webnovel

Chapter 109 Nggak Terasa Hanifa Sudah Beranjak Dewasa

Mas Huda hanya cengingisan mendengar ucapan papa ke mamanya, saat dia berjalan keluar dari dalam ruang tamu dengan membawa kunci mobil sang papa.

"Huda bawa dulu ya Pa, Ma. Assalamu'alaikum," pamit Mas Huda.

"Wa'alaikumsalam .... hati-hati Hud!" sahut Pak Ridwan.

"Bensin gimana Pa? Aman nggak nih?" tanya Mas Huda.

"Aman lah, cuma sampi toko kamu doang bisa bolak balik sebulan lebih. He ... he," sahut Pak Ridwan sambil tertawa.

"Papa memang jozz," sahut Mas Huda.

GLEK

ロックされた章

webnovel.com で好きな作者や翻訳者を応援してください

次の章へ