1 1.1.Kau Sangat Berambisi...

Malam itu,di suatu bukit yang berada di belakang kota C. tepatnya di sebuah hamparan rerumputan ilalang yang terdapat di dalam hutan,Suasana begitu sunyi dan mencekam di saat bersamaan.Terdengar suara angin berhembus melewati beberapa pepohonan dan rumput ilalang yang ada di sekitar tempat itu.

Di bawah sinar Bulan purnama yang remang,terdapat dua sosok yang saling beradu pandangan.Tidak ada yang tahu jenis kelamin mereka berdua,karena mereka sama-sama menggunakan Jubah Hitam yang menutupi seluruh tubuh dan penampilan mereka.Hanya mereka memiliki tinggi badan yang berbeda.

"Kak Vino...!".terdengar suara dari sosok yang berperawakan sedikit pendek yang merupakan seorang Wanita.

"Frysia...! Keenaapa...?".kini suara dari Vino yang merupakan sosok pria yang berperawakan tinggi.sambil mengepalkan tangannya kuat-kuat di balik Jubah,Vino begitu marah sampai-sampai ia bisa menghancurkan semua benda yang ada di tempat itu,tapi ia harus menahan emosinya saat ini.

"hmm....Maafkan aku kak Vino..,aku terpaksa melakukan semua ini! aku sangat menginginkan kekuatan dan kekuasaan. BLACK SHADOW memenuhi semua kriteria itu,jadii...aku ingin memilikinya untuk menguasai dunia ini." kemudian Fyisia mengeluarkan pisau dari Jubahnya.

Sambil mengayunkan pisaunya,Frysia mulai melangkah maju kedepan perlahan-lahan dan mendekati Vino yang hanya mematung di tempatnya.

"hal pertama yang harus aku lakukan adalah... menyingkirkan Kak Vino yang merupakan Tuan Muda dari BLACK SHADOW...!Setelah itu aku akan membuat ayah kakak yaitu Om Bayu Gatra juga Mati, tapi....aku akan membuatnya Mati secara Perlahan lahan..."

'karena aku nggk mau ambil resiko tinggi jika membunuhnya secara langsung karena ia selalu di lindung oleh orang-orang yang sangat kuat di dekatnya.'

"Kak Vino tahu...sudah berapa lama aku menunggu hari ini datang...!" Frysia tersenyum sinis.ia melanjutkan ucapannya "Begitu lama sampai aku hampir menyerah untuk melakukannya,tapi untung rencananya berjalan dengan baik dan lancar. hehe....aku begitu bahagia sampai tidak mampu mengatakan apapun lagi sekarang..".Frysia tersenyum kecil dan masih melangkah maju kearah Vino.

Jarak antara mereka berdua yang tadinya 10 meter kini tinggl 7 meter.situasi di malam hari memang dingin,tapi di sisi jarak antara mereka berdua semakin memanas.

Wuusshhh ~~~~~

lagi... lagii...suara angin kembali berhembus melewati keheningan malam,menerpa Jubah Hitam Vino dan Frysia bersamaan.saat itu mereka terlihat seperti dua malaikat maut yang saling berhadapan dengan tujuan untuk mengambil salah satu nyawa diantara mereka.

Vino yang sedari tadi hanya diam kini mulai angkat suara " Apa sudah selesai..! begitu membosankan jika kau hanya bisa bicara omong kosong sendiri saja..!"

seketika Frysia terperangah,sontak ia menghentikan langkah kakinya.ia tak pernah menyangka bahwa Vino masih bisa berbicara seperti itu,'tidakkah ia merasa takut sekarang..! ia bisa Mati kapan saja di saat-saat seperti ini ..!' gumamnya.

"Heheh....,Kak Vino memang tak pernah berubah deh..! walaupun dalam keadaan terancam seperti ini,tapi masih bisa berbicara dengan tenang.."Frysia hanya bisa tersenyum manis dengan kedua tangannya yang terlipat di depan dada. tapi,senyumnya kali ini terlihat Licik dan penuh dengan ancaman.

