#ACTION
#ADVENTURE
#MYSTERY
#DARK
#TRAGEDY
Mazmur untuk Mereka yang Lupa Aku Pernah Ada
(Dark Fantasy | Weird Fiction | Psychological Tragedy)
Langit selalu berwarna ungu memar, memancarkan aroma tajam karat dan garam, di atas dunia yang tunduk pada The Edict (Zuin’Meth)—hukum kosmik yang dingin dan birokratis.
Aku hanyalah sebuah glitch, sebuah error dalam algoritma eksistensi. Keberadaanku ditolak: setiap langkah yang kutapak segera dihapus, setiap suaraku lenyap sebelum mencapai udara, dan aku dihantui oleh Absence Indexing, kutukan yang membuat semesta enggan mencatat bahwa aku pernah ada.
Untuk bertahan hidup dari Patroli Edict yang terus melakukan penghapusan administratif, aku terpaksa menggunakan satu-satunya senjata yang kumiliki: Puisi Metafisik, kekuatan yang berasal dari Sistem Rangkai Eksistensial (SRE).
Namun, setiap penggunaan SRE memiliki harga. Melawan takdir berarti mengorbankan diri: setiap kali aku menarik Sighs untuk bertahan, paru-paruku terasa seperti kaca yang digosok dan memori jangka pendekku tergerus. Semakin aku berjuang untuk eksis, semakin banyak identitas Harlan Gresh yang terhapus, meninggalkan lubang dingin di tengah kesadaranku.
Di ambang kehampaan, di saat aku hampir melupakan mengapa aku berjuang, aku membuat deklarasi: Aku tidak akan lagi berjuang untuk mempertahankan Harlan Gresh. Aku akan berjuang untuk menjadi arsip berjalan bagi mereka yang juga dilupakan. Aku akan menulis Mazmur bagi mereka yang disapu oleh Edict.
Tujuan baruku segera diuji ketika Hujan Abu turun—manifestasi Edict yang secara aktif menghapus memori kolektif. Di tengah abu penghapus itu, aku menemukan Lillien, seorang gadis kecil dengan ekspresi kosong. Ia adalah simbol innocence yang nyaris terhapus, alasan konkret pertamaku.
Kini, aku harus melindungi Lillien. Tetapi untuk menyelamatkannya dari penghapusan memori total, aku harus menarik material terlarang: Threads of Memory. Mengorbankan Threads berarti aku harus menyerahkan memori inti yang lebih besar, memperbesar lubang dingin di kesadaranku.
Dunia ingin melupakan aku. Namun kini, untuk menyelamatkan mereka yang terlupakan, aku harus memilih untuk melupakan diriku sendiri.
DaoistUN0JVF · FANTASY