webnovel
1746623750110
Zelora

Zelora

Lv1
2025-03-23 JoinedIndonesia
-d

Writing

1.5h

of reading

13

Read books

Badges
3

Future Game

Zayne hanyalah pria biasa yang bekerja keras demi keluarganya. Namun hidupnya terasa kian berat: istrinya terus menuntut uang, pekerjaannya tak pernah cukup, dan ia selalu merasa gagal. Di saat keputusasaan mulai menjerat, sebuah undangan misterius mengubah segalanya—membawanya ke dalam arena permainan brutal bernama Future Game, permainan yang menjanjikan masa depan hanya bagi mereka yang sanggup bertahan. Peserta pertama kali diperkenalkan dengan aturan sederhana: tidak ada paksaan untuk bermain, tetapi sekali memilih masuk, mereka tidak bisa keluar. Dengan ratusan orang lain, Zayne menyaksikan bagaimana “permainan” ini perlahan menghancurkan logika, moral, dan hati nurani setiap orang. Awalnya ia mencoba tetap manusiawi—berbagi makanan dengan Liona. Namun tekanan dan kekejaman permainan menelannya. Dari pilihan pintu maut, pengkhianatan, hingga saling bunuh, Zayne berubah: ia tega menusuk Liona, memperalat Rina, dan merampas hidup orang lain demi dirinya sendiri. Di sisi lain, terdapat sosok pria misterius berjas hitam dengan topeng—dalang di balik Future Game. Ia mengawasi segala sesuatu dari ruang kendali, selalu tenang, seakan sudah tahu hasil akhirnya. Pria itu membangun Future Game bukan hanya untuk hiburan orang kaya, tapi juga sebagai eksperimen untuk menunjukkan wajah asli manusia ketika dipaksa memilih hidup atau mati. Permainan demi permainan berlalu—berburu makanan, jebakan pintu, kartu kematian, pertarungan hutan, hingga judi poker yang berdarah. Satu per satu peserta gugur, sampai akhirnya hanya tersisa Zayne seorang diri. Ia menjadi pemenang, namun tidak ada kebebasan, hanya satu babak terakhir: duduk di hadapan pemilik permainan dalam permainan catur. Di balik bidak dan strategi, keduanya saling membuka isi hati. Pria itu terkejut melihat bagaimana Zayne berubah—dari pria rapuh menjadi monster yang lebih kejam dari yang ia bayangkan. Zayne menuduh pria itu sebagai biang keladi semua penderitaan, sementara pria itu bersikeras bahwa permainan ini hanya memantulkan sisi asli manusia. Pertarungan itu berakhir dengan kejutan. Zayne memenangkan catur, tapi pria itu melepaskan topengnya, mengungkap jati dirinya. Dalam detik mengharukan namun tragis, persahabatan mereka runtuh. Pria itu mengarahkan pistol pada Zayne, menembaknya tanpa ragu, lalu berbalik menghabisi dirinya sendiri. Akhirnya, Future Game menyisakan ruang kosong—papan catur yang terhenti, ruangan sunyi tanpa pemenang sejati, dan pesan moral yang tajam: bahwa dalam keputusasaan, manusia bisa menjadi lebih kejam dari monster. Bahwa persahabatan bisa runtuh oleh ambisi. Bahwa masa depan bukan selalu tentang harapan, melainkan tentang keberanian untuk tetap manusia. Future Game adalah kisah tentang manusia yang dipaksa menghadapi pilihan terkejam dalam hidup mereka, dan bagaimana bahkan pemenang sekalipun bisa kalah oleh dirinya sendiri.

