webnovel

CEO Panas Suamiku

Auteur: Pryn1
Urbain
Actuel · 30.6K Affichage
  • 7 Shc
    Contenu
  • audimat
  • N/A
    SOUTIEN
Synopsis

Sagara pura-pura cacat untuk mengelabui saudaranya, namun saudaranya yang bernama Awan masih ragu dengan kecacatan Adiknya mulai mengatur pernikahan untuk Sagara dengan Viola. Bagaimanakah jadinya jika Viola yang seharusnya menikah dengan Sagara malah tiba-tiba menghilang dan akhirnya Sagara menikahi Adiknya Viola yang bernama Viona. Gadis yang terkenal jelek dan bodoh seantero kota A. Bisakah Sagara tahan dengan semua tingkah konyol dan kemesuman dari Viona? Temukan jawabannya di novel ini. Enjoy ....

Chapter 11. Antara Ancaman Singa dan Harimau

POV Sagara

Hari ini adalah hari pernikahanku dengan Viola anak dari pemilik Perusahaan Adem Anyes Group.

Pemilik Perusahaan itu dengan sukarela memberikan anak kesayangannya kepadaku sebagai balasan atas semua jasa-jasaku yang telah bersedia menyelamatkan Perusahaan miliknya yang sedang berada di ambang kehancuran.

Akan tetapi, pernikahan ini terjadi atas pengaturan dari Kakak laki-lakiku yang bernama Awan, yang merupakan pesaingku di Samudra Group.

Bisa dibilang aku dan Kakakku sebenarnya saling bermusuhan satu sama lain.

"Tuan Muda, Dokter yang bertugas untuk mengecek kesehatan Anda pagi ini sudah tiba." ucap Sekretaris pribadiku yang bernama lengkap Kenzo Adiatama.

"Suruh Dia untuk masuk!" titahku.

"Tapi, Tuan, Dokter itu ...,"

"Dokter itu kenapa, Ken?" keningku mengernyit.

"bukan lagi Dokter Kuntjoro, Tuan." sambungnya. "Dokter Kuntjoro tiba-tiba mendapatkan tugas dinas di kota lain yang saat ini sedang dilanda wabah penyakit yang mematikan. Pemerintah Pusat memerintahkan para Dokter dan para tenaga medis terbaik di Negeri ini untuk memberantas wabah itu sampai ke akar-akarnya, agar tidak menyebar ke kota lainnya."

"Lalu ... Dokter yang bertugas untuk mengecek kesehatanku setiap tiga kali seminggu -apakah dipilihkan oleh Awan?"

"Betul sekali, Tuan Muda." angguk Sekretarisku.

"Ken,"

"Iya, Tuan Muda."

"Tolong gali semua informasi tentang Dokter baru itu, dan temukan semua kelemahannya!"

"Baik, Tuan Muda."

"Sekarang kamu boleh pergi."

"Permisi, Tuan," ucap Sekretarisku sambil membungkukkan tubuhnya sekilas sebelum undur diri dari hadapanku.

Tidak lama kemudian masuklah seorang laki-laki paruhbaya dengan jas putihnya.

"Selamat pagi, Tuan Muda Saga," sapanya.

"Selamat pagi juga, Dok ...," aku menggantung ucapanku.

"Dokter Jack," cetusnya memberitahukan namanya padaku.

"Selamat pagi juga, Dokter Jack." ulangku membalas salamnya.

"Perkenalkan, Tuan. Saya Dokter Jack yang akan menggantikan tugas Dokter Kuntjoro mulai hari ini."

"Salam kenal juga, Dok." sahutku dengan senyum yang manis.

"Bisa kita mulai sekarang kan, Tuan Muda?" tanya Dokter Jack yang ingin segera mengecek kesehatanku dan juga kedua kakiku.

"Silakan, Dok."

Saat ini Dokter Jack mulai mengeluarkan peralatan medisnya yang akan dia gunakan untuk mengecek kesehatanku.

Dia mengangguk sesekali saat sedang memeriksa kesehatanku dan ketika dia mulai memeriksa kedua kakiku, raut wajah yang sangat terkejut tergambar jelas di wajah keriputnya.

'Sepertinya Dokter Jack sudah mengetahui bahwa kedua kakiku baik-baik saja.' batinku.

"Dok," ucapku mulai membuka percakapan.

"Iya, Tuan Muda." sahutnya gugup.

