webnovel

Ludwina & Andrea

Perkotaan
Lengkap ยท 915.8K Dilihat
  • 24 Bab
    Konten
  • 4.9
    139 peringkat
  • NO.200+
    DUKUNG
Ringkasan

Buku sudah tersedia di Google Books/Google Play. Bisa juga membaca versi lengkap buku ini di Webnovel dengan judul: "Kisah Cinta Ludwina & Andrea" ****** SINOPSIS Andrea adalah seorang lelaki baik hati yang bertekad tak ingin seperti ayahnya, seorang pria brengsek. Nasib mempermainkan dirinya. Pernah ditinggalkan kekasih yang kaya raya, sang pria bersumpah tak akan jatuh hati pada wanita kaya lagi. Tetapi takdir berkata lain. Kehadiran Ludwina, seorang gadis periang dan sedikit manja ini membuka pintu hati Andrea yang telah tertutup rapat. Keluarganya yang baik meskipun kaya, membuat Andrea melupakan sumpahnya. Kedua muda mudi ini jatuh cinta seiring berjalannya waktu dan akhirnya menikah dan hidup dipenuhi kebahagiaan. Sampai suatu hari... Kekasih lama Andrea, Adelina kembali dari kepergiannya membawa fakta mengejutkan. Dia...mengandung anak Andrea delapan tahun yang lalu dan kini kembali dengan anak lelaki mereka yang sangat membutuhkan kehadiran ayahnya! Apa yang akan dilakukan Andrea yang tak ingin menjadi pria brengsek tak bertanggung jawab? Bagaimanakah nasib pernikahannya dengan Ludwina? Dapatkah Ludwina menerima kenyataan pahit ini? >>>>>> Silakan membaca versi lengkap buku ini dengan membelinya di Google Play. Klik Cari, dan ketik "Ludwina", nanti akan kelihatan bukunya. Hanya seharga Rp 41.500 untuk 400 halaman. *** Follow FB Page "Missrealitybites" untuk ngobrol dengan saya tentang novel-novel saya: 1. The Alchemists 2. Ludwina & Andrea 3. Katerina 4. Glass Heart: Kojiro - Nana 5. 1912-1932 6. Kisah dari Kerajaan Air 7. Altair & Vega Instagram @missrealitybites Instagram @jalanjalan.travel

Chapter 1Pertemuan di Bandara

Aku adalah kekasih serius Andrea yang kedua. Semasa sekolah menengah dan kuliah dulu ia jatuh cinta dan menjalin hubungan dengan seorang gadis dari kalangan berada yang keluarganya menganggap Andrea tidak layak menjadi pasangan putri mereka, bukan hanya karena berbeda status, melainkan juga beda agama.

Bertahun-tahun mereka memperjuangkan cinta namun akhirnya sang gadis menyerah dan mengucap selamat tinggal setahun sebelum lulus kuliah dan melanjutkan pendidikannya di Inggris. Andrea menjadi seorang pria yang dingin terhadap wanita dan memilih bekerja sebagai peneliti yang hanya berurusan dengan komputer dan benda2 mati lainnya.

Aku bertemu pertama kali dengannya saat kami bertubrukan di bandara karena aku kebingungan mencari pasporku yang terjatuh dari tas dan ia sedang melamun membaca jadwal penerbangan. Ia akan berangkat ke Singapura untuk wawancara pekerjaan di sebuah perusahaan IT internasional dan aku baru kembali dari Hong Kong untuk mencari inspirasi menulis, sekaligus menghadiri pembukaan hotel terbaru ayahku.

Ia membalikkan badannya tepat saat aku berjalan di belakangnya dengan pandangan kalut melihat ke lantai siapa tahu paspor sialan itu ada di sana. Tabrakan itu cukup hebat karena tubuhnya tinggi besar sementara tinggiku tak sampai sebahunya, dan aku jatuh terbanting cukup keras.

"Maaf, saya nggak sengaja". katanya seraya membantuku berdiri. "Sini saya bantu..."