Zelora · Urban
30 Chs

Kilau yang Terlambat

“Kilau yang Terlambat” adalah kisah perjalanan emosional seorang remaja perempuan bernama Nara yang tumbuh dari pengalaman pahit dari bahan ejekan menjadi sosok yang bersinar, penuh keberanian, dan akhirnya menemukan cinta sejati. Cerita dimulai dengan gambaran Nara sebagai sosok tertutup dan tidak menonjol di SMA nya. Ia sering diejek karena penampilannya yang dianggap ‘ketinggalan zaman’. Di balik diamnya, Nara menyimpan luka mendalam akibat perlakuan teman-temannya, termasuk sikap masa bodoh Rey, teman sekelasnya yang populer dan diam saat ia dibully, kadang juga ikut-ikutan. Tapi itu dua tahun yang lalu sebelum dia pindah sekolah di kelas 7 karena sudah tidak nyaman, kini ia kembali di kelas 9. Suatu hari, sekolah mengadakan program mentoring antar siswa, dan Nara secara tak terduga ditunjuk sebagai mentor untuk adik kelas yang juga mengalami perundungan. Dari sinilah titik balik Nara dimulai. Ia mulai berinteraksi lebih banyak dengan orang lain, terutama dengan sahabatnya, Rina, dan lambat laun membuka diri terhadap perubahan. Ia mulai merawat diri, bukan untuk membalas ejekan, tapi sebagai bentuk penghargaan terhadap dirinya sendiri. Perubahan ini menarik perhatian banyak orang, termasuk Rey. Rey yang dahulu pasif, mulai menyadari ketulusan dan kekuatan Nara. Ia tertarik bukan karena penampilan Nara yang berubah, melainkan karena karakter dan keberaniannya. Namun, Rey diliputi rasa bersalah atas sikap acuhnya di masa lalu. Hubungan mereka perlahan berkembang, diawali dari kerja kelompok, percakapan ringan, hingga perhatian kecil seperti memberi teh saat Nara kelelahan. Dalam proses ini, Rey berusaha menunjukkan perasaannya tanpa tergesa. Ia memberikan Nara gantungan kunci bunga matahari sebagai isyarat pertama. Lambat tapi pasti, perasaan mereka tumbuh. Nara yang dulunya takut ditertawakan, kini mulai berani merespons dengan senyuman dan kehangatan. Konflik batin juga muncul ketika masa lalu datang menghantui Nara—teman-teman yang dulu mengejeknya kini bersikap berbeda karena ia telah glow-up. Tapi Nara tahu, kilau yang ia punya sekarang bukan berasal dari penampilan, melainkan dari penerimaan diri dan keberanian untuk berubah. Menjelang akhir cerita, acara perpisahan sekolah menjadi titik klimaks. Nara menjadi perwakilan siswa kelasnya dan menyampaikan pidato penuh haru tentang menerima diri dan bangkit dari luka. Setelah acara, ia dan Rey bertemu di taman belakang sekolah, tempat di mana banyak kenangan masa lalu tersimpan. Di sana, Rey akhirnya menyatakan perasaannya dengan kalimat sederhana namun dalam. Ia memberi kalung dengan liontin bunga matahari sebagai simbol dari cintanya—bukan cinta yang lahir karena penampilan, tapi karena cahaya dalam diri Nara. Nara menerima perasaan itu. Bukan hanya karena ia menyukai Rey, tetapi karena ia telah berdamai dengan dirinya sendiri. Ia tidak lagi mencari validasi dari orang lain, karena kini ia tahu—ia berharga. Cerita diakhiri dengan momen kembang api saat perpisahan, simbol dari kebahagiaan, keberhasilan, dan cinta yang tumbuh perlahan. Rey dan Nara berdiri bersebelahan, bukan hanya sebagai pasangan, tapi sebagai dua individu yang telah saling menyembuhkan. Kilau yang Terlambat bukan sekadar kisah romansa remaja, tapi perjalanan mendalam tentang harga diri, penyembuhan luka batin, dan kekuatan untuk terus maju meski sempat terjatuh. Ini adalah kisah untuk siapa pun yang pernah merasa tidak cukup, untuk mereka yang pernah dihina, dan bagi yang masih berjuang untuk bersinar di tengah gelapnya dunia.

