webnovel

pengabdi mertua

Related Stories
Putra Mertua Ilahi Darah Naga
Author: Eyes Droopy Feeling Sleepy
Completed · 340.5K Views
Synopsis
``` Augustus Cross adalah seorang pria mendekati usia 30an tanpa apa pun di namanya. Orang-orang menggelengkan kepala melihat pria yang tampak tidak berguna itu dan dia tetap tak berdaya meskipun anak perempuannya berada di ambang kematian. Ketika semua harapan tampaknya hilang, naga tersembunyi di dalam dirinya terlepas ketika segel tersebut pecah secara tidak sengaja saat tanda lahirnya terkena darahnya sendiri. Pengetahuan tentang seni kuno memenuhi alam bawah sadarnya, memberinya kekuatan untuk menyembuhkan putrinya dan penyakit-penyakit tak tersembuhkan lainnya. Pria yang dulunya diremehkan oleh semua orang kini tak terbendung. Apa yang tersembang di balik pria dengan kekuatan baru yang kini dia miliki? ```
Table of Contents
More

Menikahi Mertua Mantan Suami

Sinopsis Volume 1: Apa yang terjadi ketika Anda mengetahui bahwa mantan suami dan kekasihnya ternyata adalah orang-orang yang menjebloskan anda ke penjara. Kemudian Anda menikah dengan ayah mertua suami Anda untuk menghukum. Tekad Nindy hanya untuk dendam dan membuat pasangan tersebut merasakan kekejaman ibu tiri Sinopsis Volume 2: Pada volume 2 ini menceritakan perjuangan Nindy membebaskan suaminya dari cengkraman wanita lain. "Yudisthira... aku istrimu!" Yudisthira Salman memandang wanita asing di depannya dengan rasa tak percaya. Ada dua wanita yang mengaku sebagai istrinya. Keduanya punya anak darinya. Siapa yang bisa di percaya. Lalu ada pula wanita ketiga. Wanita yang kejam berhati iblis. Wanita itu mengurung Yudisthira Salman seperti hewan peliharaan. Yudisthira Salman putus asa. Dia menjadi pria statis yang tidak berdaya. Mengapa ada banyak wanita yang mengaku sebagai istrinya. "Aku Nindy!" Nindy berbisik ke telinga suaminya. Yudisthira Salman membuka mata. Wanita bertubuh besar dan bertato itu mengaku sebagai Nindy. Suara wanita itu mirip Nindy, tapi wajah dan bentuk tubuhnya berbeda. Bagaimana Yudisthira Salman percaya begitu saja padanya? Apa yang bisa dia percaya dari wanita ini! Nindy tersenyum. Senyumnya yang sama dengan Nindy. Dia berbisik ke Yudisthira "Yudisthira, ada apel dan buah pir di meja. Lemparkan buah-buahan itu dan hancurkan CCTV itu. Mereka membuatmu seperti tikus percobaan!" Nona Yuri Coleman marah. "Apa yang dilakukan wanita itu? Mengapa dia membuat Yudisthira marah?!" "Nona tuan Yudis memecahkan lagi semua benda di sekitarnya!" Nona Yuri Coleman putus asa. "Panggil Esther Melody ke sini!" Esther Melody senang hati datang ke rumah keluarga Coleman. Dia lebih suka merawat Yudisthira Salman daripada kekasihnya yang kejam, tuan Robin Sultan. "Aku harus bisa membawa Yudisthira kabur dari rumah keluarga Coleman!"_ nyonya Esther Melody membuat rencana Tapi dia berhadapan dengan wanita gendut juru masak keluarga Coleman. "Wanita itu perusak rencana!"_ Esther Melody marah. Dia harus menyingkirkan Lupita Rose Louis dari sisi Yudisthira Salman. "Esther Melody!"_ Nindy tertawa dalam hati. Dia mengaku sebagai istri Yudisthira. Baiklah kita akan berhadapan!"_ Nindy menyingkirkan nyonya Esther Melody. Wanita itu terlempar dari rumah Yuri Coleman. "Sekarang aku harus membawa Yudisthira Salman keluar dari pulau Coleman!"_ Sekarang, Lupita Rose Louis harus berusaha keras mendapatkan kepercayaan dari nona Yuri Coleman. Membawa Yudisthira Salman dari pulau ini bukan perkara yang mudah. "Tuan Yudis mengalami masalah di usus, saya khawatir terjadi hal yang buruk padanya. Saya kira dia perlu segera di bawa berobat ke rumah sakit besar!"_ Lupita Rose Louis berkata dengan sungguh-sungguh. Nona Yuri Coleman tak percaya, tapi dia ketakutan melihat Yudisthira yang kesakitan. "Ya Tuhan... aku bisa membunuh Yudis!" Nona Yuri Coleman melihat ke ranjang. Yudisthira Salman melipat tubuhnya seperti udang. Dia beneran kesakitan. "Bawa dia ke new York!" Nindy bersyukur, Yudisthira bisa keluar dari pulau Coleman. "Segera tinggalkan pulau ini, dan cari Ibnu Saud di New York!" kata Nindy ke Iskandar. Iskandar menangis, "Tidak. Biarkan aku di pulau ini. Aku tidak sampai hati meninggalkan nyonya Viona Rose sendirian!" "Kamu harus melindungi dirimu sendiri!" Nindy harus mengeluarkan Iskandar dari pulau Coleman. Iskandar menolak. Dia sebatang kara di dunia ini. Nyonya Viona Rose sudah menjadi seperti ibunya sendiri. "Kalau begitu, bawa nyonya Viona Rose ke Bali!" Nindy juga berpikir hal yang sama dengan Iskandar. Dia tidak mungkin membuat nyonya Viona Rose sendirian, dan menjadi sasaran kemarahan keluarga Coleman. Iskandar tidak tahu caranya membawa nyonya Viona Rose ke luar pulau Coleman. Nindy kebingungan. Dalam usahanya menyelamatkan Yudisthira Salman, Nindy membuat kesalahan Dia menempatkan nyawa orang yang tidak bersalah menjadi korban.

Meri_Sajja · Urban
Related Reviews
Related Topics
More
New Arrivals

Soul Game: I'm the Boss Behind the Scenes

During the Spring and Autumn Period and the Warring States Period, the old gods rose together. The Ji family used the First Flame to activate the eternal Zhou. The gods born from Pangu's blood were afraid of fire, so they controlled the supreme divine power to send down a flood that drowned everything. The chaos of war began to spread across the land like a plague. The fire of the royal family was the first to be extinguished… The Hundred Schools of Philosophy wandered in the darkness… The distant frontier had fallen into a breeding ground for foreign objects... This game, called Song of Nine, had become a global hit as soon as it was released. Chen Kui accidentally transmigrated into the game and became a witness to all of this. He was surprised to find that not only could he kill the monsters in the game, but he could also harvest the treasure rewards from the players. "Gou planning! Why did I lose my enhanced weapon after dying once?" Are you sure this isn't a plot kill?" "I'm paying a lot of money to fight for you! I've been stuck at this Elite monster for three days!" Chen Kui had become the most terrifying world boss in the eyes of countless players. Many years later, at the TGO annual festival, the designer of Song of Nine, who won the Best Game of the Year award, secretly nudged the planner beside him with his elbow. He looked at the game silhouette on the big screen and asked in a low voice, "Are you sure…? Is this really a character that we personally designed?“

Leishang
· 3.1K Views
Popular Searches