webnovel

agama cikgu melati

Related Stories
ARISAN MELATI PUTIH
Author: GOESMAR
Ongoing · 7.6K Views
Synopsis
Suatu pagi, Rina menyadari dirinya telah hilang dari foto keluarganya sendiri. Bukan seluruh tubuhnya. Hanya tempat yang seharusnya ia duduki. Kini yang tersisa hanyalah sebuah kursi kosong. Suaminya tidak melihat ada yang berubah. Putrinya bersikeras sejak dulu Rina memang berdiri di belakang kamera. Foto itu asli. File digitalnya sama. Bahkan orang yang memotretnya mengingat cerita yang sama. Semua orang memiliki ingatan yang identik. Kecuali Rina. Semakin keras ia berusaha membuktikan bahwa dunia telah berubah, semakin banyak kenyataan yang menolak mengakuinya. Sebuah jalan yang menurutnya asing terasa begitu akrab. Sebuah rumah yang dikatakan tidak pernah ada terus memanggilnya untuk kembali. Seorang perempuan tua menyapanya seperti sahabat lama. Dan seorang perempuan berbaju putih terus muncul di sekitar putrinya, bukan untuk mengancam... melainkan seolah sedang menunggu saat ketika Rina akhirnya mengingat sesuatu yang seharusnya tidak pernah ia lupakan. Lalu Rina mulai mempertanyakan satu hal yang jauh lebih menakutkan daripada kehilangan ingatan. Bagaimana jika dunia tidak sedang berubah? Bagaimana jika yang selama ini berubah... adalah dirinya sendiri? Di balik semua itu, tersembunyi sebuah pertemuan yang telah berlangsung selama puluhan tahun. Sebuah pertemuan yang hanya didatangi oleh mereka yang pernah menerima sesuatu yang nyaris mustahil. Mereka menyebutnya...Arisan Melati Putih.
Table of Contents
More

Berawal Dari Dendam Melati : Istri Sang Tuan Muda Cacat.

Seorang Gadis cantik yang tumbuh dengan kekurangan rasa kasih, Ayahnya membencinya karena terlahir Melati terlahir bukan sesuai dengan harapnya yang mendambakan seorang Putra. "Dia sudah besar aku tidak perlu menimangnya seperti anak kecil karena seharusnya dia membuat ku bangga bukan mempermalukan ku, aku malu mengakuinya sebagai putriku dia tidak pintar ataupun berprestasi seperti putri atau pun Putra mu...," Mahesa dengan gaya angkuhnya. Sementara gadis manis yang berusia 6 tahun mendengar jelas setiap ucapan kebencian dari Ayah kandungnya sendiri pada dirinya. Tentu saja hanya rasa kecewa pada dirinya sendiri dan setiap ucapan ayahnya yang membandingkan dirinya dengan sepupunya yang lain selalu berhasil membuat Melati kecil menangis. "Ayah selama ini apakah aku tidak pernah membuat mu bangga, aku akan berjuang untuk membuat mu menghargai keberadaan ku........," ucap Melati yang saat ini menangis di balik tembok. Sebenarnya melati tidak sengaja mendengarkan pembicaraan antara paman dan ayahnya. "Bruk, trangtanngk...." suara barang jatuh yang tampak terbanting cukup keras. "Siapa disana? ternyata kucing." ucap Bima yang terdengar khawatir langsung mengecek sumber suara merasa cukup lega karena bukan salah satu anak-anaknya yang berulang jika tidak mungkin mereka akan mendapatkan semprotan pedas dari kakaknya. "Alhamdulillah Paman tidak melihat ku....," ucap Melati yang bisa bernapas lega setelah pamannya pergi membawa kucing kesayangannya itu. "Sebaiknya Kakak jangan asal bicara, sangat tidak baik untuk perkembangan Melati jika sampai dia tahu, Kakak cobalah belajar menyayanginya allah memberikan Kakak seorang putri cantik dan baik cobalah untuk bersyukur." ucap Bima menasehati Kakak keempatnya yang cukup keras kepala itu. "Dia bukan bayi lagi pula ada ibunya yang akan merawatnya....," ucap Mahesa yang menganggap tanggung jawabnya hanya mencari uang saja dalam keluarganya. Berawal dari Dendam Melati dengan Ayahnya sampai melati dijodohkan dengan seorang pria Albino yang cacat mampukan Melati bertahan dengan kondisi yang membingungkan ini ikuti terus cerita ini....

Chesi_putri · Fantasy
Related Reviews
Related Topics
More
New Arrivals

The real daughter has made the cultivation world crazy

In order to turn the tide in the other world, Lan Zhi was proficient in alchemy, talismans, and arrays. He was familiar with technology and intelligence. He could write in the north and shock ghosts and gods with his sword. Once she returned home, she was still a pitiful little girl with a star vein that had been whipped. The fake daughter who had taken over the magpie's nest could easily decide her life and death. Lan Zhi sneered and jumped off the cliff in front of everyone. If a cripple's body can't handle it, find a Star Academy to hide in. However, the Star Academy was too down and out. She had to spend some effort to help the Star Academy regain its glory after advancing three levels in a row. For example, she had to set a small goal that she could achieve first: He would earn 10 billion first. For this reason, she created an instant messaging tool that was universal in the cultivation world, created an online trading platform that spread throughout the cultivation world, broke the monopoly of aristocratic families 'resources, realized the automatic production of pills, tools, and array talismans, and killed all the filthy beasts that attacked at night with a sword... He also became the richest man in the cultivation world. Everyone scrambled to learn from Lan Zhi. "I'm just familiar with it." Lan Zhi smiled humbly. His words caused the entire cultivation world to go crazy. The fake daughter who thought that she had gotten rid of Lan Zhi turned around and realized that she had lost everything unknowingly. She was both panicked and helpless." Where is the thing that belongs to me?" "I'm sorry, they were all eliminated," Lan Zhiyun said casually. - Lan Zhi was not lacking in wisdom, strategy, and tactics, but he lacked a little warmth. At some point, the Star Spirit God of All Things had quietly arrived by her side and pulled her into his embrace.

Feng Chongxiao
· 3.8K Views
Popular Searches