Zelora · Teen
20 Chs

Sisi Gelap Cinta

“Sisi Gelap Cinta” menceritakan kisah Arga, seorang siswa SMA yang awalnya biasa saja, hingga pertemuannya dengan Sabrina—gadis pendiam yang menyimpan luka dalam keluarga membuat hidup Arga berubah. Hubungan mereka yang awalnya manis berkembang menjadi cinta yang penuh perjuangan dan pengorbanan. Namun, semua mulai hancur ketika ibu Sabrina meninggal dunia secara tiba-tiba. Dalam keterpurukan, satu-satunya tempat bergantung bagi Sabrina hanyalah Arga. Tapi tak lama kemudian, Sabrina justru diambil oleh kakaknya ke luar kota. Kepergiannya begitu mendadak, meninggalkan Arga hanya dengan sepucuk surat penuh kenangan dan luka. Kecewa, Arga berubah drastis. Ia menutup diri, menjadi dingin, dan jatuh ke dunia kekerasan bersama Zayne dan Bayu, dua sahabatnya yang juga menyimpan luka hati. Tawuran menjadi pelarian, dan balas dendam pada cinta menjadi kesenangannya—Arga mulai mempermainkan hati banyak gadis, bahkan nyaris melewati batas. Namun di tengah kegelapan itu, muncul kembali Rina—salah satu gadis yang pernah ia permainkan. Berbeda dari yang lain, Rina tetap peduli, bahkan saat Arga penuh luka dan amarah. Rina hadir saat semua orang menjauh, dan perlahan, kehangatannya meruntuhkan dinding kemarahan dalam diri Arga. Meski masa lalu Sabrina masih membekas—apalagi ketika ia mengirim foto bersama pacar barunya—Arga mulai berubah. Rina selalu menjadi alasan Arga menahan diri. Satu kalimat sederhana dari Rina: “kalau kamu ikut mereka, aku gak akan senyum lagi buat kamu”, menjadi tamparan lembut yang mengubah arah hidup Arga. Di akhir cerita, Arga dan Rina berjalan bersama di jalan yang terang—meninggalkan sisi gelap cinta yang dulu menghancurkannya, menuju kehidupan yang baru, di mana cinta bukan lagi luka, tapi tempat pulang.

Zelora · Realistic
20 Chs

The Last Two

Di masa depan yang penuh eksperimen sains ekstrem, Eilan dan Lyra terjebak dalam sebuah proyek eksperimen dimensi yang gagal. Mereka bertahan hidup dengan bantuan anak mereka yang misterius bernama Caelum, dan berhasil kembali ke dunia nyata. Meskipun proyek dianggap gagal oleh para ilmuwan, keberhasilan Eilan dan Lyra membuat mereka dipuja sebagai pahlawan sains. Nama mereka tersebar di seluruh dunia, dan kehidupan mereka berubah drastis—kaya, terkenal, dan dikenang dalam sejarah. Dua tahun kemudian, Eilan dan Lyra telah pensiun. Anak-anak mereka—Caelum, Eira, dan Noan—bekerja di laboratorium sains yang berbeda, tetapi tetap saling bekerja sama dalam membangun proyek rahasia yang tidak diketahui siapa pun, bahkan oleh orang tua mereka sendiri. Proyek tersebut adalah pembangunan portal menuju dunia lain, yang dikerjakan secara diam-diam di Zona Omega. Namun, ambisi mereka mulai terguncang ketika pemimpin tim teknis dan militer, Arven, mengkhianati mereka karena keserakahan. Arven menyebarkan informasi proyek rahasia ke publik secara utuh, bukan sebagian seperti yang dijanjikan. Dunia pun gempar. Ini memicu perang teknologi antara pihak internasional dan pihak yang membela keluarga Eilan. Eilan dan Lyra pun kembali turun tangan. Mereka mengambil alih proyek, memenjarakan Arven, dan menyewa pejabat serta militer tingkat internasional untuk melanjutkan proyek secara lebih aman dan profesional. Di saat yang sama, Caelum menghadapi konflik pribadi. Seorang gadis bernama Alethea mencoba mendekatinya demi mencuri barang penting. Namun Caelum, si jenius dunia, telah mengetahui niat buruk itu sejak awal dan membalikkan keadaan. Semua bukti telah direkam dan Alethea terjebak dalam permainan Caelum sendiri. Setelah itu, Caelum, Eira, dan Noan memutuskan untuk mengambil waktu libur. Mereka pergi berlibur dan bertemu dengan seorang gadis cantik bernama Aira, yang diusir dari rumah karena salah paham soal pencurian. Caelum membantunya, dan hubungan mereka pun mulai terjalin perlahan. Sementara itu, proyek tetap berjalan tanpa mereka. Zona Omega dijaga ketat oleh militer dan teknisi yang dipimpin oleh pemimpin baru yang setia. Namun, kabar duka datang: Eilan dan Lyra telah meninggal dunia. Caelum dan saudara-saudaranya mengunjungi makam mereka bersama Aira, yang baru mengetahui siapa sebenarnya orang tua Caelum—dua tokoh bersejarah dalam dunia eksperimen dimensi. Konflik kembali muncul saat penyusup mencoba menyerang Zona Omega, tetapi berhasil ditangani dengan cepat oleh Caelum dan timnya. Lima tahun berlalu. Caelum dan Aira kini menjalin hubungan, meski belum menikah. Proyek pembangunan portal telah selesai. Hanya Caelum dan Aira yang diizinkan menjadi manusia pertama yang memasukinya. Sebelum itu, mereka menghabiskan waktu bersama secara romantis, mengenang perjuangan mereka selama ini. Bab terakhir membuka kisah baru—Caelum dan Aira akhirnya melangkah ke dalam portal. Namun dunia di balik portal tidak seperti yang mereka bayangkan. Dunia itu primitif, tanpa teknologi, bangunan, bahkan makanan, hanya kehidupan purba dan alam liar. Untungnya, mereka membawa perlengkapan. Tapi… saat mereka menoleh ke belakang, portal telah tertutup dan tidak akan pernah terbuka lagi. Dunia baru telah menyambut mereka, dan masa depan kini menjadi misteri. Mereka mengalami hal yang sama pada Eilan dan Lyra, menjadi... *dua manusia terakhir*

