1 Awal Karir Chessy

2016-08-08

Pagi pagi sekali seorang Chessy telah mandi, pergi ke agensi nya dengan Rosa yang telah bersiap siap dengan hoodie dan masker topeng mereka. Malam itu dia kira akan senang sekali mengawali debut nya dia salah satu agensi di korea selatan.

Dia mulai khawatir jika sesuatu yang tidak menyenangkan akan terjadi di pagi hari. Tapi seorang Rosa terus terusan menyemangati Chessy, dan berkata jika kami pasti bisa.

Jenn dan Sooya sekarang juga satu mobil dengan mereka. Jangan di tanya lagi, mereka benar benar memiliki hubungan yang sangat kuat. Persahabatan mereka telah terjalin sejak lima tahun masa pelatihan.

Mereka datang ke agensi itu dan di sambut baik oleh beberapa staf di sana. Hari ini adalah hari debut untuk girl grup BLACKOUT lahir dan memulai karir nya di dunia musik.

Chessy, tampil dengan gaya yang swag dan rambut lurus cepak yang panjang.

"Kalian tahu? Ini awal karir kalian. Tetap optimis untuk menjalani nya, akan sedikit sulit ketika kalian telah masuk ke dalam nya. Tapi kalian harus yakin! Jika usaha kalian benar benar terbayarkan!" Kata Yang Hyun Suk.

CEO agensi itu bahkan telah memberikan dukungan pada grup Chessy berkali kali. Berusaha meyakinkan jika usaha mereka benar benar terbayarkan. Awalnya BLACKOUT hampir saja tidak pernah debut di dunia ini.

Tapi lagi lagi Jenn meyakinkan semua teman teman nya untuk percaya terhadap CEO mereka dan jangan meninggalkan agensi. Namun sayang nya lima teman mereka telah putus asa. Dan meninggalkan Yang Hyun Suk yang tidak juga memberikan kejelasan terkait debut mereka.

"Okay guys Fighting!" Teriak manager baru BLACKOUT.

Mereka berempat akhir nya maju ke panggung untuk show case debut mereka. Melakukan konferensi pers, dan mulai fokus dengan jalan hidup mereka.

Saat itu usia Chessy baru mencapai 19 belas tahun. Masih sangat dini untuk Park Chessy mengawali karir nya, ini bukan hanya awal karir juga, awal kehidupan yang begitu berbeda dengan sekarang.

Seakan akan kehidupan Chessy selalu berputar 360 derajat di setiap perbuatan nya.

.

.

.

.

.

.

Siang hari nya setelah seluruh aktivitas yang telah di lakukan oleh mereka. Mereka beranjak pulang ke asrama baru nya. Mengemasi barang barang dari asrama satu nya, GY entertainment selalu menyediakan semua fasilitas yang memadai bagi artis artis nya.

Rosa dan Chessy adalah seorang teman yang rasa sudah seperti saudara kembar yang gak bisa di jauhkan. Chessy seorang yang sulit dalam hal komunikasi itu memerlukan Rosa yang gampang untuk di ajak omong omongan. Sedangkan Rosa yang susah beradaptasi itu ada Chessy dengan tingkah ceria nya.

"Chessy. Kamu akan mendapatkan banyak sekali komentar buruk nanti." Kata Jenn. Jenn suka sekali menjahili anak anak junior, apalagi dengan wajah nya yang sedikit galak dan wajah yang membuat seorang terintimidasi itu.

"Kenapa?" Tanya Chessy, mereka sedang mempersiapkan semua barang barang untuk pindahan.

"Bukan hanya kamu saja, aku seperti nya juga akan mendapatkan nya. Aku hanya ingin bilang, tolong pasang hati mu sekuat baja." Pesan Jenn.

Orang yang cenderung tidak perhatian seperti Sooya datang, membawa kan pizza untuk debut mereka.

"Lebih baik kita makan dulu. Kamu sudah melihat musik video kita?" Tanya Sooya. Menyodorkan kotak pizza nya.

Rosa langsung membuka kotak pizza itu dengan semangat. Memotong dengan pisau nya, dan memakan satu pizza untuk diri nya.

"Ada apa dengan musik video kami?" Tanya Jenn.

Mereka berempat kompak membuka youtube dan melihat jika semua penggemar bersorak gembira untuk debut mereka. Ini benar benar di luar dugaan mereka, bahkan Jenn pernah bilang jika mungkin grup mereka akan gagal dalam karir nya hanya karena terus menunda nunda waktu untuk melakukan debut.

Namun pernyataan itu salah, mereka telah melihat video musik mereka yang telah di tonton jutaan kali hanya dalam waktu satu jam. Jenn yang paling senang dengan hal ini, dia telah berusaha mati mati an untuk mengajar kan semua teknik dasar pada semua teman teman pelatihan lainnya.

Dan akhir nya, seperti yang di katakan CEO mereka, Yang Hyun Suk. Mereka telah di akui oleh banyak orang hanya dengan lagu Oppayah dan Whisper

"Oppayah!" Teriak Chessy. Mereka jadi ikut ikut an streaming di youtube.