"Aku Tak pernah menyangka kalau kamu tega melakukannya...!"Kini Vino mulai bicara dengan lirih,detik berikutnya ia mengangkat kedua tangannya keatas dan membuka topi jubah yang dari tadi telah menutupi bagian kepala dan wajahnya.setelah topi jubah hitam itu dilepas tampaklah sudah wajah Vino yang Tampan bak dewa.rambutnya berwarna hitam dengan gaya rambut mirip Artis K-Pop,kedua alis yang hitam melengkung sempurna. kulitnya putih kayak orang Korea,yah memang ibunya orang Korea jadi mirip orang korea gitu.hidungnya kecil dan mancung serasi dengan bibir yang memerah dan seksi.bentuk matanya begitu indah dengan lensa matanya yang berwarna hitam,membuat siapapun yang melihatnya akan jatuh cinta pandangan pertama.

"aku yakin,kamu pasti bukan Frysia..! Frysia yang aku kenal adalah seorang wanita yang baik dan lembut.wanita yang memiliki hati nurani dan penuh kasih sayang.Frysia yang sangat aku cintai,hingga aku selalu Melindunginya dari semua orang yang ingin menyakitinya."

"tidak mungkin Frysiaku akan menjadi seperti sekarang...!kamu bukan Frysia yang aku kenal." Vino mendesah kasar.

Frysia hanya terdiam sejenak,Pandangannya tampak bergetar saat mendengar ucapan Vino.terputar kembali kenangan dulu saat Vino selalu melindunginya dari semua orang yang memiliki keinginan buruk terhadapnya, Vino selalu mengutamakan ia dari apapun, semua keinginannya selalu terpenuhi.kasih sayang,perhatian dan Cinta setulus hati yang tak pernah ia rasakan sebelumnya,di berikan oleh Vino kepadanya tanpa kurang sedikitpun.tapi ia kembali tersadar dari lamunan tentang kenangannya dulu.

sebenarnya di dalam lubuk hati Frysia yang paling dalam,masih ada Cinta yang begitu besar kepada Vino.dulu saat Vino Menyukainya dan memberikan segalanya untuk Frysia,ia sempat luluh dan hampir lupa dengan misinya untuk menguasai Organisasi BLACK SHADOW.tapi setelah ia mengingat kembali tujuannya dari awal,perasaan cintanya itu ia kuburkan jauh-jauh di lubuk hati paling dalam hingga tak ada seorangpun yang dapat membawanya kembali.

"Tidak ku sangka betapa lugunya aku dulu, saat aku tahu semua tentang mu.tentang betapa kejam dan jahatnya dirimu sebenarnya.setelah aku tahu semua itu,dengan bodohnya aku masih mau berusa untuk mengubahmu.Aku tahu,kau adalah anak dari Reyhan Hardiansyah yang merupakan Ketua Mafia yang ada di kota H."Vino mengucapkan kata-kata yang lagi membuat Frysia begitu terguncang dan terpaku untuk sesaat.

" kau datang ke sini dengan tujuan untuk menguasai Organisasi BLACK SHADOW atas keinginan ayahmu,kau menjadikanku sasaran pendekatan yang pertama karena kau tahu kalau aku adalah tuan muda di organisasi BS." lanjutnya.

kepala Vino kini sedikit menunduk dengan dadanya yang mulai sesak,suaranya semakin lirih dan penuh kekecewaan. Vino mengangkat tangan kanannya dan mengarahkan ke dadanya yang sakit,ia meremas jubah di bagian dadanya kuat.

"saat kau sedang memikirkan cara untuk mendekatiku,aku yang datang kepadamu duluan dan menjadikanmu sebagai orang yang paling aku percayai.walaupun aku tahu semua rencanamu, tapi aku berusaha untuk menyembunyikannya. aku mencintaimu dengan tulus dan berusaha mengubahmu dengan Cintaku.walaupun hatimu sudah mulai terbuka sedikit untuk ku,tapi keinginanmu terlalu kuat dan mengalahkan Cintaku...Kau begitu Berambisi...hingga kau berpura-pura melupakan semuanya."kini rasa sakit di dadanya semakin kuat dan tak tertahankan membuat tangan yang meremas jubah di dadanya semakin kuat.

kini Vino mulai mengangkat wajahnya ke depan dan sorot matanya yang tadinya sayu kini berubah menjadi dingin saat melihat Frysia yang hanya terdiam membeku di tempat.

#Terima kasih yaa...untuk kalian yang mau penasaran dan pengen baca ceritanya.kalo kalian suka sama ceritanya, Author bakal Update Setiap hari satu chapternya. tolong Komentar dan kasi nilai Bintangnya juga yaaa.....

Tapi Author nggak maksa kok buat yang nggk mau kasi nilaii,tapi Author tunggu komentar positif kalian semua.supaya Author semangat terus buat Update...#

Next chapter