Webnovel

Read Best Cerita Novels Online 2020

Cerita

Sort by
BALIK KE KOTA

BALIK KE KOTA

Sequel dari Belok ke Hutan. Selena anak mantan konglomerat. Ia sudah tidak memiliki segalanya. Hingga pada suatu hari, Selena menyadari nasib sialnya berubah menjadi keberuntungan ketika berjumpa dengan Raymond. Raymond mantan anak jalanan. Ia pernah tidak mempunyai apa-apa dalam hidupnya. Hingga pada suatu hari, Raymond menyadari nasib sialnya berubah menjadi keberuntungan ketika berjumpa dengan Selena. Akankah keberuntungan Selena dan Raymond berjalan sesuai dengan rencana? Atau apakah akan berubah menjadi kesialan bagi keduanya? Ketika jarak sosial di antara mereka tergaris sangat jauh, sanggupkah Selena dan Raymond mempertahankan hubungan mereka?

bebekz_hijau · Romansa Kontemporer
Not enough ratings
Akhya

Akhya

seorang laki-laki yang bernama Akhya sanda hardhiyaksa adalah lelaki datar dan irit dalam berbicara tetapi hidupnya berubah ketika berjumpa dengan gadis yang bernama jayanikha Sherina ainslaey memiliki sifat yang periang dan kekanak-kanakan

Kendesi_jayania · Fantasi
Not enough ratings
MIMPI MIA SEMALAM

MIMPI MIA SEMALAM

Mia kehilangan semua yang dicintainya hanya dalam satu peristiwa. Pada saat-saat terpenting dalam hidupnya, seluruh anggota keluarganya mengalami kecelakaan dan meninggalkan Mia seorang diri. Dengan perasaan sakit, putus asa, Mia memutuskan untuk pergi dari kota kelahirannya. Di dalam kereta malam yang membawanya menuju kehidupan baru, Mia masuk dalam petualangan di dunia mimpi. Mimpi yang tidak akan pernah dilupakannya, petualangan yang dapat mengobati kesepian dan kesedihan. Keajaiban yang membawa Mia memasuki lebaran baru dalam kehidupannya.

bebekz_hijau · Romansa Fantasi
Not enough ratings
Kulihat Dirinya di Dirimu

Kulihat Dirinya di Dirimu

Nikmati saja dulu~

khofiluthfi · Romansa Anak Muda
5
PENGHISAP DARAH SLAYER

PENGHISAP DARAH SLAYER

Semua orang mengetahui siapa Daniel Leo. Pria tampan, aktor terkenal, anak dari salah seorang pengusaha sukses. Jajaran fansnya yang super militan selalu luluh dengan ketampanan wajahnya dan perutnya yang kotak-kotak. Peragainya luar biasa, semua orang ingin menjadi seperti dirinya. Tidak banyak orang yang mengenal Andrea Andriana, seorang perempuan biasa yang berprofesi sebagai cleaning service di sebuah rumah sakit. Perempuan dengan garis hidup yang keras, harus melupakan keinginannya untuk menjadi seorang dokter. Tidak satupun yang ingin bernasib sepertinya. Daniel menyembunyikan dirinya, ia memakai masker gas untuk menutupi identitasnya dari dunia. Di tengah gelapnya malam, ia mencari kepingan-kepingan kebenaran untuk menghukum para penghisap darah yang membuat ibunya tercinta yang meninggal 20 tahun yang lalu. Andrea menunjukkan siapa dirinya, dengan raket listriknya ia membasmi serangga penghisap darah kecil di sekitar rumahnya. Semua orang mengolok kelakuannya yang begitu konyol. Di tempat yang terang, ia melakukan sesuatu untuk ibunya tercinta yang meninggal 10 tahun yang lalu.