"Anda bekerja pada siapa?" tanyaku to the point.

"Apa maksud Anda, Tuan?"

Dapat kulihat raut wajah Dokter Jack semakin gugup saja.

"Anda pasti bekerja pada Awan kan?"

"Tidak, Tuan." gelengnya keras-keras.

"Secuil saja rahasiaku bocor maka akan kupastikan semua kepala anggota keluargamu melayang." ancamku.

Gluk, kulihat Dokter Jack meneguk air liurnya setelah mendengar ancaman dariku.

"Kenapa diam saja, Dok?"

"Ampun, Tuan Muda." ucapnya yang kini mulai bersujud di lantai marmer rumahku.

Aku langsung turun dari ranjangku dan menjejakkan kedua kakiku ke atas lantai.

Saat ini Dokter Jack sedang berlutut di bawah kakiku.

"Asalkan Anda menjaga baik-baik rahasia ini. Anak buahku tidak akan menyentuh seujung kuku pun anggota badan keluargamu. Tapi ... jika Anda berani membocorkannya kepada Awan atau pun orang lain. Maka bersiaplah untuk menggali lubang kubur untuk orang yang Anda sayangi."

"Saya berjanji tidak akan membocorkan rahasia ini."

"Berapa uang yang Awan berikan padamu, Dok?"

"Saya tidak menerima uang dari Tuan Awan, Tuan."

"Jangan bohong! Atau ...,"

"Tidak, Tuan, Saya mohon jangan. Saya mendapatkan uang satu milyar dari Tuan Awan jika berhasil membuktikan bahwa Anda tidak cacat." ucap Dokter Jack yang pada akhirnya mengaku.

"Cuma satu milyar, hahaha," gelakku.

Dokter Jack masih berlutut.

"Aku akan berikan sepuluh milyar untuk Anda, Dok. Tapi ingat, rahasiakan kondisi asli tubuhku dari Awan!"

"Ba-baik, Tuan." ucapnya tergagap.

"Sekarang Anda boleh pergi!"

"Terimakasih, Tuan. Permisi." ucapnya terburu-buru sambil menyambar semua peralatan medisnya dan meninggalkan ruangan kamar ini dengan kepala yang tertunduk.

***

POV Author

Sepeninggal Dokter Jack, Sagara mulai mengetik sebuah pesan di layar ponselnya dan mengirimkan sebuah pesan singkat kepada Sekretaris Ken.

"Tutup mulutnya dengan 10 milyar."

Pesan singkat itu langsung terkirim ke nomor ponsel Sekretaris Ken dan langsung centang biru.

Di lantai satu rumah ini, Sekretaris Ken sudah bersiap-siap untuk menghadang langkah Dokter Jack.

Di anak tangga rumah ini, Dokter Jack sedang bergumam, merutuki nasibnya yang terjebak di tengah-tengah persaingan para monster.

"Yang satu ngancem keselamatan keluarga kecilku. Yang satu ngancem menggal kepala seluruh keluargaku. Lalu aku harus bagaimana? Condong kepada Tuan Awan, aku pasti habis. Memihak kepada Tuan Muda Saga, aku juga tamat. Lalu aku harus bagaimana? Arghh," erang Dokter Jack sambil menjambak rambutnya yang mulai memutih.

Bukkk.

"Aw," ringis Dokter Jack saat tubuhnya bertabrakkan dengan tubuh Sekretaris Ken.

Dokter Jack lagi-lagi meringkuk ketakutan tatkala melihat aura dingin yang terpancar dari orang di depannya.

"Tu-tuan Ken,"

Sekretaris Ken masih berwajah datar.

"Maaf, Tuan." ucap Dokter Jack membungkukkan sedikit badannya sekilas, lalu dia mulai melangkah lagi mencari jalan lain, namun langkahnya kembali dihadang oleh pemuda tampan itu.

"Kenapa terburu-buru?"

"Anu itu,"

"Mau cepet-cepet kasih laporan kepada Tuan Awan ya?"

"Euuu euuu,"

Sekretaris Ken mulai mendekatkan wajahnya ke samping wajahnya Dokter Jack dan dia mulai berbisik dengan nada bicara yang sangat dingin. "Semua nama dan alamat lengkap keluargamu sudah berada di tanganku. Jika sampai Tuan Awan tahu bahwa Tuan Muda tidak lumpuh, maka bersiaplah. Saat pulang nanti Anda akan menemukan Istrimu menangisi Putrimu yang telah ternodai. Hari ini Putrimu cantik sekali memakai kemeja biru."

