webnovel

hukum memakai softlens

Related Stories
Mata Mistis: Mataku Mencuri Hukum Budidaya
Author: RogueArvy
Ongoing · 55K Views
Synopsis
Di ujung utara Benua Atherno, di sebuah desa yang tidak dikenal, Kyrian dilahirkan sebagai seorang manusia biasa. Lemah, tidak berarti, dan ditakdirkan untuk dilupakan. Namun, dia sama sekali tidak biasa. Saat pertama kali membuka matanya, mereka menunjukkan mata putih absolut tanpa pupil atau iris... dan dengan itu, bakat bawaan yang tidak dapat dijelaskan. Kemampuan untuk melihat apa yang tidak bisa dilihat orang lain. Matanya tidak hanya melihat partikel energi spiritual, mereka bisa mencurinya. Dan lebih dari itu. Entah itu niat, hukum, konsep... segala sesuatu di depan penglihatannya bisa diambil oleh matanya. Ketika dia mencuri Niat Pedang pertamanya, matanya terbangun ke jalan pedang. Setelah mengambil Niat Es, sepasang mata lain terlahir. Dengan setiap niat baru yang dicuri, matanya berubah, dan mata baru muncul. Kyrian tidak menyembunyikannya dari dunia, tidak, mengindahkan harapan terakhir ibunya. Dia menggunakan karunianya tanpa rasa takut, dengan satu tujuan. Untuk menjadi kuat dengan cara apapun. (Ini adalah cerita pertama saya, jadi jangan berharap sesuatu yang mengagumkan. Saya hanya menulis apa yang menurut saya menarik dan mudah dibaca. Bahasa Inggris bukanlah bahasa pertama saya, jadi jika ada kesalahan, tolong beri tahu saya agar saya bisa memperbaikinya. Kalau tidak, nikmati bacaan Anda)
Table of Contents
More

"Menantang Takdir di Menara Tanpa Hukum"

Sinopsis "Menantang Takdir di Menara Tanpa Hukum" Kael tumbuh sebagai seorang tabib muda berbakat, mewarisi ilmu dari kakeknya yang legendaris. Namun, ketika wabah misterius melanda desanya, ia menghadapi kenyataan pahit—kemampuannya tidak cukup untuk menyelamatkan semua orang. Teringat cerita lama sang kakek tentang Menara Tanpa Hukum, tempat di mana ia pertama kali belajar pengobatan, Kael memutuskan untuk menaiki menara demi mencari ilmu yang lebih tinggi. Namun, menara bukanlah tempat bagi orang yang lemah. Di dalamnya, hanya mereka yang kuat yang bisa bertahan. Dalam masa tutorial, Kael mendapatkan Kitab Petir, sebuah teknik bela diri yang menjadi dasar kekuatannya. Tapi saat ia mencari guru kakeknya, ia justru menemukan kenyataan yang lebih kejam—tabib sudah tidak lagi dibutuhkan di menara. Sebagai gantinya, para Heler, orang-orang yang mampu menyembuhkan luka dengan mana, telah menggantikan peran tabib. Ilmu tabib dianggap usang dan tidak efisien, perlahan menghilang dari sejarah menara. Kael menghadapi dilema besar: haruskah ia menyerah dan mengikuti sistem yang ada, atau tetap berpegang teguh pada ilmu yang diwariskan kakeknya? Dengan catatan lama kakeknya sebagai petunjuk, Kael memulai perjalanan mendaki menara, mencari sisa-sisa ilmu tabib yang telah terkubur. Dalam perjalanannya, ia bertemu dengan para Heler yang menganggapnya remeh, sekutu yang meragukan pilihannya, serta musuh yang ingin menghapus tabib dari sejarah. Di dunia di mana kekuatan menentukan segalanya, bisakah seorang tabib bertahan? Ataukah Kael akan menemukan cara mengubah takdir dan membuktikan bahwa tabib masih memiliki tempat di dalam menara? Perjalanan Kael baru saja dimulai, dan ia bertekad untuk mendobrak batasan yang telah ditetapkan oleh dunia.

fblues_eyes · Fantasy
Related Reviews
Related Topics
More
New Arrivals

[Revival of Myths: Mount Tai Inherits Dragon Luck at the Beginning of the Game]

The opening of the meridian of providence, the revival of all kinds of myths, the mutation of demon beasts, and the invasion of the hundred races. Everyone would receive the power of providence according to the strength of their providence. Those with poor providence would become ordinary civilians, while those with good providence would awaken extraordinary divine powers and transform into gods. Jiang Mo had struggled in the new world for twenty years. He was smashed into ashes by the mythical god, the Monkey Demon Grand Sage, and the last place of prayers of humans. This made him finally realize the difference between humans and gods. He had lived another life and was reborn on Mount Tai. He had returned to the most important node in his life and had mistakenly entered the forbidden zone of the gods. This time, he had chosen to shed his mortal state and become a god! He killed a god at the beginning and inherited the golden dragon luck! You have obtained the saint-grade divine power [Dragon Transformation] and the creation-grade divine power [God Slayer]! Killing a god would allow one to plunder the god's talent and take the god under their command! Starting from Mount Tai's God-slaying! The First Emperor bowed his head, the Overlord bowed his head, the Torch Dragon was his mount, the Heaven Punisher Territory's three armies were protected by the Great Sage, and the Vermilion Bird and Phoenix protected Ling Xiao! Seventy-two Immortals Return to the Heavenly Court! In this life, even gods and buddhas have to kowtow to me! In front of them was the Grand Xia, where Fiendgods were forbidden!

Stars of the Dark Night 3
· 6.5K Views
Popular Searches