jam karena dia mencoba menandatangani kesepakatan dengan produser film yang tertarik dengan salah satu ceritanya, muncul saat itu juga, "Sonia, kamu kenal Bryan Hank?" Tanyanya dengan heran saat melihat adegan di depannya. Sepertinya sudah berjam-jam sejak Bryan berlutut, tapi ternyata baru satu menit. Bryan tahu tidak ada wanita yang cukup gila untuk menerima proposal gila seperti itu, dan bahkan jika ada yang mau menerima, membayarnya dan membatalkan keseluruhan hal tersebut akan mudah karena yang dia inginkan hanyalah skandal yang bisa terjadi dari situ. Judul beritanya mendatang akan tentang proposal pernikahan yang ditolak atau pertunangannya yang dikatakan, yang cukup membuat Sophia lepas dari kaitannya. "Ya!" Jawab Sonia dengan semangat sambil menganggukkan kepalanya dan mengulurkan jarinya agar dia memakaikan cincin pertunangan. "Ya?" Tanya Bryan dengan bingung saat mendengar jawabannya. "Ya! Aku akan menjadi istrimu dan membuatmu menjadi pria paling bahagia di dunia!" Sonia berkata dengan tertawa dan menggerakkan jarinya hingga Bryan memasukkan cincin itu ke jarinya. Secara mengejutkan cincin itu adalah ukuran yang tepat untuknya, dan duduk di jarinya seolah-olah dibuat khusus untuknya. Suara tepuk tangan meledak di sekitar mereka saat Sonia berdiri dengan senyum lebar di wajahnya dan memeluk Bryan sebelum menciumnya tepat di bibir. Bryan sedikit terkejut dengan keberaniannya tapi cepat pulih karena ini adalah permainannya, dan dia harus ikut serta. Dia lah yang mendekatinya terlebih dahulu, bagaimanapun juga. Jadi ketika dia mencoba memutuskan ciuman, dia memegang dagunya dan perlahan menggigit bibir bawahnya sebelum membuka bibirnya dengan lidahnya dan mengisapnya dengan cara yang menggoda, mengeluarkan desahan dari Sonia. Sonia merasa pusing. Ini terlalu bagus untuk menjadi kenyataan. Itu haruslah mimpi. Bagaimana lagi dia bisa menjelaskan bahwa pada suatu saat dia duduk di lobi hotel menunggu editornya, dan pada saat berikutnya dia bertunangan dengan idola selebriti yang dia naksir dan menciumnya di sini di depan umum?

Miss_Behaviour · ชีวิตในเมือง
Not enough ratings
1016 Chs

Setelah Meninggalkan CEO, Dia Mengejutkan Dunia

``` Mo Rao lahir di keluarga dokter militer. Orang tuanya telah mempertaruhkan nyawa mereka untuk menyelamatkan nenek Fu Ying, sehingga yang terakhir memaksa Fu Ying untuk menerima Mo Rao sebagai istrinya. Mo Rao selalu tahu bahwa Fu Ying memiliki gadis pujaan bernama Qu Ru. Gadis ini gagal menikah dengan Fu Ying sebagaimana keinginannya karena nenek Fu Ying menghalanginya. Setelah menikah, Fu Ying sangat memperhatikan Mo Rao. Mereka bahkan sangat cocok terutama di atas ranjang. Fu Ying selalu menemukan dirinya tenggelam dalam kelembutan Mo Rao. Hingga suatu hari, Fu Ying berkata, “Qu Ru telah kembali. Mari kita bercerai. Aku akan mentransfer properti yang telah aku janjikan kepadamu atas namamu.” Mo Rao berkata, “Bisakah kita tidak bercerai? Bagaimana jika... aku hamil...?” Fu Ying menjawab tanpa hati, “Aborsi saja! Aku tidak ingin ada lagi hambatan antara aku dengan Qu Ru. Lagipula, Qu Ru memiliki leukemia, dan sumsum tulangmu secara kebetulan cocok dengan dia. Jika kamu bersedia mendonasikanmu, aku bisa menjanjikanmu apa saja.” Mo Rao berkata, “Bagaimana jika syaratku adalah kita tidak bercerai?” Mata Fu Ying berubah dingin. “Mo Rao, jangan terlalu serakah. Bahkan jika aku menjanjikanmu demi Qu Ru, kamu tahu sendiri aku tidak mencintaimu.” Kata-kata ‘aku tidak mencintaimu’ menusuk hati Mo Rao seperti sebilah pisau. Senyumnya tiba-tiba menjadi terpelintir dan dia bukan lagi wanita penurut seperti dulu. “Fu Ying, ini pertama kalinya kamu membuatku muak. Kamu menyebutku serakah, tapi bukankah kamu sama? Kamu ingin aku menceraikanmu agar kamu bisa bersama dengan Qu Ru? Baik, aku setuju dengan itu. Tapi kamu bahkan bermimpi kalau aku akan menyelamatkannya? Jangan lupa, tidak ada yang namanya mendapatkan semua yang terbaik dalam hidup, sama seperti antara kamu dan aku.” Kemudian Mo Rao pergi. Fu Ying benar-benar merasa sesak, dan perasaan ini membuatnya gila. Ketika Mo Rao muncul sekali lagi, dia telah menjadi bintang yang menyilaukan. Ketika dia muncul di hadapan Fu Ying, bergandengan tangan dengan kekasih barunya, Fu Ying tidak peduli lagi dan berkata, “Sayang, bukankah kamu bilang kamu hanya akan mencintaiku?” Mo Rao tersenyum samar. “Maaf, mantan suami. Aku salah dulu. Kamu hanya pengganti. Aku sebenarnya mencintai orang lain.” ```

Mountain Springs · ชีวิตในเมือง
Not enough ratings
662 Chs