webnovel

LIPS ON LIPS

Penulis: Karlvier
Perkotaan
Sedang berlangsung · 9.3K Dilihat
  • 6 Bab
    Konten
  • 5.0
    13 peringkat
  • N/A
    DUKUNG
Ringkasan

Nadia Hudson adalah seorang perayu profesional (setidaknya ini yang dia akui sendiri sih), secara khusus mengambil pekerjaan dari kakaknya sendiri untuk mengungkap perselingkuhan sang istri. Tidak hanya itu, dia juga memberikan servis khusus untuk sang kakak. Setelah menyelesaikan pendidikannya di luar negeri, Nadia mendapat email dari orang asing, yang memintanya untuk merayu seorang pria bernama Jake Foster. Dalam usahanya mencari informasi mengenai bisnis gelap pria itu, Nadia malah berakhir bertemu dengan lelaki yang dibencinya semasa sekolah dulu. "Balas dendam terbaik adalah ketika kau membenci seorang pria maka jadilah ibu tirinya." - Nadia Hudson. Berita baiknya, lelaki itu adalah anak kandung Jake. Berita buruknya, Nadia malah terjebak dalam perang antar anak dan ayah yang menghubungkan dengan masa lalunya. “Tidak akan ada kebohongan saat bibirmu melekat dengan bibirku.” – Jake Foster. Lips on Lips --- Fall, 2022 **** Note : Apabila ada kesamaan nama, tempat, adegan, dan gaya penulisan dengan penulis lain, itu hanya kebetulan semata. Terima kasih! Terinspirasi dari lagu : The Hills - The Weeknd Update tiap hari Minggu. Rate 21+ This novel contains sexual acts and harsh words. Please don't read if you're not comfortable with it!

tagar
1 tagar
Chapter 101 | DEAR, LITTLE SISTER

Kondisi kantor itu telah sepi dan gelap. Dalam sebuah ruangan di lantai paling atas, terdapat lima orang pegawai yang masih belum pulang. Dua orang wanita dan juga tiga orang pria berpakaian hitam putih. Kelimanya sedang berkumpul di meja sekretaris menghadap layar komputer.

Mereka nampak sibuk mengetikan sesuatu, ada yang mendekte isi surat dan juga ada yang mengirimkan berupa file ke komputer itu. Kelimanya nampak kompak bersamaan membuat pesan elektronik itu.

Kira-kira begini isinya..

From : davies_nora77@sandmail.com

To : nadiadia@sandmail.com

Subject Email : A Little Help, Please.

Dear, Miss Nadiadia.

Bersama dengan email ini, saya memberitahukan bahwa kami selaku keluarga sedang membutuhkan bantuan anda. Saudara lelaki kami, Mr. Dylan Hudson, rutin meminum obat penenang dan saat ini sedang dalam gejala putus obat. Sementara istri Mr. Dylan sedang asyik berpesta bersama selingkuhannya di Hawaii.

Untuk itu saya mohon bantuan dengan menggunakan jasa anda, agar bisa menyadarkan Mr. Dylan yang telah diambang depresi dan fokus bekerja untuk kelangsungan perusahaan. Kami sertakan lampiran keberadaan istri saudara kami saat ini.

Kami tunggu email balasan dari anda. Terima kasih.

Regards,

Nora Davies

*

Salah satu dari mereka terlihat ragu untuk mengirimkan email itu, namun ada juga yang kesal karena sikap mereka yang selalu terlalu menye-menye. Salah seorang pria menekan tombol enter pada keyboard, seketika terkirimlah email itu. Keempatnya berteriak bersamaan.

Kini kelimanya tinggal menunggu jawaban dari orang yang mereka maksud. Kelimanya duduk di kursi menatap pintu ruang kerja yang bertuliskan 'President Room.' Diliriknya jam dinding yang telah menunjukan pukul delapan malam dan sepertinya bos mereka akan pulang malam lagi.

*

From : nadiadia@sandmail.com

To : davies_nora77@sandmail.com

Subject Email : A Little Help, Please.

Dear, Mrs. Nora Davies.

Anda akan mendapati saya telah berada di Hawaii esok hari.

Terima kasih atas pemberitahuan dan informasi anda.

