webnovel

"Ishhh... Ku kira karena hati ku yang sakit, tubuh ku akan mati rasa."

Sedikit pun tak ada halangan dari para pendidik yang berdiri berjajar menjadi penonton. Senyum lega karena dapat menghantarkan para siswanya pada gerbang permulaan kehidupan sesungguhnya.

Tak ada bedanya dengan sang pemilik yayasan yang kali ini jauh lebih sering menyambangi sekolah. Pandangannya yang sekali pun tak terlepas dari sang putra satu-satunya yang menjadi objek intens.

Menarik senyum lepas, menarik otomatis saat sang anak yang di harapkan sudah berada di sisinya. Andres benar-benar sangat bahagia, kebahagiaannya lengkap dengan waktu bersamaan yang di datangkan. Terlebih berkat dari sumber bantuannya yang tak lepas membuatnya menaruh rasa kasih sayang sebagai seorang ayah. Wanita yang di cintai sudah bersedia mendampingi masa tuanya kelak, di lengkapi dengan dua anak tambahan yang di rangkul sama, Milo dan juga Devan.

ロックされた章

webnovel.com で好きな作者や翻訳者を応援してください

次の章へ