bebekz_hijau · Realitas Magis
Not enough ratings
LEGENDA TIMUN MAS

LEGENDA TIMUN MAS

Pada zaman dahulu, hiduplah sepasang suami istri petani. Mereka tinggal di sebuah desa di dekat hutan. Mereka hidup bahagia. Sayangnya mereka belum saja dikaruniai seorang anak pun. Setiap hari mereka berdoa pada Yang Maha Kuasa. Mereka berdoa agar segera diberi seorang anak. Suatu hari seorang raksasa melewati tempat tinggal mereka. Raksasa itu mendengar doa suami istri itu. Raksasa itu kemudian memberi mereka biji mentimun. “Tanamlah biji ini. Nanti kau akan mendapatkan seorang anak perempuan,” kata Raksasa. “Terima kasih, Raksasa,” kata suami istri itu. “Tapi ada syaratnya. Pada usia 17 tahun anak itu harus kalian serahkan padaku,” sahut Raksasa. Suami istri itu sangat merindukan seorang anak. Karena itu tanpa berpikir panjang mereka setuju. Suami istri petani itu kemudian menanam biji-biji mentimun itu. Setiap hari mereka merawat tanaman yang mulai tumbuh itu dengan sebaik mungkin. Berbulan-bulan kemudian tumbuhlah sebuah mentimun berwarna keemasan. Buah mentimun itu semakin lama semakin besar dan berat. Ketika buah itu masak, mereka memetiknya. Dengan hati-hati mereka memotong buah itu. Betapa terkejutnya mereka, di dalam buah itu mereka menemukan bayi perempuan yang sangat cantik. Suami istri itu sangat bahagia. Mereka memberi nama bayi itu Timun Mas. Tahun demi tahun berlalu. Timun Mas tumbuh menjadi gadis yang cantik. Kedua orang tuanya sangat bangga padanya. Tapi mereka menjadi sangat takut. Karena pada ulang tahun Timun Mas yang ke-17, sang raksasa datang kembali. Raksasa itu menangih janji untuk mengambil Timun Mas. Petani itu mencoba tenang. “Tunggulah sebentar. Timun Mas sedang bermain. Istriku akan memanggilnya,” katanya. Petani itu segera menemui anaknya. “Anakkku, ambillah ini,” katanya sambil menyerahkan sebuah kantung kain. “Ini akan menolongmu melawan Raksasa. Sekarang larilah secepat mungkin,” katanya. Maka Timun Mas pun segera melarikan diri. Suami istri itu sedih atas kepergian Timun Mas. Tapi mereka tidak rela kalau anaknya menjadi santapan Raksasa. Raksasa menunggu cukup lama. Ia menjadi tak sabar. Ia tahu, telah dibohongi suami istri itu. Lalu ia pun menghancurkan pondok petani itu. Lalu ia mengejar Timun Mas ke hutan. Raksasa segera berlari mengejar Timun Mas. Raksasa semakin dekat. Timun Mas segera mengambil segenggam garam dari kantung kainnya. Lalu garam itu ditaburkan ke arah Raksasa. Tiba-tiba sebuah laut yang luas pun terhampar. Raksasa terpaksa berenang dengan susah payah. Timun Mas berlari lagi. Tapi kemudian Raksasa hampir berhasil menyusulnya. Timun Mas kembali mengambil benda ajaib dari kantungnya. Ia mengambil segenggam cabai. Cabai itu dilemparnya ke arah raksasa. Seketika pohon dengan ranting dan duri yang tajam memerangkap Raksasa. Raksasa berteriak kesakitan. Sementara Timun Mas berlari menyelamatkan diri. Tapi Raksasa sungguh kuat. Ia lagi-lagi hampir menangkap Timun Mas. Maka Timun Mas pun mengeluarkan benda ajaib ketiga. Ia menebarkan biji-biji mentimun ajaib. Seketika tumbuhlah kebun mentimun yang sangat luas. Raksasa sangat letih dan kelaparan. Ia pun makan mentimun-mentimun yang segar itu dengan lahap. Karena terlalu banyak makan, Raksasa tertidur. Timun Mas kembali melarikan diri. Ia berlari sekuat tenaga. Tapi lama kelamaan tenaganya habis. Lebih celaka lagi karena Raksasa terbangun dari tidurnya. Raksasa lagi-lagi hampir menangkapnya. Timun Mas sangat ketakutan. Ia pun melemparkan senjatanya yang terakhir, segenggam terasi udang. Lagi-lagi terjadi keajaiban. Sebuah danau lumpur yang luas terhampar. Raksasa terjerembab ke dalamnya. Tangannya hampir menggapai Timun Mas. Tapi danau lumpur itu menariknya ke dasar. Raksasa panik. Ia tak bisa bernapas, lalu tenggelam. Timun Mas lega. Ia telah selamat. Timun Mas pun kembali ke rumah orang tuanya. Ayah dan Ibu Timun Mas senang sekali melihat Timun Mas selamat. Mereka menyambutnya. “Terima Kasih, Tuhan. Kau telah menyelamatkan anakku,” kata mereka gembira. Sejak saat itu Timun Mas dapat hidup tenang bersama orang tuanya.