*

Seorang wanita yang sedang menghadap komputernya seketika terkejut saat email yang di kirimkannya dua jam lalu telah dibalas. Beberapa teman yang ada di kantornya seketika bersorak dan saling berpelukan. Terlihat dari ekspresi wajah mereka, nampaknya mereka sangat mendambakan balasan email itu.

"Berhasil! Dia membalas emailku!" teriak salah seorang wanita berambut cokelat.

"Akhirnyaa... sekarang biarkan nona itu yang mengurusnya. Kita fokus kepada kesehatan tuan Dylan saja." Kata yang lain.

Ada yang mengusap wajahnya karena sangking bersyukurnya, "dengan begini, tuan Dylan akan sadar dari rasa bucinnya."

*

Bandar Udara Internasional Honolulu, Hawaii.

Nadia Hudson baru saja tiba dan berhenti menunggu taksi lewat. Dilepasnya kacamata hitam itu, kemudian melirik ke langit musim panas Hawaii. Dia tersenyum, setelah akhirnya berkutat dengan banyak tugas kuliah dan pekerjaan gelapnya, Nadia akhirnya bisa berlibur ke pantai. Yaah.. meskipun dalam konteksnya dia masih harus bekerja juga.

Jemari lentik yang sarat akan nail art cantik itu merogoh tas kecilnya. Setelah mendapatkan ponselnya, dia kemudian menyalakannya. Mata ungunya menyipit saat melihat nama kakaknya terpampang jelas pada notifikasi ponselnya.

12 panggilan tak terjawab dan 5 pesan belum dibaca, itu semua berasal dari satu nomor, Dylan, sang kakak.

Tak lama kemudian, sebuah notifikasi telepon muncul pada layar ponselnya. Wajah tampan sang kakak tergambar penuh selayar. Nadia kemudian mengangkatnya.

"Halo, kak. Maaf ponselku mati, aku sedang berada di kelas tadi." Jawabnya dengan melanjutkan perjalanannya.

Terdengar suara helaan nafas dari seberang sana, "hah? Kupikir saat ini sedang malam hari di sana, mengingat perbedaan waktu kita 14 jam." sahut sang kakak dari seberang sana.

Nadia melirik jam tangannya, dia kemudian memutar matanya, jelas yang ditanyakan kakaknya adalah jam ketika dia sedang ada di Jepang. Dia kemudian mengambil jam tangannya yang satu lagi, yang benar-benar menunjukan waktu di kampusnya.

"Yah, aku sedang mengikuti jadwal malam, kak." Sahut Nadia santai. "Terkadang aku ingin belajar bersama dengan orang-orang pintar di malam hari."

"Baiklah, aku hanya ingin memastikan keadaanmu saja. Apa uang sakumu cukup sampai akhir bulan nanti?" tanya sang kakak.

"Cukup kok. Kau bahkan memberiku lebih untuk liburan musim panas nanti." Jawab Nadia dengan melambaikan tangannya ke arah taksi yang ditemuinya di jalan.

"Nadia, aku harap kau belajar bersungguh-sungguh di sana, maafkan aku yang tidak bisa mengunjungimu. Kukirimkan uang sakumu lagi nanti." Kata Dylan membuat sang adik mengerutkan keningnya. Kebiasaan seorang kakak yang sangat menyayanginya, bahkan uangpun tidak ada artinya selain kebahagiaan Nadia. Itulah mengapa kakaknya sering ditipu dengan wanita macam istrinya.

Nadia mengangguk, "tak mengapa kak, jika ada apa-apa aku akan menghubungimu nanti."

"Baiklah, belajarlah yang rajin. Jika kau lelah segera pulang sebelum larut malam." Jawab Dylan. "Bye."

"Bye."

Klik.

Sambungan telepon mereka terputus bersamaan dengan datanganya taksi. Sopir taksi itu kemudian membantu Nadia untuk memasukan kopernya di bagasi. Setelah itu dia masuk ke kursi penumpang belakang. Taksi melaju meninggalkan bandara, fokus Nadia berada di sebuah kertas yang dia tulis sendiri. Kertas yang berisikan alamat itu kemudian dia berikan kepada sopir taksi.

"Tolong, antarkan aku ke tempat itu." Kata Nadia.

"Baiklah, nona." Jawab sang sopir.