Zelora · Others
30 Chs

Sumpah Cinta Berdarah

Ezra dan Selena adalah sepasang kekasih yang menjalani kehidupan mereka dengan bahagia. Namun, kebahagiaan itu berubah menjadi mimpi buruk ketika arwah Dion dan Natasya, dua jiwa penuh dendam, kembali dari alam kematian. Dion dan Natasya dulunya adalah pasangan yang memiliki kisah tragis. Natasya tewas tertabrak mobil sebelum menikah dengan Dion, dan kini arwahnya menyalahkan Dion atas kematiannya. Mereka kembali ke dunia dengan satu tujuan: mengambil alih tubuh Ezra dan Selena untuk melanjutkan kehidupan mereka yang terputus. Dion dan Natasya berhasil merasuki tubuh Ezra dan Selena, memaksa mereka menjadi tahanan dalam tubuh sendiri. Dengan tubuh baru mereka, Dion dan Natasya mencoba menjalani kehidupan yang mereka impikan. Mereka bermesraan, bersenang-senang, tetapi ada satu hal yang tidak bisa mereka dapatkan—Natasya tidak bisa hamil. Meskipun tubuh yang ia tempati adalah tubuh Selena yang masih hidup, arwahnya sendiri sudah mati. Keinginan mereka untuk memiliki keluarga pun musnah, membuat hubungan mereka perlahan membusuk. Namun, kekuatan Ezra dan Selena tidak bisa diremehkan. Dengan tekad yang kuat, mereka mulai merebut kembali tubuh mereka. Setelah pertarungan batin yang mengerikan, mereka berhasil mengusir Dion dan Natasya, mengambil alih tubuh mereka lagi. Tetapi kemenangan ini bukan akhir dari penderitaan mereka. Selena mulai membenci Ezra karena bayi mereka yang dikandungnya gugur akibat peristiwa tersebut. Di sisi lain, Ezra menyalahkan Selena karena lebih peduli pada kebenciannya daripada menyelamatkan hubungan mereka. Hubungan mereka yang dulu penuh cinta berubah menjadi penuh dendam dan amarah. Sementara itu, arwah Dion dan Natasya juga tidak menemukan kedamaian. Bukannya pergi ke alam baka, mereka justru semakin tenggelam dalam kebencian. Mereka saling menyalahkan atas nasib tragis yang menimpa mereka. Natasya menyalahkan Dion karena ia belum menikah dan mati sia-sia, sementara Dion hanya menganggap semua ini adalah takdir yang tidak bisa diubah. Pertarungan antara mereka pun meledak, bahkan setelah kematian. Tidak berhenti di situ, Dion dan Natasya kembali merencanakan sesuatu yang mengerikan. Mereka berusaha merasuki tubuh Ezra dan Selena sekali lagi, tetapi kali ini dengan tujuan yang berbeda—mereka ingin membuat Ezra dan Selena saling membunuh. Jika keduanya mati, Dion dan Natasya bisa mengambil alih tubuh mereka selamanya. Namun, kali ini arwah mereka tidak lagi mampu mengendalikan tubuh Ezra dan Selena. Meski begitu, pengaruh mereka telah meracuni pikiran pasangan itu. Tanpa perlu dirasuki, Ezra dan Selena benar-benar ingin saling membunuh. Selena menyerang Ezra dengan pisau, mencoba membunuh pria yang dulu sangat ia cintai. Ezra tidak tinggal diam, ia melawan dengan sekuat tenaga. Pertarungan mereka berlangsung brutal, penuh amarah dan dendam yang telah terpendam lama. Akhirnya, tanpa campur tangan arwah, hanya satu yang bisa bertahan hidup. Ketika cinta berubah menjadi kutukan, darah adalah harga yang harus dibayar. Dan meskipun pertarungan ini berakhir, arwah Dion dan Natasya masih mengintai… menunggu kesempatan berikutnya untuk kembali. Sumpah Cinta Berdarah belum benar-benar berakhir.

