Bukan Salah Rasa
Kisah anak-anak remaja yang beranjak dewasa, dimana masing-masing dari mereka memiliki masalah hidupnya masing-masing.
Refan, Reisya, Ruri, Simon, Miko, Zahra, Nando, Nindy, Lucy, dan Gavin. Mereka semua memiliki kisah hidupnya masing-masing, dimana ego dan perasaan menjadi landasan dari sebuah perubahan besar dalam hidup mereka.
Di saat hati sudah menguasai, apakah logika bisa melawannya? Baik sadar atau tidak, nyatanya perasaan lah yang selalu menang atas perdebatannya dengan ego.
Anak muda adalah awal dari kisah mereka, setelah beranjak dewasa barulah mereka mengerti arti perasaan yang sebenarnya. Lalu jika masalah terjadi di antara kehidupan mereka, apakah rasa itu ikut bersalah?
Hati seseorang tidak bisa di tentukan oleh kehendak orang lain, karna kekuasaan sepenuhnya ada pada si pemilik hati sendiri. Apakah ia menerima perasaan itu, atau malah membuang.
( Mengandung beberapa part 21+)
SA_20 · Teen
Alur menunjukkan bagaimana hati punya keterbatasan menahan rasa sakit, ketika akumulasi dari semua rasa sakit mencapai batas maksimum maka memberikan kembali rasa sakit pada orang-orang yang telah memberi rasa sakit itu sendiri adalah sebuah kewajaran, agar mereka tau bahwa tersakiti itu sangat menyiksa.