Janganlah kamu mengatakan cinta, kalau memang ternyata cinta itu bukanlah untukku.
Jangan datang kepadaku, kalau kamu hanya menaruh luka di hatiku.
***
Menceritakan seorang gadis bernama Alisya, seorang mahasiswi fakultas hukum. Awal kehidupannya begitu indah, memiliki keluarga yang harmonis serta mendapat sahabat yang begitu pengertian. Tidak hanya itu saja. Dia juga memiliki pacar bernama Adrian. Hubungan mereka sudah berjalan selama bertahun-tahun.
Namun, siapa sangka hubungan percintaan Alisya ternyata tidak berakhir dengan indah. Alisya begitu kecewa. Kepercayaan yang dia berikan, kesetiaan, serta ketulusan cinta dari Alisya telah dikhianati oleh Adrian.
Semenjak putus, Alisya menjadi berubah. Dia tidak percaya lagi apa itu cinta. Laki-laki yang berusaha mendekatinya, dia pun menolaknya dengan alasan takut untuk jatuh cinta kembali.
Ada satu hal yang aneh pada diri Alisya. Setiap Alisya mengalami suatu kejadian, tiba-tiba ia teringat sesuatu. Tetapi saat dia berusaha mengingatnya kembali, kepalanya menjadi sangat sakit. Ia pun menjadi bingung, ingatan apa itu?
Dari sisi lain Alisya yang tidak beruntung dalam hal percintaan, ada sebuah rahasia yang disimpan dengan sangat rapi oleh keluarganya selama bertahun-tahun. Membuat Alisya semakin curiga dan dia mencoba untuk mencari tahu semua itu.
Bagaimana kisah Alisya selanjutnya? Apakah dia bisa percaya lagi pada cinta?
Hal pertama yang kupikirkan adalah, karakter mihai beneran kuat. Gimana si uke beneran barbar, keras kepala n gk takut mati (ama luca) tp ttp punya hati selembut kapas n baik (ama anaknya). Setiap karakter digambarkan dengan kuat, khas dan mudah untuk membayangkannya. Tata bahasa juga rapi, alur yang dibuat tidak terlalu terburu-buru dimana Luca dan Mihai bersama karena jelas sikon yg memaksa. but yg terpenting .... SI BABY LUTUNA ITU BOLEH GAK DICULIK?! oh, dia beneran imut, dengan 'Da! Da!' ak ngebayanginnya gk tahaann, ah, ak gk tahan sama hal-hal lucu kayak gini. overall, semuanya bagus. Setiap karakter disampaikan dengan kuat dan lugas!