Kedua bola mata Dokter Jack membulat mendengar penuturan Sekretaris Ken. Pasalnya hari ini anak perempuannya memang memakai kemeja biru.

"Tolong jangan sakiti Putriku!" mohon Dokter Jack.

"Itu mudah. Asalkan Anda tutup mulut, semuanya pasti aman."

"Tapi ...,"

"Tuan Awan juga mengancam keselamatan keluargamu kan?"

"Iya, Tuan."

"Tenang saja. Orang-orangku yang sudah berada dekat dengan semua anggota keluargamu akan melindungi mereka. Asalkan Anda berada dipihak Tuan Muda."

"Saya berjanji akan setia kepada Tuan Muda Saga."

"Baiklah, kalau begitu sebutkan nomor rekeningmu! Uang tutup mulut akan segera aku transfer ke akun Bank-mu."

"Terimakasih kasih banyak, Tuan."

Dokter Jack mulai menyebutkan nomor rekeningnya dan uang sebesar sepuluh milyar pun telah masuk ke akun Bank-nya.

Setelah berada di luar area rumah Sagara. Dokter Jack segera menghubungi nomor Awan untuk memberikan laporannya hari ini.

"Halo," sapa Awan dari seberang telepon.

"Halo Tuan Awan, ini Saya Dokter Jack."

"Oh. Bagaimana hasil dari pengamatanmu hari ini? Apakah Saga benar-benar lumpuh?"

"Iya, Tuan. Tuan Muda Saga memang benar-benar lumpuh kedua kakinya."

"Apakah Kau tidak sedang berbohong?" selidik Awan.

"Mana berani Saya berbohong kepada Tuan. Keselamatan keluargaku yang menjadi taruhannya."

"Baguslah kalau Kau sadar diri."

"Iya, Tuan."

"Uang muka sebesar seratus juta akan segera ditransfer oleh Sekretarisku. Jangan lupa, laporkan semua perkembangan kesehatan Sagara kepadaku dan kau bisa mendapatkan sisanya. Ingat, jangan sekali-kali kau membohongiku jika tidak ingin keluargamu celaka." ancam Awan.

"Baik, Tuan."

Sambungan telepon itu pun berakhir.

Dokter Jack hanya bisa menghela napas lelahnya yang saat ini sedang dihadapkan dalam situasi yang rumit.

Dia tidak menyangka sama sekali akan terjebak di tengah-tengah pertarungan antara Singa dengan Harimau.

***

Tekan tombol like dan simpan cerita ini di gudang buku kalian agar jika cerita ini update kalian mendapatkan notifikasinya.