Aku sangat marah (sebenarnya aku marah kepada diriku sendiri karena kehilangan paspor, handphone, tas, dan barang-barang kecil lainnya sudah untuk kesekian ratus kalinya) dan mengibaskan tangannya.

"Nggak usaaah, gue bisa sendiri."

Ia mengernyitkan kening melihatku dan mengangkat bahu lalu berlalu. Aku berusaha bangkit berdiri tapi kakiku tak mau bekerja sama. Ternyata hak stilletoku copot sebelah dan baru kusadari dampak jatuh tadi kaki kananku terkilir.

"Eh, kamu! Sini! Tanggung jawab, kamu. Gue ga bisa jalan, tauk!" seruku. Beberapa orang mencoba membantuku tapi aku mengebaskan tangan-tangan yang terulur. Dulu aku memang putri manja yang terbiasa mendapat semua keinginanku. Andrea menyipitkan matanya dengan pandangan tidak percaya atas kelakuanku tapi ia berjalan kembali ke arahku dan membantuku berdiri.

Tanpa banyak bicara dia menggendongku ke bangku terdekat dan membawakan tasku. Ia menanyakan aku mau berangkat kemana supaya dia bisa membawaku ke gerbang boarding. Kujawab dengan ketus bahwa aku baru tiba dan sedang mencari pasporku yang terjatuh entah di mana agar aku bisa melewati imigrasi untuk keluar bandara. Ia melihat jam tangannya dan mendesah.

"Ayo kuantar ke imigrasi. Harusnya bisa diurusin kalo memang paspornya hilang."

Kubiarkan saja dia mengurusiku berjam-jam. Menghubungi pihak keamanan bandara untuk membuat laporan bahwa aku kehilangan paspor, kemudian mengantarku ke pihak imigrasi agar aku boleh keluar bandara, lalu mengambilkan koperku dari karusel. Aku bisa saja sih menelepon ayahku yang kemudian menelepon kepala bandara atau kepala kantor imigrasi biar aku diberi keringanan, tapi aku ingin memberi orang ini pelajaran. Aku ingin tahu sampai mana kesabarannya.

Ternyata... oh, ia sabar sekali, seolah tidak ada batasnya, sampai-sampai akhirnya putri manja bernama Ludwina ini merasa tidak enak telah merepotkannya sedemikian rupa. Bisa ditebak Andrea ketinggalan pesawatnya dan berakhir dengan mengantarku pulang menggunakan taksi.

Di perjalanan aku mulai merasa malu atas tindakanku yang sudah merepotkan pria tak dikenal ini sampai ia ketinggalan pesawat. Waktu ia akan meninggalkan rumahku, aku memaksanya meninggalkan nomor telepon supaya aku bisa menghubunginya untuk menagih biaya rumah sakit seandainya cederaku parah. Aku tahu, kalian pasti bilang aku norak. Tapi di saat itu aku langsung tahu bahwa pria ini istimewa dan aku harus memilikinya. Aku belum pernah merasa sedemikian tertarik pada laki-laki. Biasanya merekalah yang berlomba merebut perhatianku.

Sejak itu aku mencari alasan untuk menghubunginya. Dimulai dari minta diantar ke rumah sakit untuk periksa kakiku, hingga menungguiku "terapi fisioterapi" seminggu sekali yang disarankan oleh dokter (yang merupakan teman sekelas kakakku di universitas). Ia tidak pernah menolak walaupun aku sempat melihat pandangan curiganya pada kakiku yang sebenarnya tidak apa-apa.

Sebulan kemudian aku sudah kehabisan akal untuk bertemu dengannya dan aku menangis seharian karena tidak bisa memikirkan dalih apa lagi yang dapat kugunakan untuk bertemu dengannya.

Kakakku, Johann, menyuruhku untuk menghentikan kekonyolanku dan bersikap dewasa. Itu berarti berhenti berbohong untuk mencari alasan bertemu Andrea. Ia menyuruhku untuk mengajak Andrea bertemu dengan cara yang benar. Aku berkeras bahwa aku tidak pernah mengejar laki-laki, bagaimana pun Andrealah yang harus menghubungiku.

