"Kamu ini ngomong apa Kinanti? Ini semua tak ada hubungannya dengan putriku. jangan kau sangkut pautkan dengan yang tidak ada disini." Ucap Wulan dengan nada cukup tinggi tak terima anak di sangkut pautkan dengan masalah pribadi.
"Tak ada disini kau bilang? Lalu siapa yang telah dengan lancang berani mengganggu malamku dengan Papi? Ha..? Aku tidak buta aku melihatnya minta bertemu dengan Papi untuk membicarakan sesuatu. Untuk apa dia datang malam malam begini kalau bukan untuk menggoda Papi? Dasar kalian berdua ibu dan anak memang sama saja. Sama-sama wanita penggoda."
Plakk
Wulan dengan berani menampar istri muda Cipto. Istri ke 13 sekaligus istri yang paling berani diantara para istri muda Cipto.
"Jaga mulutmu Kinanti atas dasar apa kau menuduh putriku seperti itu? Kau tak punya hak untuk berkata seperti itu tentang putriku." Kesabaran Wulan kini sudah di ambang batasnya, ia tak tahan lagi.
webnovel.com で好きな作者や翻訳者を応援してください