1 Prologue

Seperti biasa Kurikasu sang protagonis menjalankan hari-harinya dengan santai.

Dengan pendapatan uang dari game judi online atau yang lebih dikenal poker, kurikasu selalu mendapatkan uang dari situ.

Bukan karna dia sering beruntung atau hoki yang membuatnya selalu menang, tapi dia selalu menggunakan cheat untuk memenangkan gamenya.

Kurikasu selalu bermain curang, dia menggunakan program illegal untuk melihat kartu apa yang dimiliki musuhnya.

Jadi semua kartu yang dimiliki semua pemain poker tersebut bisa terlihat oleh kurikasu.

Ketika lawan mendapatkan kartu yang buruk dibanding kurikasu, maka kurikasu mengeluarkan semua chipnya.

Jika lawan terpancing maka disitulah semua chip yang dimiliki lawan langsung habis. Karna kurikasu tau bahwa lawan tidak mungkin berkesempatan menang sedikit pun.

Disaat bosan kurikasu selalu menghabiskan waktunya dengan tidur sepanjang hari, setiap hari-harinya untuk tidur, tidur dan tidak pernah untuk keluar rumah, Seperti itu terus.

tapi hari ini berbeda, dia mencoba untuk keluar rumah lagi. Karna dia hari ini sangat ingin untuk merental game konsol didekat rumahnya.

Rental tersebut sering kurikasu jadikan tempat menghabiskan waktunya saat masih anak-anak, tapi sekarang dia sudah dewasa dan sangat sulit untuk membagi waktu. Jadi dia jarang untuk mampir lagi ke rental tersebut.

RENTAL NEK KADER. 

Rental tersebut dimiliki oleh sepasang nenek dan kakek yang sangat galak.

Saat sedang bermain game konsol tersebut kurikasu berasa bernostalgia, karna dia telah lama tidak bermain game konsol tersebut. Kurikasu teringat saat dia kecil, pada saat dia rental di tempat itu.

Pada saat sedang asik-asiknya bermain game, tiba-tiba anak kecil yang sedang menyewa game konsol juga disamping kurikasu, bertanya.

"Bang tau kode game ini gak? Biar bisa tamat, aku udah main ini 3 bulan lebih. Belum tamat-tamat juga." Ucap anak kecil itu.

Kurikasu pun berkata dalam hati.

"Emang game ini bisa tamat? Nihkan game kuis, Walaupun kuis itu selesai masih ada kuis lain dan seterusnya.

Lalu kurikasu mangambil konsol game anak kecil itu, dan melihat menu pengaturan didalam game itu.

Dan tiba-tiba terkejut bahwa ada satu sistem didalam game tersebut yang tidak lengkap.

Sistem tersebut itu yang bisa membuat orang yang jika tamat, bisa bebas memilih misi kuis apapun.

Dengan cepat kurikasu menekan tombol-tombol di konsol game anak kecil, dan serentak anak kecil itu teriak.

"Wah wah wah! itu masuk bang kodenya!"

Kurikasu pun tersenyum jahat, lalu memberi lagi konsolnya ke anak kecil itu. Anak kecil pun terlihat sangat senang seperti diberi hadiah oleh ibunya.

Lalu kurikasu pun melanjutkan bermain game konsolnya. Tak terasa waktu telah berjalan cepat, waktu penyewaan game konsol kurikasu pun habis.

Dengan serentak Nenek pemilik rental tersebut pun langsung teriak dengan nada yang sangat keras.

"Hey! Hey! Waktu mu habis bung!! Kalo mau nambah lagi waktunya, silakan bayar!! Kalo kagak, silakan pulang! Karna masih banyak orang yang mau main juga!" Ucap nenek itu dengan nada keras.

"Yahudah aku juga mau pulang" ungkap kurikasu dengan nada lembut.

Kurikasu tidak marah saat dibentak oleh nenek tersebut, malahan dia terasa sangat bahagia. Karna pada saat kecil dulu, kurikasu memang sering dibentak oleh nenek pemilik rental tersebut.

Itulah yang membuat kurikasu berasa senang, dan berasa teringat saat dia masih kecil dulu, saat nenek itu membentak kurikasu dengan nada saat keras dan perkataan yang sangat sakit.

