webnovel

Primordial yang Terlupakan

Penulis: tsani_hmmm3
Fiksi Ilmiah
Sedang berlangsung · 1.7K Dilihat
  • 4 Bab
    Konten
  • peringkat
  • N/A
    DUKUNG
Ringkasan

Pada awal Penciptaan Alam Semesta, legenda mencatat bahwa terjadi suatu peristiwa luar biasa yang berawal dari keberadaan Sang Pencipta yang misterius. Namun, Sang Pencipta tidak pernah terlihat ataupun terbentuk dalam bentuk fisik yang dapat dikenali, menjadikannya entitas yang tak tampak namun memiliki pengaruh yang tak terbantahkan. Dalam keyakinan ini, diceritakan bahwa Pencipta tidaklah sendirian. Ada para Primordial Being yang berperan penting dalam proses Penciptaan Alam Semesta ini. Para Primordial Being ini adalah entitas makhluk tertinggi, maha kuasa, dan keberadaan mereka tak dapat diganggu gugat kecuali oleh sesama mereka sendiri. Mereka melampaui batas-batas dimensi dan waktu, menjadikan mereka penguasa tak terlihat yang berada di atas segalanya. ~~~~~ Maaf jika kata katanya sulit dipahami, saya juga baru pertama kalinya membuat novel

Chapter 1Distraksi Kenyataan

Tyrell merasa hidupnya cukup normal, meskipun ada sesuatu yang selalu berbeda tentang dirinya. Sejak kecil, ia hanya tinggal bersama seorang ayah yang misterius, yang tak pernah menceritakan banyak tentang masa lalu mereka.

Sebagai murid kelas satu sekolah menengah, Tyrell tampak seperti remaja biasa, namun pikirannya jauh melampaui batas kebanyakan orang.

Kemampuan ingatannya sempurna, ia dapat mengingat setiap hal yang pernah ia lihat atau dengar. Namun, itu sering membawa mimpi-mimpi asing yang membingungkan, seolah-olah bukan ingatannya sendiri.

Untuk menjaga dirinya tetap terlihat biasa, Tyrell sengaja menurunkan nilai-nilainya agar tidak menonjol dibanding teman-temannya. Namun, jauh di dalam hatinya, ia sangat ingin mendapatkan nilai tinggi untuk membanggakan ayahnya.

Di sisi lain, Tyrell merasa sulit mendapatkan teman sejati karena ia percaya orang pintar tidak bisa memiliki hubungan yang tulus. Hanya Arthur, sahabat sejak kecilnya, yang tetap di sisinya.

Arthur adalah murid sempurna yang menguasai semua mata pelajaran, tetapi di balik penampilannya yang jenius, ia menyembunyikan rahasia besar yang bahkan Tyrell tidak tahu.

Namun, rahasia terbesar sebenarnya ada pada Tyrell. Ia dapat mengendalikan , bukan hanya menggerakkan udara, tetapi menciptakan pelindung transparan sekeras baja yang mampu menahan peluru.

Karena kemampuan ini, Tyrell hidup dalam ketakutan akan diburu pemerintah dan menjadi objek eksperimen. Sejak kecil, ia menyembunyikan kemampuannya dari siapa pun, termasuk ayahnya.

Segalanya berubah pada liburan musim panas. Saat Tyrell sedang menikmati hari di pantai, teleponnya berdering, suara yang mengganggu ketenangannya.

"Siapa yang menelepon saat liburan begini?" gumamnya, sambil menjawab panggilan.

"Selamat siang, apakah ini Tyrell?" suara formal dari ujung telepon.

"Ya, ini saya. Ada apa?"

"Saya dari Rumah Sakit Aransel. Kami harus memberitahu sesuatu yang penting. Ayah Anda mengalami kecelakaan serius."

"Apa? Bagaimana kondisinya?" tanya Tyrell, panik.

"Lebih buruk lagi, ada hal lain. Setelah memeriksa DNA Anda dan ayah Anda, ditemukan bahwa tidak ada kesamaan genetik, persentase kecocokan adalah nol persen."

Kata-kata itu membuat Tyrell membeku. "Apa maksudnya?!"

"Kami tidak memiliki jawaban, tetapi sebaiknya Anda segera datang ke rumah sakit," jawab suara itu.

Tyrell bergegas ke Rumah Sakit Aransel. Tempat itu membangkitkan kenangan lamanya, ketika ia dirawat di sana enam tahun lalu. Setelah menanyakan lokasi kamar ayahnya kepada resepsionis, ia segera menuju kamar nomor 333.

Saat tiba di sana, ia mendapati ayahnya terbaring lemah di ranjang, dengan napas yang hampir hilang. "Tyrell..." gumam sang ayah. "Maafkan ayah."