Aku menunggunya menghubungi dengan hati nelangsa, tapi tetap keras kepala. Seminggu... dua minggu... tiga minggu... Akhirnya sebulan kemudian aku memberanikan diri meneleponnya. Ternyata Andrea sudah pindah ke Singapura. Wawancara pekerjaannya dulu gagal karenaku dan ia kehilangan peluang bekerja di negara tersebut, tetapi kemudian ada perusahaan lain yang lebih besar menghubunginya untuk bekerja bagi mereka dan setelah wawancara yang sangat mengesankan mereka segera mengurus visa kerjanya.

Ia baru saja berangkat ke Singapura sehari sebelum aku telepon. Saat menutup telepon aku baru sadar bahwa aku baru saja membuat dia membayar biaya roaming yang begitu mahal. Aneh, dia nggak membahas tentang roaming sama sekali.

Tiba-tiba saja aku merasa demikian sedih. Aku belum pernah menangisi kegagalan, tetapi hari itu aku menangis sedih sekali.

***

Anda Mungkin Juga Menyukai

Reinkarnasi Agen Khusus: Dewi Yang Maha Kuasa dari Transmigrasi Cepat

Dia adalah Aktris Terbaik yang baru dinobatkan di Lingkaran Hiburan sekaligus putri kedua yang lama hilang dari Keluarga Ye di Kota Kekaisaran, sebuah fakta yang diketahui semua orang. Putri tertua dari Keluarga Ye adalah Ketua Grup Fenghai; putra ketiga dari Keluarga Ye, seorang figur penting di Kota Kekaisaran; tetapi putri kedua yang ditemukan hanyalah sekadar hiasan dalam Lingkaran Hiburan. Ayahnya tidak mencintainya, ibunya tidak menghargainya. Namun, tidak ada yang tahu, di balik kedok seorang hiasan, dia adalah seorang Agen yang luar biasa yang menjadi masalah bagi kekuatan internasional! Tak terduga, dia membuat kesalahan, tertipu, dan secara tidak sengaja mengikat dirinya dengan sistem untuk menyelesaikan tugas dan menyerap energi. Sejak itu, dia mendominasi di semua alam semesta paralel, menulis ulang kehidupan tragis orang lain. Di mana pun dia berada, dia berkembang dengan mudah. Yang tidak dia duga, bagaimanapun, adalah bertemu dengan seorang figur penting dari kekuatan misteriusโ€ฆ Ketika dia akhirnya memulihkan kekuatannya untuk kembali ke bentuk puncaknya, dia bisa melepaskan identitasnya sebagai putri kedua Keluarga Ye; dia bisa menolak warisan keluarganya. Namun, jika dia tidak memberikan perhitungan yang baik kepada mereka yang berkomplot melawannya, bagaimana dia akan memberi keadilan pada gelar Agen Utama yang dengan susah payah dia dapatkan? Saat identitasnya sepenuhnya terungkap, saat itulah dia akan bersinar! *** Satu seorang pemuda misterius yang luar biasa, yang lainnya adalah Agen Utama yang terkenal di dunia, inilah pertarungan antara dua tokoh yang tangguh. *** Judul alternatif dari novel ini termasuk "Pahlawan Wanita Sungguh Menakjubkan" dan "Pahlawan Sungguh Tampan". โ€”ใ€Menyegarkanใ€‘ใ€Transmigrasi Cepatใ€‘ใ€1v1ใ€‘

Road of Flowers ยท Perkotaan
Peringkat tidak cukup
476 Chs

peringkat

  • Rata-rata Keseluruhan
  • Kualitas penulisan
  • Memperbarui stabilitas
  • Pengembangan Cerita
  • Desain Karakter
  • latar belakang dunia
Ulasan-ulasan
Disukai
Terbaru
ikachanafi
ikachanafiLv11

Mimi_Apen
Mimi_ApenLv11
sovinakarim
sovinakarimLv10
Chibian
ChibianLv4
Chibian
ChibianLv4
Ika_Kurniawan
Ika_KurniawanLv4
Meni2717
Meni2717Lv10

DUKUNG