Lalu kurikasu pun berangkat dari tempat duduknya, untuk pulang kerumah.

Pada saat perjalanan pulang, kurikasu pun melihat banyaknya orang-orang yang nongkrong dijalan sambil bermain game mobile.

Karna pada saat itu semuanya sudah berpindah ke mobile, dan kini tempat rental game konsol dan tempat penyewaan komputer/warnet sekarang sudah sangat sepi.

Karna semuanya serba instan, dan tidak perlu lagi untuk ke warnet dan kerental game konsol.

semuanya sudah ada di mobile, dan tidak perlu lagi untuk menunggu-nunggu waktu giliran para pemain untuk merental.

Yang pada saat itu, sampai berjam-jam hanya untuk merental sebuah komputer atau sebuah game konsol.

Tak terasa kurikasu pun sudah berada didepan penyewaan komputer atau lebih dikenal dengan istilah warnet.

Warnet tersebut adalah tempat kurikasu bermain game online era dulu.

Setiap hari kurikasu menghabiskan uangnya hanya untuk merental warnet tersebut, Tapi sekarang warnet tersebut sudah sangat sepih.

Karna sekarang sudah serba mobile, dan semua pemain sudah beranjak dewasa. Itulah faktor yang membuat keadaan warnet tidak seramai dulu.

Kurikasu pun masuk kewarnet tersebut, dan memang betul keadaan warnet sudah sangat sepi.

Tidak seperti dulu yang dimana orang sampai menunggu berjam-jam hanya karna tidak kebagian komputernya.

Hanya ada tiga orang yang berada di warnet tersebut termasuk operatornya. Dan masih seperti dulu, GODEX masih tertidur di depan layar komputernya.

Entah memang ngantuk akibat jaga warnet atau memang males aja. Karna sampai sekarang aku tidak pernah bertanya ke godex alasan kenapa dia sering tertidur didepan komputernya.

Godex adalah sang operator warnet tersebut, aku memang sudah mengenalnya sejak lama. Karna memang dulu, rumah keduaku bisa dibilang yah warnet ini.

Lalu aku pun membangunkan godex yang sedang tertidur pulas.

"Hoy! Hoy! Hoy! Bangun!! Waktu gembelnya habis!!! Cepet bangun gue mau main!!!." Ucap aku sambil mendorong-dorong badan godex.

Mata godex pun perlahan terbuka dan sadar.

"Ehhhh.... kurikasu ternyata..... tumben baru nongol lagi... gue kira lu udah mati hahahahah.." ucap godex sambil tertawa.

"Cepet bangun! Gue mau main." Ucap ku sambil terus mendorong badan godex, karna godex masih mau melajutkan tidurnya lagi.

"Eh....bentar...bentar... gue masih inget, lu masih ada hutang. walaupun udah lama gue masih inget." Ucap godex sambil manaikan satu alisnya.

"Wwkwkwkwk gila bener nih ingetan lu, yahudah di uangnya, sekalian gue mau main 1 jam." Ucap ku sambil memberi godex uang.

"Ok.. tuh PCnya sebalah PC 9" ucap godex sambil menujuk PC 8.

Akupun langsung ketempat PC 8, disamping ku ada dua remaja yang sedang berada PC 9.

Yang satunya sedang bermain, dan yang satunya lagi hanya menoton temannya yang sedang bermain tersebut.

sesekali mereka melihat ke arah ku yang sedang berselancar di internet.

Dan akupun curiga kenapa mereka terus curi-curi pandang ke arahku, dan akupun mencari tau alasan mereka kenapa sering melihat ke arahku.

ternyata betul firasatku bahwa mereka memasang keylogger ke PC ku sekarang.

Keylogger itu adalah sebuah alat untuk merekam ketikan seseorang, maka walaupun mereka tidak melihat apa yang aku lakukan. Tapi mereka tau apa yang aku tulis dan aku ketik dikomputer tersebut.

Misalkan aku memasukan password sebuah akun, maka mereka otomatis mengetahui juga password akun ku tersebut.

Dan keylogger biasa digunakan untuk merentas sebuah akun game atau akun social media seseorang.

Next chapter