webnovel

pintu kamar tidur geser

Related Stories
Menantu Terampil di Ambang Pintu CEO
Author: Taurus Fragment
Ongoing · 81.3K Views
Synopsis
"Siapa pun yang telah membully putri saya, saya akan membuat kalian menyesal!" "Siapa pun yang telah memandang rendah saya, Zhan Yun, kalian hanya bisa mendongak melihat masa depan saya!" "Siapa pun yang pernah membantu saya dan putri saya, saya akan memberikan kalian kesuksesan seketika!" "Semua musuh saya, matilah!" "Mereka yang bersama saya akan naik ke pangkat tinggi tanpa kesulitan!" "Mereka yang melawan saya akan jatuh ke neraka!" "Siapa pun yang menghalangi jalan saya, matilah!" ... Zhan Yun, murid utama dari Sekte Guigu, harus menemukan Feng Lingxue—seorang wanita dengan takdir unik—untuk menjadi ibu dari putrinya An An, demi menyelamatkannya. Oleh karena itu, Zhan Yun berlutut di luar gerbang Keluarga Feng selama tiga hari dan tiga malam, dan akhirnya menjadi menantu yang masuk ke dalam Keluarga Feng. Sejak saat itu, Zhan Yun menanggung penghinaan dan pengabaian tanpa henti. Berkat keberuntungan, harta karun Sekte Guigu "Menara Bintang" diaktifkan oleh Zhan Yun. Sejak saat itu, Zhan Yun memiliki jalan menuju langit yang menyilaukan di bawah kakinya.
Table of Contents
More

