webnovel

Jangan Sakiti Martin!

Begitu Brian dan juga Imelda menyelesaikan semua administrasi, pasangan itu langsung kembali ke sebuah ruangan di Martin berada. Baru saja membuka pintu, terlihat wajah muram antara kakak beradik itu.

"Ada apa dengan kalian berdua? Di mana Eliza?" Tak tanggung-tanggung, Imelda melontarkan dua pertanyaan sekaligus pada kedua pria yang memiliki hubungan darah. Wanita itu memandang sekeliling untuk mencari keberadaan seorang wanita yang tadi juga berada di ruangan itu.

"Tanyakan saja pada kakakku!" Marco terlihat sangat kesal pada pria dingin yang tak berperasaan itu. Ia pun melirik tajam ke arah Martin. Pria muda itu berpikir jika perkataan kakaknya sangat keterlaluan. Tak seharusnya ia mengatakannya terlalu jelas.

Brian melihat barang-barang Martin yang sudah tertata rapi. Ia yakin jika Eliza yang sudah melakukannya. Karena ia dan juga Imelda sempat melihat kedatangan Marco yang belum lama.

Chapitre verrouillé

Soutenez vos auteurs et traducteurs préférés dans webnovel.com

Chapitre suivant