Taksi itu membawa Nadia melewati jalanan yang tidak cukup ramai. Di sana dia bisa melihat banyak orang berjalan menggunakan pakaian musim panas terbaik mereka. Nadia tersenyum melihatnya, membayangkan bagaimana dia bisa membeli salah satu dari pakaian yang dipakai orang-orang itu.

Kemudian, ponselnya berbunyi kembali. Notifikasi dari Nora Davies muncul di layar ponselnya. Di sana dia mendapatkan kode booking hotel, bukti transfer uang, serta beberapa tiket yang diduga kunjungan istri kakaknya esok hari.

Taksi itu membawanya melewati gedung-gedung tinggi seperti hotel dan mall, dalam hatinya dia merasa gedung yang sangat tinggi itu merupakan perusahaan yang dimiliki oleh orang kaya seperti kakaknya. Sepanjang jalan dia bisa melihat pohon khas daerah tropis. Setelah melalui jalan yang panjang, taksi itu masuk ke sebuah halaman resort mewah.

Nadia kemudian turun dari taksi dan langsung masuk ke dalam lobi. Dia berjalan lurus menuju ke resepsionis cantik, memberikan kode booking kepada mereka untuk ditukarkan dengan kunci kamar.

Setelah tiba di kamarnya, Nadia kemudian menutup pintu kamarnya, membuka kopernya dan mengeluarkan laptop serta sebuah amplop berwarna cokelat. Di sana dia mulai membaca seluruh kasus perselingkuhan kakak iparnya.

Nama gadisnya Lucy Hamish, seorang wanita cantik yang memiliki empat ribu followers pada akun 'photosgram'. Pertama kali bertemu dengan sang kakak adalah ketika Lucy menjadi pegawai magang di kantor cabang perusahaan yang baru. Di sanalah mereka saling jatuh cinta.

Menurut pengakuan pertamanya, Lucy tidak benar-benar bermain sosial media. Dia hanya mengandalkan aplikasi chatting pribadi untuk bisa bersosialisai dengan orang. Dylan, kakak Nadia yang super bucin, memberikan seluruh uang untuk Lucy yang waktu itu sedang kesulitan membayar kuliahnya.

Awalnya, Nadia tidak begitu mempedulikan kisah cinta Dylan. Dia tidak merasa harus ikut campur dengan urusan pribadi. Namun, saat mendengar bahwa Lucy tidak memiliki akun sosial media, Nadia benar-benar terkejut.

Tidak mungkin ada gadis cantik dan bermain fashion macam Lucy tidak bermain sosial media. Rasa kesalnya meledak saat Dylan memberikan kartu debitnya kepada sang kekasih. Bahkan kakaknya yang super bucin itu telah berani membelikan satu unit mobil Aston Martin untuk wanita jalang itu. Yang notabenenya adalah pacar! Status mereka bukanlah suami istri waktu itu!

Nadia hendak menyadarkan posisi kakaknya, tapi kecurigaannya tidak benar-benar memiliki bukti. Saat dia hendak mencari bukti-bukti keanehan Lucy, dia malah diterima di sebuah kampus ternama di Tokyo, Jepang. Akhirnya dia mengurungkan niatnya.

Satu tahun kemudian, kakaknya memutuskan untuk menikahi Lucy. Nadia yang saat itu sudah setengah melupakan rasa curiganya, akhirnya menerima keberadaan sang kakak ipar. Dilihat-lihat juga Lucy tidak begitu dikenal oleh teman-teman sepermainan Nadia dulu.

Pernikahan mereka berjalan mulus selama dua tahun ini. Dylan juga tidak pernah mengeluh dengan sikap istrinya. Bahkan cenderung menceritakan hal-hal romantis mereka berdua. Yang tentu saja hal itu tidak akan membuat Nadia – adik jomblo Dylan – iri. Nadia terlalu bebas dan kaya untuk bisa menaruh hati pada seorang pria manapun.

Kemudian, saat dia sedang asyik membuat skripsinya, sebuah email dari sekretaris kakaknya masuk. Mengatakan bahwa kondisi kakak tirinya tidak sedang baik-baik saja, sementara perusahaan keluarga mereka hampir collaps, sedangkan sang istri malah tidak ada disamping suaminya.

Perasaan Nadia berubah semakin tidak enak saat melihat lampiran email yang diterimanya. Benar sekali! Lucy Hamish memiliki akun photosgram. Di sana dia memajang seluruh foto-foto flaxing dengan menggunakan kekayaan keluarganya. Berfoto sok keren di depan rumah mereka. Dan yang lebih menyebalkan lagi, Lucy terlihat menggunakan pakaian musim panas dengan yang dibelikan Dylan beberapa hari yang lalu.