Kata-kata itu menjadi yang terakhir sebelum suara mesin monitor jantung berubah menjadi bunyi panjang. Biiiiiiiiiiiiip.

Ayahnya telah tiada, meninggalkan Tyrell dengan sejuta pertanyaan. Di pemakaman, Tyrell berdiri sendiri, menghadiri upacara pemakaman untuk pertama dan terakhir kalinya. Semua harta dan tabungan sang ayah diwariskan kepadanya, cukup untuk membiayai hidup hingga ia menyelesaikan pendidikannya. Namun, Tyrell tetap tak mengerti apa pekerjaan ayahnya dan mengapa ia menyembunyikan semuanya hingga akhir hayatnya.

Hari berikutnya, Tyrell kembali ke sekolah. Wajahnya tidak menunjukkan perubahan apa pun, seperti tidak pernah terjadi apa-apa. Tapi di dalam hatinya, ia tahu hidupnya tak akan pernah sama lagi.

Saat dunia berjalan seperti biasa, tahun 2022 tiba-tiba berubah menjadi mimpi buruk.

Cahaya terang muncul di seluruh penjuru bumi, diikuti oleh hembusan angin kencang yang hampir menghancurkan segalanya. Seluruh manusia di dunia tiba-tiba pingsan, dan saat mereka terbangun sekitar 20 detik kemudian, sebuah layar hologram muncul di depan mata mereka. Semua orang bingung, tetapi hanya mereka yang bisa melihat layar itu.

Namun, berbeda dengan kebanyakan orang, Tyrell, seorang remaja biasa yang sedang bermain game di rumah, tetap terjaga. Ia tidak pingsan, tidak melihat layar hologram, atau merasakan perubahan yang sama seperti orang lain.

"Kenapa semua ini terjadi?" gumam Tyrell sambil melirik ke luar jendela. Cahaya terang yang baru saja muncul meninggalkan jejak berupa portal-portal raksasa yang tergantung di udara, menghubungkan dunia ini ke dimensi yang berbeda.

Tyrell mencoba menghubungi teman-temannya melalui grup chat, tetapi tidak ada satu pun dari mereka yang merespons.

Dengan rasa penasaran yang semakin besar, Tyrell memutuskan untuk menyelidiki sendiri. Ia memanggil angin yang selalu setia padanya. Dengan pelindung angin yang melingkupi tubuhnya,

Tyrell melompat keluar dari jendela kamarnya dan mendarat dengan ringan di tanah. Ia memusatkan kekuatan anginnya di telapak kakinya, lalu melayang ke udara, terbang perlahan dengan keseimbangan yang dibantu oleh kendali anginnya.

Di tengah penerbangannya, Tyrell melihat kekacauan di mana-mana. Mobil-mobil bertabrakan di jalan raya, dan api berkobar dari beberapa bangunan. Ia mengulurkan tangannya, memadamkan api satu per satu dengan hembusan angin yang presisi. "Apa yang sebenarnya terjadi?" pikir Tyrell sambil memindai lingkungan sekitarnya.

Dengan pengetahuan sains dan fisika yang dimilikinya, Tyrell mencoba mengontrol angin di sekitar. Ia menutup matanya, merasakan setiap pergerakan molekul udara, lalu membuka matanya perlahan. Di lengannya, angin mulai terbentuk menjadi sesuatu yang lebih padat, sebuah pusaran angin yang dapat disentuh.

Saat ia memeriksa situasi lebih lanjut, Tyrell menyadari sesuatu yang aneh. Tidak ada satu pun korban jiwa meskipun kecelakaan terjadi di mana-mana. Seolah-olah ada kekuatan yang melindungi manusia dari bahaya. Tyrell segera menyadari bahwa "sistem" yang muncul bersama layar hologram itu mungkin melindungi semua orang dari kerusakan besar.

Mengetahui bahwa orang-orang akan segera terbangun, Tyrell memutuskan untuk terbang lebih tinggi, menjauh dari pandangan. Ia terus naik, menembus lapisan troposfer. Di atas awan yang gelap, ia berhenti sejenak, menikmati pemandangan yang menakjubkan.

Namun, tanpa ia sadari, satelit-satelit di angkasa mungkin telah menangkap pergerakannya, dan ini bisa menjadi masalah besar di masa depan.

Saat ia turun kembali ke bumi, Tyrell melihat hal yang lebih mengejutkan. Orang-orang yang baru saja bangun mulai menunjukkan kekuatan-kekuatan aneh. Beberapa memunculkan api di tangan mereka, sementara yang lain mengendalikan air atau membentuk perisai cahaya.

"Mereka semua... seperti aku," pikir Tyrell. Namun, perasaan itu segera tergantikan oleh kebingungan. Bagaimana semua ini bisa terjadi?