Widian_Mahendra · Sejarah
Not enough ratings
Bukan Gadis Idaman

Bukan Gadis Idaman

Hari ini adalah hari yang sungguh menguras emosi. Nirmala mengendarai motornya dengan bercucuran air mata. Bahkan pandangannya tak fokus karena air matanya sebagian menggenang di pelupuk mata. Pipinya sudah basah karena entah sudah berapa lama dia menangis sepanjang jalan. Sesekali dia bergumam menyalahkan diri sendiri. “Kamu memang bodoh banget Mala, bodoh banget.” Ujarnya Saat ini dia benar-benar merasa kecewa dan terluka. Bagaimana tidak, dia melihat tunangannya sedang bermesraan dengan sahabatnya sendiri. Sunggguh tragis sekali nasibnya, disaat bersamaan dia dihianati tunangan dan sahabatnya sendiri. Siapapun pasti akan sangat terluka dan terpukul jika berada di posisi Mala saat ini. Dia masih menangis tersedu-sedu sambil mengendarai motor maticnya. Tiba-tiba dia dikejutkan dengan suara klakson mobil yang begitu memekakkan telinga. Mala kehilangan keseimbangan dan akhirnya banting stir ke kiri dan menabrak sebuah pohon. Mala terpental cukup jauh dan meringis kesakitan. Dia berusaha bangun lalu menghampiri motornya yang terlihat rusak. Dia berjalan tertatih sambil memegangi tangan kirinya. Saat dia terduduk di aspal, ponselnya bergetar. Dia melihat siapa yang menghubungi tetapi membiarkannya saja karena ternyata yang menghubunginya adalah tunangannya. Mala kembali terisak, dia sangat kesakitan saat ini. Bukan karena dia baru saja kecelaan tetapi hatinya jauh lebih kesakitan. Tak berapa lama ada seseorang yang menghampirinya, ada sekitar dua orang. Maklum, jalanan ini memang cukup sepi di malam hari. Mala merasa takut melihat dua orang asing yang mendekatinya. Mala waspada dan bersiap lari jika ternyata orang itu orang jahat. Tetapi syukurlah dugaan Mala salah, dua orang itu terlihat orang baik. “Mbak nggak papa?” tanya pria berjaket hitam.

Indah_Sari_2781 · Romansa Kontemporer
Not enough ratings
RELUNG PALING PALUNG

RELUNG PALING PALUNG

tidak ada yang menginginkan kehilangan selain takdir yang berbicara. Adiwitya Anantavirya atau yang sering disapa witya, gadis 23 tahun seorang editor yang harus menghadapi dunianya sendiri, berusaha untuk jadi dewasa tetapi harus dipatahkan berkali-kali oleh sekitarnya. ketika ia mulai jatuh cinta kepada seorang masinis bernama Anarghya atau yang kerap di sapa Ghya, ia jatuh terlalu jauh dan tak tahu bagaimana caranya untuk bangkit. temannya seorang dokter berketurunan minang Mohammad Nadir, yang juga siap mencintai Witya dengan penuh harus mengubur dalam-dalam semuanya. kisah yang bukan hanya tentang percintaan, tapi juga perbedaan prinsip serta pendewasaan yang akan membawa mereka ke dalam situasi yang tidak terduga. akankah mereka siap?