Sekarang tugasnya adalah mencari bukti-bukti yang kuat kalau Lucy sedang memperalat Dylan. Untuk itu, karyawan Dylan sampai meminta bantuan kepadanya.

"Aku melakukan hal ini untukmu, Dylan. Sampai kau masih dibutakan oleh cinta, aku akan membuatmu buta sungguhan." Geram Nadia dengan meremas foto-foto Lucy sedang mencium banyak pria di sebuah cafe.

Nadia mengambil cangkir tehnya dengan membaca sebuah jadwal yang dibuatkan khusus oleh sekretaris Dylan. Itu adalah jadwal yang sekiranya Lucy akan lakukan esok hari. Malam ini dia mendapatkan pemberitahuan jika sang kakak ipar sedang berada di sebuah cafe tak jauh dari hotelnya.

Nadia menyinggungkan senyumannya, dia ingin melihat sosok sang kakak iparnya. Terakhir kali dia melihatnya adalah sekitar dua tahun yang lalu, tepat di hari pernikahan mereka.

Wanita berambut merah itu kemudian mengambil sebuah dress pendek dengan aksen bunga-bunga berwarna merah. Setelah memakainya, dia menggulung rambutnya ke atas dan muali berjalan meninggalkan resort.

*

Setibanya di sana, Nadia mulai melepas kacamatanya. Mengamati nama cafe tersebut selama beberapa detik, lalu dia mengecek ponselnya, terutama di sebuah aplikasi yang melacak keberadaan Lucy. Nadia lalu masuk ke dalam cafe tersebut.

Di sana dia melihat target buruannya sedang asyik berpesta dengan teman-temannya. Tak hanya itu, Lucy terlihat sangat akrab dengan salah satu teman laki-laki berkulit gelapnya. Nadia duduk di pinggir meja bar sembari terus memperhatikan gerak gerik kakak iparnya. Sesekali dia mengambil foto dan mengirimkannya ke sekretaris Dylan.

"Wanita jalang, ketika kakakku sedang sakit di rumah, kau malah asyik mencumbu pria lain." Gumam Nadia dengan meremas gelas cocktail.

Lucy terlihat menggunakan kamera intax yang mirip dengan yang Dylan belikan kepadanya beberapa bulan yang lalu. Kamera itu digunakan untuk memotret dia dan teman prianya. Tak hanya itu, Lucy bersikap loyal dengan teman-teman lainnya.

Tak tahan melihat tingkah laku kakak iparnya, Nadia memilih untuk pergi dari cafe itu.

Sementara itu, sebuah mobil mewah berwarna hitam sedang terparkir jauh dari cafe. Di dalam mobil terdapat dua orang pria yang sedang mengamati Nadia dari kejauhan. Salah seorang yang duduk di kursi pengemudi menoleh ke arah pria yang duduk di kursi penumpang di belakang.

"Kemana kita akan pergi, tuan?" tanyanya.

Pria yang duduk di kursi belakang itu merapikan dasinya sebelum akhirnya mengatakan. "Pulang."