Keesokan harinya, Tyrell pergi ke sekolah seperti biasa. Tapi suasana di sana jauh dari normal. Ia melihat teman-teman sekelasnya menggunakan sihir dan kemampuan aneh. Salah satu siswa bahkan memanggil makhluk bayangan di tengah kelas. Tyrell mendekati sahabatnya, Arthur, dengan rasa ingin tahu yang besar.

"Hei, apa yang sebenarnya terjadi? Kenapa mereka semua bisa melakukan hal aneh seperti itu?" tanya Tyrell.

Arthur memandang Tyrell dengan bingung, lalu tertawa kecil. "Apa kau tidak melihat Status Window yang ada di depan matamu?"

Tyrell mengerutkan kening. "Status Window? Maksudmu seperti di game?"

Arthur mengangguk. "Dasar bodoh. Semua ini terjadi karena 'cahaya' semalam. Dunia sudah berubah, Tyrell. Kita sekarang hidup di dunia yang lebih mirip RPG daripada kenyataan."

Tyrell hanya bisa diam, mencerna semua informasi baru ini. Namun, satu hal yang ia sadari, ia berbeda. Tidak seperti orang lain, ia tidak memiliki layar hologram, dan ini bisa menjadi keuntungan... atau mungkin, malapetaka.

Anda Mungkin Juga Menyukai

The Smell of Hell

CERBERUZ Siapa yang tidak kenal ID ini di dunia maya, para peselancar dunia maya pasti akan merasa familier dengan namanya. Dia adalah hacker handal yang tidak pernah terendus keberadaannya bahkan oleh interpol sekalipun. Tidak ada yang tahu pasti siapa dia, bahkan banyak hacker berpengalaman yang sudah malang melintang menjelajah lautan dark web mencoba melacaknya, tapi selalu saja berakhir tanpa hasil. Sangat licin, sangat rapi. Di lain sisi, seorang pemuda bernama Alexander Vernon. Seorang professional gamer yang namanya sudah dikenal di kancah Gaming internasional, sering memenangkan kejuaraan game daring mengalahkan peserta dari seluruh dunia. Hari-harinya hanya ia habiskan di dalam kamarnya yang remang, dengan 2 unit komputer dan mata yang terpaku menatap monitor tanpa bergeser sedikit pun. Baginya rumah adalah tempat teraman, sedangkan dunia luar adalah neraka yang membuatnya harus selalu mengenakan masker khusus buatan mendiang ibunya, bukan karena sakit parah atau mysophobia, melainkan karena ia dapat mencium bau kebohongan atau emosi dari orang lain, matanya dapat menangkap warna dari kebohongan itu, warna dari emosi orang-orang yang di temuinya di jalan bahkan dimanapun. Tidak ada orang yang tidak pernah berbohong sepanjang hidupnya, bahkan bau kebohongan sekecil apapun akan terasa menyengat baginya seperti bangkai tikus di loteng rumah. Mengganggu! baginya ini adalah bau dari neraka, bau yang selalu mengepungnya sepanjang hidup. The smell of Hell! Melva Jane O'Connor, seorang detektif muda berprestasi yang membawahi departemen kekerasan dan kejahatan khusus di Vellas City Police Departemen (VCPD) sedang menghadapi suatu kasus misterius yang membuatnya harus berurusan dengan Alexander Vernon, pemuda dengan kemampuan aneh dan tidak masuk akal. Bagaimanakan takdir mereka berjalan? ikuti terus kisahnyaa.... note: cerita ini hanyalah khayalan semata, semua tokoh dan setting cerita ini adalah fiktif dan imajiner.