sylvani_vani · Romansa Historis
Not enough ratings
RANDOMISASI terselubung

RANDOMISASI terselubung

Ketika mau jadi penulis atau pengarang, paling tidak dalam satu hari minimal harus menulis. Entah menulis satu paragraf, satu bait, satu larik dan lain-lain. Itu yang kurang-lebih dikatakan oleh seorang penulis skenario, Rahabi Mandra, yang dari dia aku dapat ilmu banyak untuk menulis cerita. Sayangnya, aku bukan seorang yang (dari kecil) begitu rajin untuk --meniatkan-- membuat tulisan. Harus ada satu "batu pijakan" yang bisa membantu aku untuk menggenapi "hukum paling dasar menjadi seorang kreator tulisan", yaitu menulis setiap hari. Karena tidak ketemu "batu" itu, maka aku harus membuat "benda lain" yang bisa buat aku berpijak. Inilah "benda lain" itu. Di bagian story ini (mungkin bisa aku sebut sebagai rubrik) aku mencoba menuangkan segala isi pikiranku yang sekaligus sebagai sarana latihan menulis setiap hari. Isinya akan seputar hal-hal random. Namun, bisa saja akan ada seputar proyek cerita lain, entah seperti ide-ide atau gambaran konsep tulisan kedepannya.

Ariestya_A_Putra · Fiksi Realistik
Not enough ratings
YOURSELF

YOURSELF

Menceritakan seseorang tentang apa itu artinya cinta.

Ikbar_Rabbani · Fiksi Realistik
Not enough ratings
Koleksi Cerita Pendek dan Fiksi Mikro oleh Heather Tendre

Koleksi Cerita Pendek dan Fiksi Mikro oleh Heather Tendre

Kumpulan cerita pendek dan fiksi mikro yang saya karang.

Heather_Tendre · Contemporary Romance
Not enough ratings
AJI SAKA-ASAL MULA HURUF JAWA