-Bersambung ke Chapter 02-

Anda Mungkin Juga Menyukai

Presiden: Anda Adalah Ayah Dari Triplet Saya

"M... Marissa! Apakah mereka anak-anakku?" Mata Rafael tak berpaling dari wajah anak-anak yang menggemaskan itu. "Tidak, Rafael. Mereka bukan," Marissa berkata dengan senyum palsu, "Mereka bukan milikmu. Ingat?" dia berkedip dengan dramatis, "Kita tidak pernah menikah!" Kakak perempuan Marissa Aaron yang lebih tua, Valerie Aaron, meninggalkan pacarnya yang buta di hari pernikahannya dan kabur. Untuk menyelamatkan muka, keluarga Merissa memohon kepadanya untuk menikah dengan Raphael Sinclair. Ironisnya? Dia tidak diperbolehkan memberitahu suaminya yang buta bahwa dia bukan Valerie melainkan Marissa Aaron. Pada hari operasi mata Raphael yang berhasil, Marissa mengetahui bahwa Valerie telah kembali untuk mengambil tempatnya yang seharusnya sebagai menantu perempuan keluarga Sinclaire. Marissa mencoba menjelaskan kepada suaminya bahwa dialah yang menikah dengannya, tetapi dia tidak percaya. Alih-alih meyakinkan lebih lanjut, Marissa yang patah hati memutuskan untuk meninggalkan kota tanpa memberitahunya rahasianya. Raphael Sinclair adalah definisi klasik dari sangat tampan dan adalah satu-satunya pewaris grup industri Sinclair. Apa yang akan dia lakukan ketika dia mengetahui bahwa selama ini wanita yang menawarkan padanya, cinta dan tubuhnya bukanlah Valerie melainkan adik perempuannya Marissa Aaron? Bagaimana reaksinya ketika dia mengetahui bahwa dia adalah ayah dari bayi-bayi yang Marissa kandung di rahimnya? Akankah dia mengejar Marissa dan memenangkan hatinya kembali? Dan pertanyaan senilai jutaan dollar! Akankah Marissa bisa memaafkannya dan mencintainya lagi? ```

JessicaKaye911 · Perkotaan
4.7
513 Chs

Terima Aku Apa Adanya (21+)

Charlos adalah CEO Golden Group yang tampan dan sukses di usia muda. Siapa sangka jika ia pernah mengalami masa lalu yang menyakitkan saat ia ditinggal menikah oleh kekasihnya. Hal itu membuatnya sakit hati. Di tengah kesedihannya, ia dekat dengan seorang pemain saxophone, bernama Reva. Charlos jatuh cinta pada Reva, tapi tidak ada seorang pun yang setuju dengan hubungan mereka. Hingga suatu hari, Charlos bertemu dengan Rissa dari perkenalan di sebuah acara latihan drama di gereja. Rissa adalah seorang wanita cantik dengan suara yang merdu. Rissa tanpa sengaja mengetahui hubungan Charlos dengan Reva. Hanya Rissa, satu-satunya yang mendukung hubungan di antara Charlos dan Reva, tanpa mengetahui siapa Reva yang sebenarnya. Seiring berjalannya waktu, Charlos dan Rissa jadi semakin dekat. Cinta perlahan tumbuh di antara mereka. Reva tidak terima jika Charlos akhirnya direbut oleh wanita lain sehingga ia melakukan hal keji untuk bisa mendapatkan cinta Charlos kembali. Siapakah sesungguhnya orang yang Charlos cintai? Dapatkah Rissa menerima Charlos apa adanya dengan segala kekurangan dan kelebihan yang ia miliki? Sebuah kisah romantis, sebuah jebakan yang sanggup membuatmu menganga tak percaya, sebuah balas dendam, percobaan pembunuhan, dan hal-hal tak terduga lainnya. Temukan jawabannya di sini! *** Terima kasih untuk kalian yg sudah berbaik hati mau membaca. Untung mendukung author, kalian bisa menekan tombol power stone, komen sebanyak-banyaknya. Follow jg IG saya : santi_sunz9 Siapa tahu saya akan bagi2 koin gratis atau giveaway. Dengan senang hati saya ingin sekali bisa mengenal para readers yang setia. Happy reading! 21+ KHUSUS DEWASA!! HANYA DI WEBNOVEL! Di dalam cerita ini banyak mengandung unsur dewasa. Bagi pembaca di bawah usia 21 dimohon untuk tidak membacanya. Karya lainnya: -Milly's First Love (spin off Terima Aku Apa Adanya) -The Look Of Love (sekuel Milly's First Love) -Farmakologi Cinta -Baron, The Greatest Animagus -Menikahi Barista Ganteng (sekuel Terima Aku Apa Adanya)

Santi_Sunz · Perkotaan
4.9
360 Chs

The Forgotten Princess.

