Aku sudah gila ... ya, gila! Bagaimana bisa aku menyukai penculik itu?! Hariku monoton setiap hari, hanya saja baru-baru ini seorang pria menganggu rutinitas itu. "Cinta bukan hanya tentang kebahagiaan," sangkalku kepadanya. But he is such a pig-headed! Dalam upaya untuk menghindar, aku rela selalu pulang malam hanya agar tidak berpapasan dengannya. Tapi itu malah membawa petaka. Suatu malam, aku terbangun dalam kegelapan, butuh beberapa detik untuk menyadari bahwa ... itu bukan kamar yang familiar, serta tangan dan kakiku terikat kencang. Di tengah kebingungan dia muncul. Ya, dia. Seorang laki-laki bisu yang menderita keterbelakangan mental, penculikku.
Morgana, that was the first name that made me laugh out loud. Why are most villainous named Morgana? Gave me a merlin vibe there. Anyway, overall, the book is interesting with few grammatical error - come on the authors is not a computer - and the first chapter is very very interesting, an overpowered MC does set the mood for an interesting read .Anyway, if you haven't read this book, you're going to regret having not read it sooner. Kudos to you author😘😘