webnovel

sehari kebohongan

Related Stories
Kelahiran Kembali: Kultivasi Kehidupan Sehari-hari
Author: The sunshine is great in the courtyard
Ongoing · 130.3K Views
Synopsis
Raja Sejati Jiwa Lebih Dulu gagal dalam ujian surgawinya dan kembali ke masa mudanya sebagai pelajar. Tahun 2013, ketika internet seluler baru muncul, di tengah-tengah arus deras era ini, kehidupan sehari-hari seorang kultivator.
Table of Contents
More

Diantara Kebohongan

{MATURE CONTENT: R18!} When lie covered by a liars, even human eyes could never tell the truth. “kamu ngga suka keramaian?” Ia mengangguk dengan senyum simpul, alihkan pandangan dari buku untuk menoleh hanya menemukan pandangan pria itu kembali terbuang ke hadapan. “kamu bisa menjelajahi tempat ini secara privat kalo mau” ucapnya dengan dua lengan bertengger ke sandaran kursi. Terkekeh geli Malena mendengar itu, “menyewa tempat sebesar ini?” sebab kedengarannya tidak mungkin. “ngga ada yang ngga mungkin di sini” geleng si pria dengan bibir mengerucut, “tinggal bilang aja ke penjaga di depan, mereka akan mengusir pengunjung lain dan menutupnya untuk bisa kamu jelajahi sendiri” kesannya pongah menjawab, “aturannya memang begitu, karena masuk ke tempat ini tidak dipungut biaya apapun kan” tolehnya kilas ke Malena yang kelihatan heran. “itu egois namanya” geleng Malena, masih kecut. Pandangan si pria mengedar ke lenggangan sejenak, “demi kenyamanan sendiri, tidak ada salahnya. Semua orang bisa menggunakan tempat ini sesuka mereka jika bilang, kecuali mereka ngga tahu” Malena kembali menggeleng kecil, “ini bukan tempat pribadi” “kecuali punya pemiliknya” sanggah si pria balik menatap, lalu memperbaiki duduknya sedikit menghadap Malena dengan satu tangan tersodor. “perkenalkan.. saya Ghani, yang punya Semesta ini” Malena menatap si pria dengan keterhenyakan dalam diamnya, lalu melirik sodoran tangan yang masih tertahan. Akhirnya, ia bertemu Ghani secara langsung. Dan ia merasa debaran jantungnya kian berdentam, diantara perasaan lega dan khawatir. Pengakuan tersebut bukan hanya mengejutkannya, tetapi gaya Ghani kala mengenalkan diri terkesan sedikit begitu pongah. “oh wow” serunya pelan, berdengus senyum menerima kilas jabat tangan yang ia lepas sepihak. “senang bertemu dengan pemilik tempat ini, secara tidak terduga” sudut bibirnya berkedut dipaksa tersenyum, tapi ia bisa menutupi itu. Pandangan Ghani masih menatapnya, tapi kembali duduk seperti semula dengan lengan menyender. “kamu familiar, seperti kita pernah ketemu sebelumnya” kata Ghani memperhatikan Malena yang pasang senyum simpul. Tidak sulit menjaga sebuah kerahasiaan, yang sulit itu adalah menjaga kepura-puraan. “saya rasa tidak” gelengnya pelan, “manusia punya banyak kembaran di bumi kan” “but feels like i’ve seen you before” bersitatap mereka lagi. Ghani dengan tatapan lekat, sedangkan Malena hanya tersenyum tipis. Malena tidak terkesan mengundang, tidak pula menunjukkan ketertarikan apapun. Ia paham dengan maksud tatapan Ghani padanya. Justru ia menunjukkan kekakuan, kecanggungan, dan sedikit ketidak nyamanan. Bukan seperti kebanyakan orang yang akan berseru semringah dan semangat ketika bertemu seorang pemilik tempat apapun, atau meminta berfoto dan sebagainya. “saya boleh tau nama kamu?” Nama adalah identitas diri yang paling krusial, Malena berpikir memberitahukan namanya adalah hal pertama yang membuat hidupnya kemungkinan berada dalam bahaya.

Nothing_El · Fantasy
Related Reviews
Related Topics
More
New Arrivals

My senior brother is invincible and steady

[Description 1: Many years later, Jiang Hongyu, who was known as Empress Gou, would stand in front of many enemies from all over the world. She would definitely remember the distant afternoon when her senior brother took her to see a dog.] " Everyone calls me a genius of the Dao of Concealment, a peerless Empress. But who would have thought that the true Concealment would be my senior brother's Concealment that no one else knows about!" "Everyone says that I'm temperamental and that I'm a one in ten thousand devil! But who knew that my senior brother's heart was like an onion, layer after layer. No matter how you peeled it, you couldn't see the end. You could only cry." [Description 2: Chen Wen transmigrated to a cultivation world that would be destroyed by the Extraterrestrial Demons a thousand years later. He was determined to develop steadily and survive until the day the world was destroyed before leaving the mountain…] However, it was only when his cheap master thought of something and went out that he brought back his amiable and cute little junior sister. She had almost completely exposed his family background. "Senior Brother, isn't this the legendary Immortal Slaying Sword Formation? Why do you have 16,400 sets here?" "Senior Brother, why did the queen of the Vermilion Bird clan call you Senior Brother? Did you secretly accept a junior sister behind my back?" Senior Brother, why did the people from the netherworld run away when they saw you and say that you were tattooed on the King of Hell's back?" …… Many years later, the otherworldly demons, who had already infiltrated the entire world and planned to overthrow it in one fell swoop, could not help but fall into deep thought when they saw the sudden appearance of tens of thousands of Primordial Chaos Zenith Heaven Golden Immortals in this world. "Didn't you say that the strongest person in this world is only a Golden Immortal?"

I know the name of willows, and the leaves have no catkins
· 4.4K Views
Popular Searches