Zelora · Horror
20 Chs

Gadis Kelam 2

Ringkasan Novel Gadis Kelam 2 Setelah kejadian mengerikan yang menimpa Natalia di Gadis Kelam, kisah ini berlanjut dengan Lina sebagai tokoh utama. Lina, adik Natalia, adalah satu-satunya anggota keluarga yang tersisa, selain ibunya. Namun, setelah sekian lama berusaha melupakan kejadian kelam di rumah mereka, terror Natalia justru kembali menghantui. Bab 1 - 5 Lina, bersama teman-temannya—Rara, Nana, Sela, Juna, dan Dimas—kembali ke rumah Natalia. Meski baru dua minggu ditinggalkan, rumah itu masih dipenuhi dengan sisa-sisa tragedi, termasuk bercak darah di kamar Dimas. Saat menjelajahi rumah, Lina menemukan cincin yang dulu melekat di jarinya kini tergeletak di meja, padahal ia tidak pernah melepasnya. Kertas bertuliskan “Kau ingin melepas cincinnya? Lakukanlah” muncul tiba-tiba. Sejak saat itu, keadaan berubah menjadi horor. Satu per satu, teman-temannya mulai mati dengan cara mengenaskan, dibunuh oleh arwah Natalia yang penuh kebencian. Mereka terjebak di rumah tersebut, dengan hanya satu pilihan: turun dan bertemu dengan Natalia, atau nekat melompat dari lantai dua. Mereka akhirnya melompat, berlari ke motor, dan melarikan diri ke Bandung, tempat ibu Lina tinggal. Bab 6 - 10 Setelah kembali ke Bandung, Lina dan Natan (pacarnya) mencoba menjalani kehidupan normal. Namun, kasus pembunuhan di rumah Natalia kembali menjadi berita utama. Polisi menemukan mayat teman-temannya, tetapi yang aneh adalah Natalia tidak membawa jasad mereka, berbeda dengan Dimas yang jasadnya lenyap. Sebulan berlalu, Lina dan Natan semakin dekat, menikmati hidup tanpa gangguan. Namun, tiba-tiba Natalia muncul kembali, dalam keadaan normal. Ia mengaku telah diculik, mencoba meyakinkan ibu mereka bahwa ia masih hidup. Ibu yang masih menyimpan harapan segera mempercayainya, tapi Lina curiga. Saat ibu hendak memeluk Natalia, wujudnya berubah menjadi sosok mengerikan dan ia langsung membunuh ibu di tempat, sebelum menghilang lagi. Kini, Lina benar-benar sendirian. Bab 11 - 15 Tanpa pilihan lain, Lina memutuskan tinggal bersama Natan. Namun, arwah Natalia terus menghantuinya. Suatu malam, Lina terbangun dan melihat Natalia di sampingnya, hanya untuk menyadari itu adalah Natan. Pagi harinya, mereka menyadari bahwa tidak hanya Natalia yang menghantui mereka—Rahmat, ayah Natalia dan Lina, juga kembali. Rahmat memiliki dendam kepada Natalia karena tidak menolongnya saat masih hidup. Namun, berbeda dengan Natalia yang membenci Lina, Rahmat justru membela Lina. Ia menganggap adiknya tidak bersalah karena masih kecil dan tidak bisa berbuat apa-apa. Ini menyebabkan konflik besar—Natalia ingin membunuh Lina, sementara Rahmat ingin menyiksa Natalia karena menyeretnya ke dunia arwah. Adu kekuatan antar arwah pun terjadi. Rahmat menertawakan Natalia, mengungkapkan bahwa ialah yang telah menyeret Natalia ke alam lain. Natalia membela diri, menyalahkan ayahnya karena menuntut balas dendam yang tidak adil. Namun, Rahmat tak peduli. Ia ingin lebih dari sekadar menghantui—ia ingin Natalia menderita lebih dalam. Bab 16 - 19 Lina dan Natan akhirnya melarikan diri dari apartemen, meninggalkan dua arwah itu bertarung sendiri. Sementara itu, Natalia kalah. Tubuh spiritualnya hancur dan Rahmat menyeretnya ke dalam kegelapan. Jejak seretan tubuh Natalia menjadi bukti bahwa ia tidak bisa melarikan diri. Ia akan terus disiksa oleh ayahnya di dunia lain, selamanya. Bab 20 (Akhir) Dua tahun berlalu. Lina dan Natan kini telah menikah dan memiliki seorang anak. Mereka hidup tenang tanpa gangguan mistis. Tidak ada lagi Natalia, tidak ada lagi Rahmat. Semua yang berhubungan dengan masa lalu mereka telah berakhir. Mereka akhirnya bisa menjalani kehidupan normal, tanpa ketakutan. Tamat.

