webnovel

Aku Telah Membawa Darah Manusia

Éditeur: Wave Literature

Seketika aku didorong olehnya untuk keluar dari bus. Dia menjentikkan jarinya dan bus pergi dalam sekejap.

Saat itu, di kaki gunung yang gelap, hanya tersisa aku dan iblis rubah yang berpura-pura menjadi perawat.

"Jalan." Dia berkata dengan suara dingin, lalu mendorongku ke depan, membawaku ke gunung yang dalam.

Tetapi dalam hati aku semakin ingin tahu, ke mana darah itu akan pergi? Kepada siapa darah itu akan diserahkan?

Cukup lama iblis rubah telah menyeretku ke sebuah goa di gunung yang dalam. Aku terkejut saat menemukan ada sebuah peti mati di dalamnya.

Tampaknya peti mati itu sudah berada di sana selama bertahun-tahun. Terlihat dari bagian luarnya yang telah terbungkus oleh lapisan tanaman merambat yang tebal.

Iblis rubah meletakkan labu yang berisi darah, berdiri di depan peti mati, dan berkata, "Aku telah membawa darah manusia."

Chapitre verrouillé

Soutenez vos auteurs et traducteurs préférés dans webnovel.com

Chapitre suivant