Vous aimerez aussi

Ketika Cinta Menemukan Tuannya

"Aku Mencintainya, walaupun aku tahu kalau itu berbahaya! " ............... Novel ini bercerita tentang kehidupan seorang wanita asal Indonesia yang memiliki pengalaman buruk akan cinta. Calon suaminya terpaksa harus menikahi sepupunya disaat undangan pernikahannya sudah tersebar. Ditengah ke malangan nya itu, ia melarikan diri ke Korea Selatan. Di Hari pertamanya ia malah bertemu dengan Kim Lion yang merupakan lelaki kejam yang berkuasa di Seoul. Kim Lion menjalankan perusahaan milik keluarganya sebagai CEO di KI Grup yang merupakan salah satu perusahaan paling berpengaruh di Korea Selatan. Sayangnya, Kim Liom adalah lelaki sombong yang menganggap dirinya paling sempurna sehingga tidak ada wanita yang pantas untuk menjadi pendampingnya. Suatu hari Kim Lion bertemu dengan gadis yang aneh dan terlihat sangat biasa. Gadis itu adalah satu-satunya wanita yang membenci Kim Lion karena selalu mengusik hidupnya yang tenang, dia adalah Nana perempuan mungil asal Indonesia yang tidak cantik dan tidak juga jelek. Semenjak bertemu dengan Nana, Lion pun merasa resah dan tidak tenang karena ia selalu memikirkan Nana seperti orang gila. Kim Lion menggunakan segala cara agar Nana menjadi miliknya sehingga pada suatu hari, Nana terpaksa menjadi pelayannya. Kim Lion tahu kalau dia jatuh cinta sama Nana, namun dia tidak tahu bagaimana cara menyampaikannya. .......................................................................... "Dasar Iblis, apa yang kamu inginkan dariku?". Nana melotot ketika melihat Kim Lion memblokir tubuhnya di dinding kamar mewah itu. "Kenapa kamu selalu menolakku?". Wajah Lion semakin mendekat sehingga Nana merasa Frustasi. "Kenapa aku harus menerima Iblis sepertimu?". Nana memberanikan diri menantang tatapan jahat Kim Lion. "Karena Aku adalah Kim Lion. Lelaki tampan dan kaya raya yang dipuji oleh semua wanita. Jika kamu bersamaku, maka aku pastikan akan membuatmu menjadi wanita paling beruntung. Bagaimana?". Jawab Kim Lion sambil tersenyum licik. ......................................................................... Bagaimana dengan Nana? Akankah Dia mau hidup bersama lelaki kasar dan sombong seperti Kim Lion? Atau, dia memilih lelaki lain yang merupakan musuh sekaligus sahabat Kim Lion yang super baik dan tampan?. Temukan jawabannya dengan mengikuti setiap bab di novel ini. Kalau Kalian suka, jangan lupa dukung novel ini dengan memberi Power Stone sebanyak-banyaknya. Dan tulis pendapat kalian di kolom review dan komentar agar saya bisa memperbaiki yang salah. Satu Power Stone dan Komentar atau Review dari kalian adalah penyemangat saya untuk menulis. Happy Reading! Instagram. @azzahra_tina mampir Juga di Karyaku yang Lain. 1.Istri Kecil Tuan Ju 2. Pelengkap Hidupku. 3. Flower Of Evil

Tinaagustiana · Urbain
4.9
1120 Chs

Satu Malam Liar

Lucinda Perry, seorang penyendiri sosial dan pekerja keras, berjanji pada dirinya sendiri untuk benar-benar menggila di ulang tahunnya yang ke-25 dan bahkan mencetak one night stand jika ia mendapatkan promosi yang sudah lama ditunggu di pekerjaannya. Beberapa hari sebelum ulang tahunnya yang ke-25, dia dipromosikan ke posisi yang lebih tinggi dan tidak hanya itu, tapi ke kantor pusat di kota yang berbeda. Harus menghabiskan malam ulang tahunnya di kota baru, dia pergi ke klub di mana dia bertemu dengan orang asing tampan, Thomas Hank, yang menawarkan diri untuk menjadi one night stand-nya setelah melihat daftar berani-melakukannya, yang termasuk memiliki satu malam berdiri. Thomas Hank, setelah digunakan oleh beberapa wanita di masa lalu, bertekad untuk mendapatkan wanita impiannya yang akan mencintainya untuk dirinya sendiri dan bukan karena kekayaannya. Jadi ketika dia bertemu Lucinda Perry yang imut dan polos di klub, dia memutuskan untuk menjaga identitas aslinya dari dia dan mencari tahu apakah dia layak untuk dia pertahankan. ***Excerpt*** Apa yang lebih menghibur daripada sisi karakter yang gila? Katakan halo pada Sonia dan Bryan. Jantung Sonia berhenti berdetak sebentar, lalu berbagai pemikiran mulai berterbangan di kepalanya pada saat yang sama. Bryan Hank? Idola selebriti yang dia naksir sedang berlutut tepat di depannya dan memintanya untuk menjadi istrinya? Apakah dia salah mengira dia dengan orang lain? Apakah mungkin ini adalah lelucon, atau mungkin ini seperti salah satu lelucon selebriti dan ada kamera-kamera di sekitar, menunggu untuk merekam dia membuat dirinya tampak bodoh? Atau mungkin dia sedang bermimpi? Sonia bertanya-tanya sambil melihat-lihat sekitar mereka, tetapi yang dia lihat hanyalah penonton yang penasaran. "Tolong! Jadilah istriku dan buat aku menjadi pria paling bahagia di Bumi," katanya dengan suara keras yang menarik perhatian semua orang. Editornya yang telah ditunggunya selama lebih dari satu jam karena dia mencoba menandatangani kesepakatan dengan produser film yang tertarik dengan salah satu ceritanya, muncul saat itu juga, "Sonia, kamu kenal Bryan Hank?" Tanyanya dengan heran saat melihat adegan di depannya. Sepertinya sudah berjam-jam sejak Bryan berlutut, tapi ternyata baru satu menit. Bryan tahu tidak ada wanita yang cukup gila untuk menerima proposal gila seperti itu, dan bahkan jika ada yang mau menerima, membayarnya dan membatalkan keseluruhan hal tersebut akan mudah karena yang dia inginkan hanyalah skandal yang bisa terjadi dari situ. Judul beritanya mendatang akan tentang proposal pernikahan yang ditolak atau pertunangannya yang dikatakan, yang cukup membuat Sophia lepas dari kaitannya. "Ya!" Jawab Sonia dengan semangat sambil menganggukkan kepalanya dan mengulurkan jarinya agar dia memakaikan cincin pertunangan. "Ya?" Tanya Bryan dengan bingung saat mendengar jawabannya. "Ya! Aku akan menjadi istrimu dan membuatmu menjadi pria paling bahagia di dunia!" Sonia berkata dengan tertawa dan menggerakkan jarinya hingga Bryan memasukkan cincin itu ke jarinya. Secara mengejutkan cincin itu adalah ukuran yang tepat untuknya, dan duduk di jarinya seolah-olah dibuat khusus untuknya. Suara tepuk tangan meledak di sekitar mereka saat Sonia berdiri dengan senyum lebar di wajahnya dan memeluk Bryan sebelum menciumnya tepat di bibir. Bryan sedikit terkejut dengan keberaniannya tapi cepat pulih karena ini adalah permainannya, dan dia harus ikut serta. Dia lah yang mendekatinya terlebih dahulu, bagaimanapun juga. Jadi ketika dia mencoba memutuskan ciuman, dia memegang dagunya dan perlahan menggigit bibir bawahnya sebelum membuka bibirnya dengan lidahnya dan mengisapnya dengan cara yang menggoda, mengeluarkan desahan dari Sonia. Sonia merasa pusing. Ini terlalu bagus untuk menjadi kenyataan. Itu haruslah mimpi. Bagaimana lagi dia bisa menjelaskan bahwa pada suatu saat dia duduk di lobi hotel menunggu editornya, dan pada saat berikutnya dia bertunangan dengan idola selebriti yang dia naksir dan menciumnya di sini di depan umum?