Zelora · Fantasy
20 Chs

Gadis Kelam

Natalia, seorang gadis muda, hidup dalam bayang-bayang masa lalu yang kelam. Sejak kematian tragis ayahnya, Rahmat, karena insiden yang melibatkan dirinya, Natalia dihantui oleh perasaan bersalah. Ia percaya bahwa tindakan yang ia lakukan saat itu adalah bentuk kasih sayang, tetapi kenyataan berkata lain—Rahmat kembali dari alam kematian dengan niat membalas dendam. Bersama teman-temannya—Bayu, Zayne, Reza, Rina, dan Karin—Natalia memutuskan untuk pergi berkemah di hutan, berharap bisa mengalihkan pikirannya dari teror yang mengintainya. Namun, perjalanan mereka berubah menjadi mimpi buruk ketika satu per satu teman-temannya dibantai secara brutal oleh sosok Rahmat yang telah menjadi makhluk mengerikan dengan wajah hancur. Bayu adalah korban pertama, kehilangan kepalanya setelah keluar dari toilet. Zayne, yang berusaha melindungi Natalia, terluka dan akhirnya tewas dalam pelarian mereka. Reza dibunuh dengan sadis saat bersandar di dinding kayu, dan Rina, yang tersandung saat berlari, langsung ditikam tanpa ampun. Kini hanya tersisa Natalia dan Karin. Di tengah ketakutan mereka, Natalia dan Karin menemukan mobil yang masih bisa digunakan dan bertemu seorang pendaki. Mereka meminta pria itu mengemudikan mobil untuk kabur. Namun, saat perjalanan di jalan raya yang sepi, Rahmat tiba-tiba muncul di luar jendela mobil, menyebabkan kecelakaan hebat. Natalia, satu-satunya yang selamat, harus berjalan kaki pulang ke rumahnya. Namun, rumah yang ia tinggali tidak lagi seperti dulu. Ibunya dan keponakannya menghilang tanpa jejak. Natalia mencoba mencari mereka, tetapi semuanya sia-sia. Saat ia memasuki kamarnya, pintu mendadak terkunci, jendela tak bisa dibuka, dan dalam ketakutan yang semakin mencekam, Rahmat muncul di hadapannya dengan wajah hancur dan pisau di tangannya. "Ini adalah pisau yang kau gunakan, Natalia," kata Rahmat, tanpa perlu menjelaskan lebih jauh. Natalia sudah tahu bahwa ini adalah akhir baginya. Ia terpojok di dinding, dan Rahmat terus mendekat. Dari luar rumah, terdengar teriakan mengerikan. Warga sekitar mendobrak masuk, tetapi yang mereka temukan hanyalah ruangan kosong dengan darah berceceran, seolah sesuatu telah diseret ke dunia lain. Natalia telah menghilang—diseret oleh ayahnya menuju kegelapan yang abadi. Novel Gadis Kelam pun berakhir dengan teror yang terus menggantung, meninggalkan pertanyaan apakah Natalia benar-benar telah pergi... atau ia masih ada di suatu tempat, menunggu untuk kembali.

Zelora · Fantasy
21 Chs