Bijaklah memilih bacaan, terdapat beberapa adegan kekerasan dan dewasa dalam novel ini. “Suka atau tidak suka kau akan tetap menjadi wanitaku, Gina,”ucap Massimo dingin tak terbantah. “Semuanya sudah tertulis dalam perjanjian yang dibuat kakekmu dan kakekku.” “Aku bukan bagian dari keluarga Sanders lagi, jadi aku tidak berkewajiban memenuhi perjanjian itu.” Gina menjawab lantang tanpa rasa takut. Massimo tertawa lebar. “Jadi kau menolakku?” “Tentu saja!” “Baik, kalau begitu akan kubuat satu-satunya orang yang kau cintai hidup dalam keadaan menyedihkan. Akan kubuat dia berharap kematian lebih baik dari hidupnya saat ini,”ancam Massimo sungguh-sungguh. sinopsis: Gina yang terlahir dari wanita yang tak diakui keberadaannya oleh keluarga sang ayah terpaksa harus mencari ayahnya ke Barcelona atas amanat sang ibu yang meninggal karena kanker. Hidup bersama ibu dan saudara-saudara tirinya ternyata tak membuat hidup Gina menjadi lebih baik, sang ibu tiri yang mengincar harta ayahnya menghalalkan segala cara untuk membuat putra kesayangannya Diego Alvarez menjadi ahli waris keluarga Sanders. Sementara itu Gina harus terjebak dalam sebuah perjanjian gila yang dibuat kakeknya puluhan tahun yang lalu untuk menjadi wanita seorang ahli waris dari penguasa Barcelona Massimo del Cano yang tak menginginkan pernikahan, Gina menjadi pengganti adik tirinya atas perbuatan sang ibu tiri yang menjebaknya. Hubungan yang Massimo inginkan tak lebih dari hubungan Tuan dan budak, mampukah Gina bertahan dalam hubungan itu? Hubungan mengerikan dari seorang pria yang ternyata menjadi cinta pertamanya.

nafadila · Perkotaan
4.8
618 Chs

Kelahiran Kembali di Tahun 80an: Istri Sarjana yang Imut

Tertipu untuk menikah, dieksploitasi seumur hidup sebagai pengasuh tanpa bayaran, dan akhirnya dipukuli hingga mati oleh ibu angkatnya di depan tempat tidur ayah angkatnya yang sedang sakit, kehidupan menyedihkan Shen Mianmian berakhir. Ketika dia membuka matanya lagi, dia menemukan dirinya kembali pada usia lima belas tahun. Shen Mianmian berjanji untuk melarikan diri dari takdir masa lalunya, menghukum sepupu dan ibu angkat yang jahat, namun secara tidak sengaja bersinar terlalu terang dalam prosesnya. Siswa yang sebelumnya berada di urutan ketiga dari belakang di sekolah tiba-tiba naik ke puncak, menjadi kandidat yang diperebutkan oleh perguruan tinggi bergengsi, menyebabkan sensasi di antara semua guru dan murid... Sementara yang lain sibuk belajar, Shen Mianmian sibuk memulai bisnis kecil untuk menghasilkan uang... Sementara yang lain mempersiapkan ujian masuk perguruan tinggi, Shen Mianmian membeli dua bangunan berhantu yang paling terkenal di Beijing sekaligus... menjadi keanehan di mata semua orang, mereka mengejeknya bahwa walaupun dia punya keberuntungan untuk membelinya, dia mungkin tidak punya nyawa untuk tinggal di dalamnya. Sementara yang lain lulus dan sibuk mencari pekerjaan, properti berhantu yang dibeli Shen Mianmian diambil oleh pemerintah, membuatnya mendapatkan sejumlah besar kompensasi penggusuran. Orang-orang yang dulu mengejeknya tidak bisa tidak menampar diri mereka sendiri dua kali... bertanya-tanya di mana-mana apakah ada rumah berhantu yang dijual. Shen Mianmian, yang awalnya butuh meminjam uang untuk biaya kuliah, menggunakan dana penggusuran dan memanfaatkan keuntungan kelahiran kembali untuk membeli sebidang tanah yang cocok dan membangun gedung sewaan, bertransformasi menjadi pemilik tanah terkaya dan paling makmur di Beijing... Suatu hari, Shen Mianmian, yang membawa tas penuh kunci dan baru saja mengumpulkan sewa, ditarik pergi ke Kantor Urusan Sipil. "Shen Mianmian, sudah waktunya bagi kamu untuk membayar apa yang kamu hutangkan padaku."

Yin Family's Sixth Child · Perkotaan
Peringkat tidak cukup
546 Chs

peringkat

  • Rata-rata Keseluruhan
  • Kualitas penulisan
  • Memperbarui stabilitas
  • Pengembangan Cerita
  • Desain Karakter
  • latar belakang dunia
Ulasan-ulasan
Disukai
Terbaru

DUKUNG