Miss_Behaviour · Urbain
Pas assez d’évaluations
1016 Chs

Ahli Waris Palsu Ternyata Miliarder Sejati!

Setelah dikeluarkan oleh keluarganya, ternyata dia adalah pewaris sejati yang bernilai miliaran, dan orang-orang di sekitarnya menyadari hal itu. Keluarganya sangat menyesal dan menuntut setengah dari kekayaannya sebagai balasan atas membesarkan dia. Dia mencemooh dan menggunakan jimat kebenaran untuk mengungkap rencana mereka. Seorang bajingan selalu mengganggunya dan ingin kembali bersamanya. Dia dengan mudah membuatnya "bertemu dengan leluhurnya" setiap malam. Selain itu, sepupu-sepupunya selalu meremehkannya, menganggapnya sebagai aib. Yang mengejutkan, ketua dari keluarga kaya datang padanya dan berkata, "Asalkan kamu bisa menyelamatkan putriku, aku akan memenuhi semua permintaanmu!" Keluarga kaya lainnya, yang telah bermusuhan dengan keluarga barunya untuk waktu yang lama, juga tidak tahu malu datang dan berkata, "Asalkan kamu bisa membantu kami, keluarga kami akan sangat berterima kasih atas kebaikan keluargamu!" Kemudian, bahkan sepupu yang memberontak menjadi pengikutnya, mengklaim, "Dia adalah satu-satunya saudariku! Siapa pun yang berani menghina dia, aku akan mengutuk seluruh keluarganya!" Keluarga barunya akhirnya menyadari bahwa gadis kecil miskin mereka ternyata adalah orang besar! "Aku perlu menggambar mantra, mengusir kejahatan, menyelamatkan orang, dan mengejar pria itu! Betapa sibuknya aku!" katanya dalam kesusahan. Pria itu berkata, "Sebenarnya, kamu tidak perlu mengejarku. Aku sudah menjadi milikmu."

LittleFishOnKitty · Urbain
Pas assez d’évaluations
258 Chs

audimat

  • Tarif global
  • Qualité de l’écriture
  • Mise à jour de la stabilité
  • Développement de l’histoire
  • Conception des personnages
  • Contexte mondial
Critiques
Aimé
Nouveau

SOUTIEN