MORAN94 · Fiksi Ilmiah
5.0
9 Chs

Dungeon of Life

Shin yang sudah tak memiliki apa pun semenjak bencana alam yang melanda dunia pada tahun 2022 membuatnya harus hidup sebatang kara. Shin diselamatkan oleh kapsul yang membekukan tubuhnya hingga 12 tahun lamanya hingga akhirnya kapsul membuka. Dia terbangun dan hidup selama 8 tahun di permukaan bumi baru yang sangat asing baginya. Melihat dunia masih dihuni oleh manusia - manusia yang tersisa dari segala bencana tersebut. Akan tetapi, yang ia lihat hanyalah bencana yang lebih besar dibandingkan bencana yang sebelumnya. Alih alih manusia bertobat dan menjauhi segala kemaksiatan, manusia justru menjadi makhluk yang seperti iblis. Mereka mengutuk segalanya atas kehancuran dunia ini. Sekte-sekte mulai bermunculan. Manusia yang senang membunuh yang tersisa. Pembunuhan untuk bahan persembahan dijadikan alasan untuk membunuh. Semua hal- hal biadab mulai diterapkan oleh orang - orang di dunia yang tidak jelas siapa yang mengatur. Yang tersisa dari bencana ini rupanya hanya orang - orang bangsat ini. Manusia - manusia ini terus bereproduksi dan menciptakan lebih banyak manusia bangsat di tahun tahun berikutnya. Shin selama 8 tahun terus menerus berusaha hidup di dunia yang seperti ini. Menghabiskan waktu di rumahnya dengan memakan makanan hasil tanam sendiri, ia berusaha mencari arti hidup. Di tahun 2043 ketika tahun baru, Shin yang saat itu berada di tengah keramaian karena tengah mencari bibit tanaman baru  lupa bahwa hari ini adalah tahun baru. Pesta tahun baru yang sangat mencekam dipenuhi oleh banyak sekali orang - orang yang mengerikan dari dunia baru. Shin tiba - tiba ditarik bajunya oleh seseorang ke suatu gang kecil keluar dari jalan jalan yang dipenuhi orang - orang yang tengah melakukan pemujaan. Setelah ditarik, dia melihat seorang perempuan usia sebaya kelihatannya, bernama Kana. Ia memiliki rambut merah tembaga yang cukup memukau.  Kana memperkenalkan dirinya sebagai salah satu orang yang tertinggal di dunia busuk ini. Kana membawa Shin menuju ke sisa - sisa orang yang masih ada di dunia ini. Mereka akan bersama - sama menguak tempat yang menjadi awal mula dari bencana. Dia pun berjalan mengikutinya ke sebuah gorong - gorong  bawah tanah yang sudah agak kusam karena tidak terawat dengan baik. Mereka berjalan sesaat hingga akhirnya menemui sebuah jalan yang sangat gelap tanpa penerangan apa pun. Kana menyuruhnya untuk mengikutinya dengan memegang tangannya sembari berjalan perlahan. Dia masuk ke dalam kegelapan tersebut bersamanya. Kana lalu menyalakan cahaya ketika mereka berjalan cukup lama lalu berhenti. Mereka sampai ke sebuah lubang besar yang agak gelap dengan sebuah tangga kayu yang mengarah ke bawah. Tempat itu benar - benar gelap dan tersembunyi, tak mungkin orang - orang luar mengetahuinya. Kami menyebutnya ... "DUNGEON OF LIFE"

SILENT2READER · Fiksi Ilmiah
Peringkat tidak cukup
7 Chs

Pulau yang Hilang

• VOLUME 1 : Laut dan Pulau • Bermula dari kekesalan pada kedua orangtuanya yang terjebak dalam kesulitan ekonomi, membuat Beno memutuskan untuk pergi memancing bersama sahabat karibnya ke lautan lepas. Dimana Indra, sahabat karibnya itu pernah mendengar di lautan tersebut ada hal yang tak biasa. Singkat cerita, mereka pergi ke tujuan. Awal mula, keadaan biasa-biasa saja. Namun, tiba-tiba gumpalan awan hitam ada di hadapan mereka. Pusaran air laut yang maha dahsyat tiba-tiba tercipta dan dengan sekejap menarik mereka masuk kedalamnya. Dunia baru tercipta disana. Membawa Beno ke tempat dimana ia tak tahu sama sekali keberadaanya. Setiap masalah dihadapannya harus dituntaskan. Dengan atau tanpa bantuan siapapun. "Aww, apa ini?" Teriak beno sembari menyingkirkan kepiting kecil yang baru saja mencubit hidung Beno. Seketika itu, Beno terbangun dari hamparan pasir putih. Ia duduk, menyandarkan diri di bawah pohon kelapa tak berbuah. Kepalanya masih terasa pusing, mungkin karena tadi terbawa arus pusaran air dahsyat itu. "Dimana aku ini?" Katanya sambil memijat lembut kepalanya. ~~~ • VOLUME 2 : Padang pasir • Berkisah tentang perjuangan seorang abnormal berupaya membebaskan dirinya dari keabnormalannya yang sudah menjeratnya selama 2 tahun. Hidup bagai robot dengan segala perintah. Dipekerjakan tanpa kenal lelah. Membuahkan banyak untung bagi para penguasa. Dilindungi seorang penjaga yang selalu memprotectnya dari segala macam kecurigaan penjaga lain saat ia kembali mengingat semua kenormalannya. Gagal-Bangkit dialaminya saat hendak meraih kembali kenormalannya. ~~~ Masih penasaran dengan kelanjutannya?? Kuy baca!

Ayunaeli · Fiksi Ilmiah
4.8
103 Chs

peringkat

  • Rata-rata Keseluruhan
  • Kualitas penulisan
  • Memperbarui stabilitas
  • Pengembangan Cerita
  • Desain Karakter
  • latar belakang dunia
Ulasan-ulasan
WoW! Anda akan menjadi peninjau pertama jika meninggalkan ulasan sekarang

DUKUNG