Let Me Game in Peace
1 drop of blood = 1-Up
Other people game overnight, I game overnight and bleed.
Ever since the dimensional storms descended upon Earth, numerous dimensional zones have appeared, bringing with them all kinds of dimensional creatures—Immortals, Buddhas, Devils, Angels, Elves, etc.
Yet, all these strange dimensional zones can turn into dungeon instances on my phone. Other people risk their lives adventuring, I spend all my time gaming.
Monsters drop dimensional crystals that boost stats, imbue new skills, and join me as Companion Beasts. These Companion Beasts fight alongside me or alone, augmenting me with their skills and strength. Rare monsters in real life? I'll just restart the game with a drop of blood to grind it.
I really need a blood transfusion.
Twelve-Winged Dark Seraphim · Urban
Aku Author penulis cerita ini, bagi kalian yang membaca sampai akhir saat ini apakah kalian ada merasa sama persis seperti cerita dari Outlast Game? mungkin hanya beberapa chapter karena yang bagian teori konsep memang aku buat sendiri. jujur banget, aku benar-benar gak bisa melanjutkan lagi, karena pada dasarnya cerita di outlast game hampir selesai. apalagi outlast game yang ke 2 itu kan bukan Asylum lagi tempatnya. jadi aku harus putar kemudi, buat jalan cerita baru. Dan hal yang paling buat aku gak suka atau mungkin lebih ke arah kecewa, karena aku terlalu terpaku pada kisah percintaan yang bahkan sungguh aneh banget. Apalagi belum ada karakter wanita di sini. yah intinya, bijaklah membaca aja yah apalagi di chap 20-21...