webnovel

"Ku Tunggu Kau di Surga"

Nirmala, gadis berusia 20 tahun, dia pengidap penyakit leukimia. Dan divonis dokter umurnya tidak akan lama lagi. Dia adalah anak pengusaha kaya. Nirmala tinggal bersama ibu tirinya. Suatu hari Nirmala dijebak Lea sedang minum-minuman keras di sebuah bar, dan berfoto-foto mesra dengan seorang pria dalam satu ranjang. Hingga dia diusir dari rumahnya sendiri oleh Sony(papanya). Nirmala tidak bisa melanjutkan sekolahnya karena kejahatan Lea. Dengan bantuan Bi Ijah asisten rumah tangga Nirmala, Nirmala bisa tinggal bersama Bibinya di kampung. Suatu hari dia bekerja terlalu keras membantu sang Bibi di persawahan. Hingga dia lemas, mimisan dan akhirnya pingsan. Sang Bibi membawanya ke dokter, kata dokter itu hanya faktor kelelahan. Seminggu kemudian, itu sering terjadi. Hingga kejadian itu terjadi beberapa hari kemudian. Dari pemeriksaan dokter dirumah sakit, Nirmala pengidap penyakit Leukimia akut. Disebuah pasar Nirmala bertemu dengan Kevin. Dari sanalah awal mereka kenal. Yang tiap harinya mereka selalu bertengkar, namun lama-lama kebencian itu berubah jadi cinta. Karena biaya pengobatan Nirmala yang mahal, dia memutuskan untuk bekerja sebagai penyanyi disebuah King Club terbesar di Asia Tenggara. Dengan memakai topeng Nirmala menutupi identitasnya. Nirmala bertemu dengan pemilik Club, Jack Wilson. Dia juga Pemilik perusahaan besar di beberapa kota. Jack jatuh cinta pada wanita yang berinisial Issabella itu? bagaimana kelanjutan kisahnya?

Iin_Romita · Sports, voyage et activités
Pas assez d’évaluations
400 Chs

Akhir Cinta Lea

Bab 102

Mata Lea tertuju pada satu benda tajam yang berada di atas meja di samping tumpukan kertas. Satu gunting yang ukurannya lumayan besar.

Wira melihat tatapan Lea yang menuju ke benda tajam tersebut, dan dia sudah menerkah bahwa Lea akan melakukan sesuatu pada dirinya sendiri dengan benda itu.

Lea berjalan cepat kesana, namun Wira selangkah lebih cepat darinya dan menyingkirkan gunting itu dengan sapuan tangannya, hingga benda tak lagi terlihat. Terlempar ke bawah kolong lemari.

"Apa yang kamu lakukan gadis bodoh? Kamu mau melukai dirimu sendiri? Udah nggak sayang ya sama nyawamu?" Tanya Wira mendekati wajah Lea yang sudah berubah sedih. Hingga dia mulai menjatuhkan air matanya.

"Mama jahat! Mama kejam! Mama sudah tidak sayang sama Lea!" Teriaknya histeris.

Wira memegang kedua lengan Lea. Dengan erat, menenangkan gadisnya itu.

Chapitre verrouillé

Soutenez vos auteurs et traducteurs préférés dans webnovel.com