****

Malam hari nya para member blackout mulai berdiskusi di balkon mereka. Saling mengungkapkan perasaan mereka, banyak sekali teman teman mereka yang menelepon mereka dan mengucapkan selamat atas debut mereka.

Kata Rosa telah berkaca kaca sedari tadi, menahan tangisan yang dia pendam selama empat tahun masa pelatihan.

"Orang tua kalian sudah sampai?" Tanya Jenn.

"Belum. Penerbangan akan berakhir besok pagi, aku akan menjemput mereka. Rosa kamu ingin ikut?" Tanya Chessy

Rosa mengangguk. Tapi jenn melarang mereka.

"Kalian telah menjadi artis. Sajangnim bilang, dia akan membawa orang tua kalian dengan fasilitas perusahaan. Besok kita juga ada jadwal untuk show debut kami." Jelas Sooya

Jenn dan Rosa mengangguk, sedang kan Chessy sedikit keberatan akan hal itu. Chessy seorang anak manja yang susah sekali untuk berjauhan dari sang ibu nya.

Sedang kan Jenn sekarang terus menelepon ibu nya yang super duper sibuk itu. Mereka jadi lebih sedikit khawatir pada Jenn, bahkan di hari itu pun ibu nya belum menelepon atau pun mengucapkan selamat atau apalah itu.

Jenn menyerah, meletakan telepon nya di lantai sembarangan, beranjak tidur tiduran di paha Sooya.

"Kalian tahu? Aku harus merelakan karir ku sebagai artis....." Lirih Sooya.

"Aku lebih senang jadi idol. Itu keren." Kata Chessy.

Sedangkan Jenn tertawa nyaring, membuat semua teman teman nya melihat ke arah Chessy. Apakah Jenn telah gila karena ibu nya yang tidak perhatian?

"Jadi idol memang keren..." Kata Rosa juga.

Mereka sekarang bermain jenga. Merayakan debut mereka dengan makan nasi goreng kimchi buatan Rosa dan Jenn.

Chessy terus terusan meruntuh kan jenga itu. Dia tidak cocok dalm permainan game seperti ini, sedangkan si ceroboh Rosa juga terus terusan meruntuh kan menara itu.

"Sudah... ayo kita tidur, akan ada hari panjang yang akan menanti kami." Kata Sooya. Si paling tua dan paling cantik itu segera pergi ke kamar nya dengan Jenn.

Sedangkan Chessy masuk ke kamar nya dengan Rosa.

Mereka saling tatap di cermin. Membayang kan bagaimana esok hari nya. Apakah penggemar mereka menunggu mereka dengan begitu antusias. Membayang kan hal itu membuat mereka berdua sama sama terjun ke dalam mimpi nya.

"Chessy... Kamu sudah tidur?" Tanya Rosa, dia mengambil bintang bintang di tas ransel nya.

"Belum ada apa?" Tanya Chessy. Dia belum bisa tidur ternyata, setelah dia terus memikirkan perkataan Jenn tentang hatters, dia jadi tidak bisa tidur.

"Kamu mau menempelkan bintang juga? Ini sebagai awal karir mu. Awal Karir ku juga. Beri tanda hari nya dan kesal mu akan hari debut mu..." Kata Rosa dengan bahasa inggris nya yang luar biasa itu.

"Yes, i can do it!" Kata Chessy, bersemangat dan mulai memasang bintang bintang itu di dinding kiri nya.

Dan terkahir mereka berdoa akan debut mereka saat ini. Lalu mereka saling tatap, sama sama memikirkan hal tentang debut nya.

"Rosa... apa yang kau pikir kan?" Tanya Chessy.

"Aku memikirkan semua perjuangan kami saat masa pelatihan. Bukan kah terlihat begitu panjang jika kamu melakukan throwback?" Ucap Rosa.

Chessy mengangguk. Dia mulai menceritakan tentang diri nya.

"Aku bahkan mendapatkan sedikit pertengkaran dengan grup dance ku dulu, karena aku memutus kan pergi untuk mencari mimpi. Tapi mereka akhir nya memahami perasaan ku." Kata Chessy.

"Chessy ya... Kamu tahu? Kamu adalah teman pertama ku saat masa pelatihan. Terimakasih telah memberikan waktu mu untuk ku." Rosa mengatakan nya dengan sedikit menangis.

"Hey ya ya! Kenapa kau menangis?" Tanya Chessy.

Dia menghampiri sahabat baik nya itu, dan memeluk sahabat nya itu. Mereka sama sama tahu bagaimana rasa nya berjuang selama bertahun tahun lama nya.

-------

Find authorized novels in Webnovel, faster updates, better experience, Please click www.webnovel.com/book/perjuangan-menjadi-idol_19203916206782505/awal-karir-chessy_52012281956983784 for visiting.

"Ku pikir setelah jadi Idol aku dapat membahagiakan semua orang di sekitar ku. Tapi nyata nya, aku saja tidak bisa bertemu kamu. Hey... Dimana kamu?"

-------

Next chapter