AJI SAKA-ASAL MULA HURUF JAWA

AJI SAKA - ASAL MULA HURUF JAWA Alkisah, Tersebutlah seorang pemuda sakti yang tinggal di desa Medang Kawit. Aji Saka namanya. Ia mempunyai dua pembantu yang sangat setia. Dora dan Sembada nama keduanya. Suatu hari Aji Saka berniat ke wilayah Medang Kamulan. Ia mendengar perilaku Raja Medang Kamulan yang bernama Prabu Dewata Cengkar yang sangat jahat. Prabu Dewata Cengkar gemar memangsa manusia. Setiap hari ia harus makan daging manusia. Patih Medang Kamulan yang bernama Jugul Muda harus sibuk mencari manusia untuk dipersembahkan kepada rajanya yang sangat kejam itu. Rakyat Medang Kamulan sangat ketakutan dan mereka memilih untuk mengungsi dari Medang Kamulan dibandingkan harus menjadi santapan Prabu Dewata Cengkar. Aji Saka berniat menghentikan kekejaman penguasa kerajaan Medang Kamulan yang gemar memakan manusia itu untuk selama-Iamanya. Dalam perjalanan menuju kerajaan Medang Kamulan, Aji Saka dan dua pembantunya tiba di daerah pegunungan Kendeng. Aji Saka meminta Sembada untuk tinggal di daerah itu dan menyerahkan keris saktinya. Katanya, "Kutitipkan keris sakti pusakaku ini kepadamu. Sekali-kali jangan engkau serahkan keris sakti pusakaku ini kepada siapa pun kecuali hanya kepadaku saja! Aku sendiri yang akan datang mengambil keris pusakaku ini.” Sembada mengiyakan pesan Aji Saka. Aji Saka bersama Dora melanjutkan perjalanan. Di sebuah tempat, Aji Saka meminta Dora untuk tinggal karena ia akan ke kerajaan Medang Kamulan seorang diri. Syandan, Aji Saka bertemu dengan Patih Jugul Muda yang tampak kebingungan karena tidak mendapatkan seorang manusia pun yang dapat dipersembahkan untuk Prabu Dewata Cengkar. "Jika itu yang menjadi kebingunganmu, serahkan aku kepada rajamu, wahai Patih Jugul Muda," kata Aji Saka. Patih Jugul Muda sangat keheranan mendengar ucapan Aji Saka. Jika orang lain akan lari terbirit-birit jika hendak dijadikan korban guna memuaskan nafsu Prabu Dewata Cengkar itu, Aji Saka malah menawarkan dirinya! Patih Jugul Muda lantas membawa Aji Saka ke istana kerajaan Medang Kamulan. Berbeda dengan orang-orang lainnya yang sangat ketakutan ketika dihadapkan pada Prabu Dewata Cengkar, Aji Saka tampak tenang. Sama sekali ia tidak menunjukkan ketakutan. Katanya di hadapan Raja Medang Kamulan yang sangat kejam itu, "Sebelum hamba Paduka makan, perkenankan hamba mengajukan satu syarat terlebih dahulu." "Syarat?" Prabu Dewata Cengkar melototkan kedua bola matanya, "Syarat apa yang engkau kehendaki?" "Hamba meminta imbalan tanah seluas surban yang hamba kenakan ini," jawab Aji Saka. Tak terkirakan gembiranya hati Prabu Dewata Cengkar mendengar syarat yang diajukan Aji Saka. Syarat yang sangat mudah menurutnya. Hanya dengan memberikan imbalan tanah seluas surban yang dikenakan Aji Saka ia telah dapat memangsa Aji Saka. Maka katanya kemudian dengan wajah berseri-seri, "Aku akan penuhi permintaanmu! Lekas engkau buka surbanmu itu dan gelarlah. Aku telah sangat lapar!" Aji Saka membuka surbannya dan mulai menggelarnya. Sangat mengherankan, surban itu ternyata sangat panjang. Surban seolah-olah tidak putus-putusnya digelar hingga wilayah Kerajaan Medang Kamulan pun kurang panjang. Surban bagai terus memanjang hingga membentang dari istana kerajaan menjangkau wilayah gunung, sungai, hutan, dan bahkan hingga ke Iembah- lembah. Semua tidak menyangka jika surban yang dikenakan Aji Saka itu begitu panjang lagi luas. Begitu pula dengan Prabu Dewata Cengkar tidak menyangkanya. Cerita selanjutnya Dipart yang ke 2 oke... ." ." .

Widian_Mahendra · Sejarah
Not enough ratings
Akhir Dari Rasa
[Quotes]

Akhir Dari Rasa [Quotes]

Setiap orang pasti ada kalanya ingin mengungkapkan apa isi hatinya. Dan ada beberapa orang memilih untuk mengutarakannya lewat tulisan. Lalu menjadi sebuah kalimat-kalimat yang menyimpan rasa. Dan itu sebagai cara paling mudah untuk menyuarakan hati. Terlebih jika itu tentang cerita cinta. Kisah yang ditulis intinya dari awal hingga akhir yang tak pernah tahu seperti apa.

Uzeria · Romansa Historis
Not enough ratings
I Don't Even Know Ur Name

I Don't Even Know Ur Name

Aku bahkan tidak tahu tentangmu Sedikitpun tidak tahu Aku hanya tahu namamu Tidak lebih Hari itu tidak tahu bagaimana permulaannya Kita bertemu disalah satu tempat yang sangat biasa Yaitu Stasiun Kereta iyariii

Soowrite · Romansa Anak Muda
Not enough ratings
1