PUSARAN AIR PINTU MASUK KEHIDUPAN BAWAH

Salah satu Bolonti baru saja keluar dari rumah gubuk kecil, turun tangga, mengambil parang dan bergegas bercocok tanam dihalaman rumah. Tidak hanya sampai disitu, setelah kurang lebih 2 jam bercocok tanam, bolonti ini pun pergi ke danau, manaiki sampan, mendayung menjauh dari rumahnya yang berada di pulau dipertengahan danau ini. Ya, rumahnya berada pada pulau kecil yang dikelilingi danau. Ia hidup sendiri disini tanpa diganggu siapapun, menikmati rutinitasnya tanpa terusik kesemrautan kehidupan istana. Ia sendiri yang menginginkan ini, ia inginkan kehidupan tenang tanpa terusik oleh apapun juga. Bolonti ini pun berlabuh, mengambil umpan berupa cacing tanah, ditaburnya diatas permukaan danau. Sekolompok ikan yang berbadan dan berkepala burung namun tidak bersayap melainkan berekor dan bersirip datang mengerumuni umpan. Bolonti ini pun tanpa pikir panjang mengambil jaring dan melemparkannya kesekelompak ikan yang aneh bentuknya ini. Setelah yakin bahwa hari ini cukup mendapatkan ikan untuk memenuhi kebutuhan perutnya, bolonti yang tampak menikmati hidup ini pun pulang kerumahnya yang jauh dari keramaian. Bolonti yang merupakan anak raja ini mengasingkan diri semenjak ayahnya, raja kehidupan bawah meninggal dunia. Ia mengasingkan diri dan menyerahkan kekuasaannya pada Ratu. Bukan karena ketidakmampuannya dalam memimpin melainkan rasa sedih kehilangan orang tua yang masih menghantuinya. Bagaimana tidak? Meninggalnya Raja tidak terlepas dari kecorobohan yang dilakukannya.  Kala itu ia dan Raja berburuh di udara. Berburuh binatang seperti harimau bersayap merupakan kegemaran raja, juga salah satu olahraga yang sering dilakukan para bolonti. Selain itu, berburuh juga bagian dari ritual bolonti ketika akan diangkat menjadi pemimpin pasukan, para bolonti akan bertarung memperebutkan satu binatang harimau. Jika menang maka akan jadi pemimpin pasukan. Raja dan anaknya berburuh karena kesenangan, mereka terbang sambil memegang panah, mengejar harimau yang terbang begitu cepat. "wusshhh.... wusshhhh....", bunyi panah diudara menerjang kearah harimau. Namun harimau bisa memiringkan badan hingga panah melesat jauh. "oyintu (giliranmu)", kata Raja pada anaknya. Ia bergegas terbang mengejar harimau yang terus mengepakkan sayapnya. "wussshhhh.... wussssshh....", bunyi panah kembali menerjang harimau, namun harimau masih bisa menghindar, terbang menjauh dari Raja dan anaknya. "tafaimo (ngapain sekarang)?", tanya anaknya. "wangkaemo, kalaa namayitu (kejar, pergi ke sana)!", perintah Raja agar anaknya bergegas mengejar harimau dari arah berbeda dengannya. Raja mengejar dari belakang harimau, sementara anaknya mengejar dari arah samping kiri. Mereka berpencar, namun tidak lama berselang, harimau ternyata berbalik arah melihat anak raja. Bukannya anak raja yang mengejar harimau melainkan harimau mengejar anak raja. Sementara saat itu tidak ada pengawal untuk menjaga mereka. Melihat perilaku harimau yang mengira anak raja adalah mangsa, raja mempercepat mengepas sayapnya agar bisa lebih dekat harimau. Sementara anaknya, berpikir sebaliknya, ia berpikir jika ayahnya melakukan itu agar harimau mendekatinya dan ia bisa melepas panah lebih dekat harimau. Skenario dugaan anak raja pun sesuai. Harimau semakin mendekatinya. Pada jarak sekiranya ia perkirakan akan mengenai harimau, dilepaskannya panah. "wuussssh.... wusshhhhh...." Panah melesat menjangkau harimau, namun tanpa diduga ternyata harimau memiringkan diri sehingga panah hanya mengenai sedikit badan harimau. Panah melesat diudara hingga mengenai dada Raja. "Wadduuuuuuuuhhh", teriak Raja. Raja terjatuh berputar putar diudara hingga jatuh ke danau dekat pusaran air, tanpa sempat diambil anaknya, Raja terbawa arus pusaran hingga masuk dalam putarannya dan dalam sekejap hilang begitu saja, tanpa meninggalkan jejak.

Lamail_Ziha · Fantasy
Related Reviews
Related Topics
More
New Arrivals

An ordinary magician in the cultivation world

Mu Shiqi, who had no parents, was just an ordinary magic girl in the magic world. Although this magic girl was hunted by the Church of Light and the Church of Darkness after she picked up an ebony staff when she was 15 years old, and was ranked first on the wanted list of the black and white sides of the magic world three years later, but... Mu Shiqi had always believed that she was just an ordinary magical girl, and the pursuit was all Little Dough's fault. The ordinary ebony staff spirit ball expressed that it would not take the blame. It shook its head crazily and hid the suspicious blue bead that it had just pulled out from the corner of the Temple of Light. One man and one staff had stirred up the two major churches in the magic world. The Church Master of Light was so angry that he had to pull out his beard and the Church Master of Darkness had to turn white. Finally, he was blown up in an experiment of a new magic potion. The Church heaved a sigh of relief. The cultivation world had taken over this little witch. Let's see how a rising Phoenix Star would affect the structure of the cultivation world for ten thousand years! Crippled spirit root? It doesn't matter, I have the magic imprint; Sword control technique? I can fly on a broom; A formation genius? I'm sorry, where are you from? If you don't understand the Fanya language on the magic array, don't speak. Talisman Dao attainment? Although I didn't understand runes, I knew that every word in Fanya language contained magic power. I wondered if it could be used as runes. The above was the ebony staff spirit ball's vivid imitation of its owner's self-narration, and its owner, Mu Shiqi: I'm not, I'm not, I'm just an ordinary magical girl.

Gathering Energy
· 3.7K Views
Popular Searches